Whatsapp Share Like Simpan

Sistem imun adalah sistem kekebalan tubuh yang berperan untuk mengenali dan menghancurkan sel abnormal atau benda asing yang merugikan tubuh. Imunitas tubuh akan bertugas untuk menjaga tubuh jadi lebih sehat dan tidak mudah sakit. Namun, ada kalanya imun anak mengalami penurunan. Sebelum kondisinya bertambah menjadi lebih lemah dan akhirnya menyebabkan anak jatuh sakit, Ibu sebaiknya segera meningkatkan kembali sistem imunnya. Maka dari itu, Ibu perlu mengetahui apa saja ciri-ciri jika imunitas tubuh anak sedang melemah dan bagaimana cara untuk meningkatkannya kembali. Semua informasi tersebut telah dirangkum di dalam artikel berikut ini:

Tanda Sistem Imun Menurun

Ketika sistem kekebalan tubuh sedang normal dan bekerja secara fungsinya, anak akan terlihat sangat sehat. Sewajarnya anak-anak yang sehat, biasanya ia akan bermain dengan ceria, bergerak dengan aktif, dan makan dengan lahap. Namun, bagaimana jika imunitas tubuh anak sedang terganggu? Secara umum, anak-anak biasanya akan menunjukkan beberapa gejala seperti di bawah ini, Bu:

  • Tubuh cepat merasa lelah. Coba Ibu perhatikan, apakah anak terlihat lesu padahal tidak banyak melakukan aktivitas? Jika ya, maka itu bisa menjadi pertanda bahwa imunitas tubuhnya sedang terganggu. Imunitas tubuh yang bermasalah dapat berpengaruh terhadap tingkat energi, sebab tubuh sedang mencoba menyisakan energi supaya imun tetap bisa bekerja untuk melawan mikroorganisme yang masuk ke dalam tubuh.
  • Mengalami masalah pada sistem pencernaan. Imunitas tubuh yang bermasalah bisa dilihat saat anak mengalami keluhan pada sistem pencernaannya, seperti sembelit, sering buang gas, atau diare. Hal ini disebabkan karena sebanyak 70% sistem imun ada di dalam saluran pencernaan. Mikroorganisme dan bakteri baik yang hidup di pencernaan akan melindungi usus dari infeksi untuk memperkuat daya tahan tubuh. Saat jumlah bakteri tersebut menurun, maka anak pun jadi rentan terserang virus, mengalami peradangan kronis, hingga gangguan autoimun.
  • Sering jatuh sakit atau mengalami infeksi yang berulang. Sistem imun yang melemah tentunya akan membuat anak jadi mudah sakit atau mengalami infeksi berulang. Jika anak membutuhkan antibiotik hingga lebih dari empat kali dalam waktu 1 tahun, artinya tubuh anak tidak kuat melawan serangan virus atau bakteri. Beberapa contoh penyakit yang kerap menyerang anak secara berulang antara lain adalah flu, demam, batuk, dan pilek.
  • Selera makan hilang atau berkurang. Infeksi yang menyerang bagian esofagus bisa menyebabkan anak sulit menelan makanan. Akibatnya, selera makannya pun bisa berkurang atau bahkan hilang sama sekali karena ia merasakan ketidaknyamanan pada tenggorokannya saat menelan.
  • Demam dan pusing. Demam atau peningkatan suhu tubuh merupakan salah satu tanda saat imunitas tubuh sedang melemah. Hal ini akan membuat tubuh anak jadi terasa lebih hangat dari biasanya. Demam biasanya juga disertai dengan rasa pusing pada kepala. Untuk mengetahui suhu tubuh anak, gunakanlah termometer yang diletakkan pada ketiak atau mulut.
  • Muncul ruam di kulit. Apabila anak tidak memiliki riwayat alergi tapi muncul ruam di beberapa tubuhnya, ini bisa jadi pertanda lainnya kalau sistem kekebalan tubuhnya sedang menurun. Ruam ini bisa disebabkan karena adanya infeksi virus sehingga menyebabkan ia sakit.

Berkurangnya nafsu makan juga bisa disebabkan oleh mulut yang terasa pahit karena protein yang bernama TNF-