Bagaimana cara membangunkan bayi dari tidurnya untuk menyusuinya? Bagaimanapun juga, si Kecil harus minum ASI di waktu yang tepat demi memenuhi kebutuhan nutrisinya di bulan-bulan pertama setelah kelahirannya. Namun, ada kalanya bayi bisa bangun tidur dalam kondisi menangis karena haus atau lapar. Sementara bayi juga bisa tidur terlalu lama sehingga ia melewatkan jam minum ASI.

Ibu tentu tidak terlalu khawatir dengan asupan makanan bayi ketika si Kecil masih berada dalam kandungan. Akan tetapi ketika sudah lahir, Ibu perlu berhati-hati dan lebih perhatian kepada bayi, termasuk tidak membiarkannya untuk tidur terlalu lama agar ia mendapatkan cukup gizi demi perkembangannya meskipun lebih banyak waktu yang dihabiskan bayi untuk tidur.

Oleh karena itu, Ibu perlu mengetahui cara membangunkan bayi yang sedang tertidur pulas agar mau menyusu. Tetapi, Ibu tak perlu khawatir karena ada sejumlah cara membangunkan bayi yang tepat agar jangan sampai ia menangis.

Cara Membangunkan Bayi yang Tepat dari Tidurnya

Ibu bisa saja merasa tidak tega untuk membangunkan bayi yang sedang tertidur lelap. Namun, bayi tak bisa melewatkan rutinitasnya untuk minum ASI agar kecukupan gizinya tetap terpenuhi. Lantas, bagaimana cara membangunkan bayi yang tepat dari tidurnya? Simak cara membangunkan bayi yang tepat berikut ini.

  1. Pilihlah waktu yang tepat

    Cara membangunkan bayi yang pertama adalah dengan memilih waktu yang tepat untuk membangunkannya. Umumnya, bayi jadi lebih mudah dibangunkan pada fase tidur aktif yang terjadi dalam 50 persen dari siklus tidurnya. Misalnya untuk bayi yang baru lahir, membutuhkan 12-18 jam tidur dalam sehari. Ibu bisa membangunkannya saat bayi sudah tidur 6-8 jam dalam sehari tersebut. Fase tidur aktif ini ditandai oleh bayi yang mulai menggerak-gerakkan kaki atau tangan saat tidur. Tanda lainnya yaitu raut wajah yang berubah-ubah, seperti tersenyum sendiri atau bola mata yang bergerak di balik kelopak matanya.

    Artikel Sejenis

  2. Ganti popok bayi

    Cara membangunkan bayi selanjutnya adalah dengan mengganti popoknya. Cara membangunkan bayi ini juga bisa dilakukan bahkan jika popoknya tidak basah. Gerakan tangan Ibu saat mengganti popok cukup ampuh membangunkan bayi yang tertidur pulas untuk minum ASI. Cara ini juga bisa dilakukan tanpa membuat bayi merasa kaget.

  3. Buka selimut atau bajunya

    Membuka selimut bayi juga bisa menjadi cara membangunkan bayi yang tepat. Sebagai catatan, pastikan bayi tertidur dalam kondisi suhu ruangan yang tepat. Jika belum berhasil, cobalah untuk membuka bajunya hingga si Kecil hanya menggunakan popok saja. Selain itu, cobalah untuk melakukan sentuhan lembut ke kulitnya agar ia bisa merasakan kehangatan sentuhan Ibu.

  4. Cobalah berkomunikasi dengan si Kecil

    Kekuatan komunikasi antara ibu dan anak bisa menjadi cara membangunkan bayi yang tepat. Saat ia tertidur, cobalah untuk mengajak si Kecil bicara dan tatap matanya, atau bisa juga menyanyikan lagu dengan suara yang lembut. Cara ini dapat membangunkan bayi dengan tenang sehingga Ibu bisa segera menyusuinya tanpa membuatnya menangis.

  5. Mengelap bagian tubuhnya

    Cara membangunkan bayi berikutnya adalah dengan mengelap bagian tubuhnya dengan handuk atau waslap lembut dalam keadaan basah. Rendam terlebih dahulu handuk atau waslap dengan air hangat suam-suam kuku, lalu seka kulit bayi dengan lembut untuk membangunkannya.

  6. Berikan gerakan lembut si Kecil

    Cara membangunkan bayi selanjutnya adalah dengan memberikan belai lembut si Kecil. Usapkanlah telapak tangan dan kaki si Kecil. Pijat-pijat juga dengan lembut tangan, kaki, bahu, dan punggungnya agar ia terbangun. Ibu juga bisa menggunakan gerakan aerobik untuk menggerakkan lengannya, atau gerakan seperti menggenjot sepeda ketika menggerakkan kakinya.

