Whatsapp Share Like Simpan

Ibu pasti mengalami beberapa perubahan selama kehamilan, salah satunya muncul rasa sakit atau kram perut. Meskipun tergolong normal, namun sebaiknya Ibu mengetahui penyebab dan cara mengatasi kram perut agar tidak mengganggu kenyamanan saat melakukan aktivitas.

Yup! Cara mengatasi kram perut bisa lho Ibu lakukan sendiri di rumah, tentunya dengan melakukan cara yang aman. Sebab, cara mengatasi kram perut yang tepat juga harus disesuaikan dengan penyebab atau faktor pemicu dari rasa sakit tersebut. 

Pasalnya, sebagian Ibu merasakan kram perut yang disebabkan oleh gas berlebih, sebagian lainnya bisa disebabkan oleh kontraksi palsu. Maka dari itu, penting untuk mengetahui faktor pemicu kondisi tersebut agar bisa melakukan cara mengatasi kram perut yang aman dan nyaman.

Sebelum mengetahui cara mengatasi kram perut, kita simak dulu penjelasan mengenai penyebab kondisi tersebut berikut ini, yuk! 

Apa Penyebab Kram Perut Saat Hamil?

Seperti yang telah disebutkan ya, Bu, cara mengatasi kram perut harus dilakukan dengan treatment khusus, sesuai dengan penyebab yang melatarbelakanginya. Nah, berikut ini beberapa penyebab kram perut yang umum dialami oleh ibu hamil, antara lain: 

Artikel Sejenis

  1. Tekanan pada otot, sendi, dan pembuluh darah

    Kondisi perut yang semakin membesar akan memberikan tekanan yang lebih besar pula pada otot, sendi, dan pembuluh darah. Kondisi inilah yang menyebabkan ibu hamil jadi mudah lelah dan mengalami nyeri pada bagian perut, terutama saat Ibu terlalu lama duduk, berdiri, atau bahkan saat beraktivitas yang cukup berat. 

  2. Perubahan ukuran dan posisi rahim

    Seiring bertambahnya usia kehamilan, maka ukuran dan posisi rahim pun akan menyesuaikan dengan perkembangan janin dalam kandungan. Nah, untuk mendukung perkembangan rahim, jaringan ikat atau ligamen yang menghubungkan tulang panggul dan rahim akan ikut meregang nih, Bu, sehingga rahim terasa lebih kencang dan memicu terjadinya kram perut. 

    Penyebab kram perut juga bisa disebabkan oleh perubahan posisi rahim lho. Sebab, saat janin tumbuh, posisi rahim cenderung miring ke kanan atau ke kiri. Kondisi tersebut bisa menyebabkan ligamen yang menyokong sisi rahim jadi lebih kencang atau mengalami kontraksi, akibatnya muncul rasa sakit atau kram perut. 

  3. Gas berlebih

    Hormon progesteron yang semakin meningkat menyebabkan otot pada pencernaan Ibu jadi lebih rileks dan lambat dalam mencerna makanan. Semakin lama makanan berada dalam usus besar, semakin banyak pula gas yang diproduksi. Terkadang, gas tersebut tidak hanya memicu perut kembung, tetapi bisa juga menyebabkan rasa nyeri atau kram pada bagian perut, punggung, hingga dada. 

  4. Kram perut setelah berhubungan intim

    Biasanya kram perut yang muncul setelah berhubungan intim akan diikuti dengan munculnya rasa sakit di bagian pinggang Ibu. Kondisi ini terjadi karena vagina dan rahim mengalami sensasi berdenyut saat orgasme dan meninggalkan rasa nyeri setelahnya. 

  5. Kontraksi palsu

    Pada usia kehamilan 20 minggu, kram perut biasanya disebabkan oleh kontraksi palsu. Kondisi ini biasanya muncul dengan waktu yang tidak begitu lama, tidak teratur, dan biasanya tidak begitu menyakitkan kok, Bu. Namun, tetap saja Ibu perlu mengetahui cara mengatasi kram perut agar tidak mengganggu kenyamanan saat beraktivitas. 

Bagaimana Cara Mengatasi Kram Perut Saat Hamil?

Jika Ibu mengalami kram perut yang masih tergolong normal, sebaiknya tidak perlu khawatir berlebihan, ya. Hal ini dikarenakan ada beberapa cara mengatasi kram perut yang bisa dilakukan dengan mudah di rumah. 

Nah, berikut ini beberapa cara mengatasi kram perut saat hamil yang cepat, mudah, dan aman, antara lain: 

  1. Cobalah langsung duduk dan/atau berbaring

    Cara mengatasi kram perut yang paling mudah, yaitu dengan cara langsung duduk dan/atau berbaring. Ibu sebaiknya hindari melakukan gerakan secara tiba-tiba yang berlebihan. Pastikan juga untuk mengurangi aktivitas yang berat karena akan memperparah kondisi tersebut. 

    Jika Ibu mengalami kondisi ini pada trimester akhir kehamilan, cobalah cara mengatasi kram perut dengan berbaring agar dapat mengurangi rasa nyeri yang muncul. Jika rasa nyeri muncul di bagian kiri perut, cobalah berbaring ke arah kanan atau sebaliknya. 