  7. Buat si Kecil serdawa

    Cara membangunkan bayi berikutnya adalah dengan menepuk lembut atau menggosok punggung bayi agar ia serdawa. Serdawa kecil pada bayi bisa menghilangkah udara yang terperangkap di perut bayi yang bisa saja membuatnya merasa kenyang dan tidak nyaman.

  8. Cobalah redupkan lampu

    Mata bayi masih cukup sensitif terhadap cahaya. Maka, jika Ibu menyalakan lampu sebagai cara membangunkan bayi agar ia silau justru bukan cara yang tepat. Sebaliknya, cobalah meredupkan lampu kamar dan sisakan sedikit cahaya dengan lampu tidur yang remang-remang, ia justru akan mudah terbangun. Tetapi jika bayi tertidur dalam kondisi gelap gulita, ia malah bisa tertidur pulas lagi.

  9. Gendonglah ke arah payudara

    Seorang bayi memiliki “radar” sendiri untuk mengetahui keberadaan payudara ibunya. Cara membangunkan bayi ini kemungkinan besar akan berhasil membangunkan si Kecil dari tidur pulasnya dan bisa segera meminum ASI. Selain itu, Ibu juga bisa mencoba meneteskan beberapa tetes ASI ke mulut bayi, karena aroma dan rasa ASI juga ampuh untuk membangunkannya dari tidur.

Itulah sejumlah cara membangunkan bayi yang tepat tanpa membuatnya menangis. Pastikan si Kecil mendapatkan asupan gizi yang cukup di masa perkembangannya. Berikan sentuhan dan gerakan yang lembut saat bayi tertidur dapat menjadi cara membangunkan bayi terbaik. Meski begitu, Ibu sebaiknya menghindari memberikan dot kepada bayi, sebab cara ini justru akan membuatnya tidur lebih lama dan lambat menyadari rasa laparnya. Tunggu usia bayi antara 4-6 minggu dan biarkan rutinitas menyusui bayi berjalan dengan baik terlebih dahulu.

Ibu pun juga perlu memperhatikan kebutuhan dan kecukupan nutrisi dengan mengonsumsi makanan sehat. Karena, penting untuk Ibu selalu menjaga produksi dan kualitas ASI sebagai asupan nutrisi terbaik untuk bayi. Salah satu caranya, Ibu juga bisa memastikannya dengan asupan nutrisi tambahan, salah satunya dengan memilih Frisian Flag PRIMAMUM.

Susu Frisian Flag PRIMAMUM dapat diminum secara rutin sebagai asupan nutrisi pendukung selama menyusui. Susu ini mengandung 9 asam amino esensial (9AAE) lengkap dan 9 nutrisi penting lainnya untuk kebaikan Ibu dan si Kecil. Susu ini juga diperkaya dengan tinggi asam folat, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), serta tinggi DHA untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan sel otak si Kecil.

Selain itu, susu Frisian Flag PRIMAMUM juga mengandung tinggi zat besi, tinggi zinc, dan sumber serat pangan inulin untuk mendukung daya tahan tubuh Ibu dan si Kecil. Ditambah kandungan tinggi kalsium dan tinggi vitamin C untuk mendukung pertumbuhan sel tubuh si Kecil. 

Frisian Flag PRIMAMUM termasuk susu dengan harga ekonomis dengan nutrisi lengkap yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. Tersedia dalam rasa cokelat yang lezat dan tidak membuat Ibu merasa enek atau mual. Frisian Flag PRIMAMUM mengandung 180 kalori dan 9 gram protein dalam 1 gelasnya. Dengan mengonsumsi 2x sehari, Ibu sudah bisa mendapatkan 15% asupan energi dari Frisian Flag Primamum. Apalagi rasa cokelatnya lezat dan tidak bikin enek sehingga bisa membantu Ibu memenuhi kebutuhan gizi hariannya.

Namun jika ASI dirasa tidak cukup, Ibu bisa memberikan susu pendamping ASI sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan ya Bu. Pastikan Ibu bertanya susu yang mengandung 9 protein asam amino esensial lengkap dan tinggi DHA, karena protein adalah komponen yang penting untuk mendukung tumbuh dan kembang bayi ya Bu! 

Ibu juga bisa memantau tumbuh kembang si Kecil dengan bantuan fitur Rapor Tumbuh Kembang Prima yang terdapat dalam Akademi Keluarga Prima. Fitur ini akan membantu Ibu untuk mengetahui usia kehamilan, kondisi janin, dan tumbuh kembang si Kecil hingga persalinan. Yuk, coba fiturnya di sini.