  2. Minum air putih yang cukup

    Minum air putih yang cukup juga termasuk cara mengatasi kram perut pada ibu hamil yang mudah dilakukan lho. Ini karena ibu hamil yang mengalami dehidrasi juga bisa berisiko mengalami rasa nyeri atau kram di beberapa bagian tubuh, khususnya perut. 

  3. Hindari mengonsumsi makanan yang mengandung gas berlebih

    Nah, cara mengatasi kram perut yang satu ini bisa Ibu lakukan jika penyebabnya adalah gas berlebih. Jika kondisi tersebut muncul, sebaiknya Ibu hindari mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung gas, seperti kacang-kacangan, kubis, minuman bersoda, dan lain sebagainya. 

  4. Perbanyak makanan bergizi seimbang

    Cara mengatasi kram perut yang tak kalah penting yaitu memperbanyak konsumsi makanan bergizi seimbang. Hal ini penting agar kesehatan saluran pencernaan Ibu tetap terjaga. 

    Seperti yang diketahui ya, Bu, sembelit atau konstipasi menjadi salah satu masalah pencernaan yang paling sering dialami oleh ibu hamil. Oleh karena itu, Ibu perlu mencukupi asupan serat harian dengan tepat, tentunya harus diimbangi dengan nutrisi lainnya ya, Bu! 

  5. Mandi dengan air hangat

    Cara mengatasi kram perut selanjutnya yaitu mandi dengan air hangat. Kondisi ini bisa Ibu lakukan setelah melakukan hubungan intim bersama suami. Sebab, air hangat dapat membantu mengurangi rasa nyeri atau kram pada perut. 

  6. Kompres hangat

    Selain mandi dengan air hangat, Ibu juga bisa melakukan cara mengatasi kram perut dengan menggunakan kompres hangat di bagian perut. Kompres hangat juga bisa membantu mengurangi rasa nyeri yang muncul lho. 

  7. Pastikan tubuh rileks

    Satu lagi cara mengatasi kram perut yang wajib Ibu lakukan, yaitu memastikan tubuh rileks dan tenang. Rasanya pasti akan percuma jika Ibu melakukan beberapa cara mengatasi kram perut di atas, jika Ibu tidak memastikan tubuh rileks dan nyaman. Maka dari itu, saat mencoba mengurangi rasa sakit, pastikan tubuh Ibu tidak tegang, ya! 

Meskipun kebanyakan kram perut saat hamil tidak menandakan adanya kondisi yang berbahaya, bukan berarti kondisi ini patut dianggap sepele lho, Bu. Sebab, ada beberapa gejala yang harus Ibu waspada saat muncul rasa nyeri atau kram perut, di antaranya:

  • Rasa sakit saat buang air kecil
  • Kram perut tak kunjung hilang
  • Keluar flek atau darah dari vagina
  • Muntah
  • Demam dan/atau menggigil

Kram perut yang disertai gejala tersebut bisa jadi pertanda adanya komplikasi yang lebih serius. Ibu harus segera konsultasi dengan dokter agar mendapat penanganan yang lebih tepat. 

Menjaga kesehatan Ibu dan janin dalam kandungan memang jadi tantangan tersendiri ya, Bu? Kondisi kram perut yang muncul tiba-tiba mungkin membuat Ibu panik dan khawatir. Namun, jika Ibu mengetahui penyebab dan cara mengatasi kram perut sejak awal, kondisi ini pasti akan ditangani dengan tenang. 

Yang terpenting, Ibu harus menjaga kondisi kesehatan secara rutin dengan melakukan beberapa rutinitas, seperti mengonsumsi makanan bergizi, melakukan aktivitas yang tidak berat, minum air putih yang cukup, istirahat dan tidur yang cukup, melakukan olahraga khusus ibu hamil, dan lain sebagainya. 

Salah satu kebiasaan yang dianjurkan bagi ibu hamil, yaitu minum susu secara rutin agar kesehatan Ibu dan tumbuh kembang janin tetap terjaga. Nah, susu Frisian Flag PRIMAMUM bisa jadi pilihan tepat karena mengandung 9 asam amino esensial (9AAE) lengkap dan 9 nutrisi penting lainnya untuk kebaikan Ibu dan si Kecil. Susu ini juga diperkaya dengan asam folat, omega 3 (ALA), dan omega 6 (LA) untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan si Kecil serta kesehatan Ibu. 

Selain itu, susu Frisian Flag PRIMAMUM mengandung tinggi zat besi, tinggi zinc, dan sumber serat pangan inulin untuk mendukung daya tahan tubuh Ibu dan si Kecil. Ditambah kandungan kalsium dan vitamin C untuk mendukung pertumbuhan sel si Kecil.

Frisian Flag PRIMAMUM termasuk susu dengan harga ekonomis dengan nutrisi lengkap yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. Tersedia dalam rasa cokelat yang lezat dan tidak membuat Ibu merasa enek atau mual.

Kalkulator Kehamilan yang terdapat dalam Akademi Keluarga Prima. Bahkan, Akademi Keluarga Prima juga menghadirkan berbagai fitur bermanfaat lainnya yang bisa menemani Ibu sejak masa kehamilan hingga 6 tahun pertama kehidupan si Kecil.

Ditinjau oleh: Yeni Novianti, S.Gz