Whatsapp Share Like
Simpan

“Cicak cicak di dinding. Diam-diam merayap. Datang seekor nyamuk. Hap! Lalu ditangkap.” Melihat si Kecil ikut bertepuk tangan ketika Ibu menyanyikan lagu kepadanya tentu membuat Ibu bangga. Terutama setelah memasuki usia dua tahun, kemampuan belajarnya semakin meningkat dan ia mulai mempelajari banyak kosa kata baru selagi ia mempelajari cara pengucapan yang benar. Inilah saat yang tepat bagi Ibu dan keluarga untuk mendukung tumbuh kembang balita dengan melatih kemampuan berbicaranya melalui aktivitas bernyanyi. 

Bernyanyi dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Ketika menonton TV, bepergian, bahkan sebagai ritual pengantar tidur. Bahkan mungkin Ibu sudah pernah mendengar si Kecil menyanyikan lagu ciptaannya sendiri. Banyak manfaat  yang didapat olehnya dengan mengajarkannya bernyanyi. Berikut ini adalah manfaat yang didapat oleh si Kecil:

1. Melatih Kemampuan Berbicara

Bernyanyi bersama si Kecil dapat melatih kemampuan berbicaranya. Ketika menyanyi, ia belajar mengoordinasikan bibir dan lidah melalui gerakan yang justru membantunya berbicara dengan lebih jelas. Selain itu, bernyanyi juga menambah kosakata bagi si Kecil. Saat menyanyi, ia meniru kata-kata yang diucapkan sehingga ia akan lebih mudah mengingat kata tersebut.

2. Melatih Kemampuan Pendengaran

Ketika Ibu atau anggota keluarga lain menyanyikan sebuah lagu, ia akan melatih dirinya sendiri untuk mendengarkan lagu serta kata per kata yang diucapkan, disimpan dalam memorinya, lalu kemudian diucapkan kembali olehnya. Proses ini juga dapat melatih daya konsentrasinya lho, Bu.

3. Melatih Daya Ingat

Selain melatih pendengaran, lagu juga dapat menstimulasi otak si Kecil untuk menyerap informasi dengan lebih mudah melalui nada. Apabila rutin dilakukan, memori nya akan terlatih untuk mengingat berbagai macam kata secara bertahap. Sebagai contoh, mengajarkan si Kecil bernyanyi lagu “Lihat Kebunku” atau “Satu-Satu Aku Sayang Ibu” bisa dijadikan alternatif agar si Kecil dapat lebih mudah mengingat berbagai macam istilah di lingkungan sekitarnya.  

4. Mengenal Huruf dan Angka

Lagu “Balonku” atau “ABC” bisa menjadi salah satu contoh lagu untuk mengenalkan angka dan berbagai macam huruf kepada si Kecil. Dengan menyanyikan lagu tersebut secara bersama-sama dan rutin, maka ia akan dengan lebih mudah menghapalnya. Cobalah untuk melakukannya secara rutin ya, Bu. Agar kemampuannya mengenal huruf semakin optimal.

5. Menyerap Informasi Dengan Lebih Baik

Balita dengan usia pra-sekolah (1-3 tahun) membutuhkan waktu dalam memproses sebuah informasi yang ditangkap. Lagu dapat menstimulasi otak untuk menyimpan memori yang tersempaikan lewat nada. Oleh sebab itu, si Kecil akan lebih mudah mengingat dan mengulangnya secara rutin.

Ternyata aktivitas bernyanyi memiliki dampak yang luar biasa bagi tumbuh kembang balita ya, Bu! Oleh sebab itu, jadikanlah aktivitas ini sebagai bagian dari rutinitas si Kecil. Supaya kemampuan berbicara si Kecil semakin membaik dan otaknya akan terus terlatih untuk mengingat berbagai macam kata. 

Namun, Ibu sebaiknya tetap berhati-hati ketika memperdengarkan lagu kepada si Kecil. Pastikan bahwa lagu yang ia dengar tidak mengandung bahasa yang terlalu dewasa atau kata-kata buruk. Supaya lebih aman, Ibu bisa menyiapkan kumpulan lagu anak-anak yang mengandung kosakata yang sesuai dengan usia si Kecil. 

Dampingi terus pertumbuhannya ya, Bu. Rutin bernyanyi bersama Ibu akan membuat si Kecil semangat dan senang sambil mengembangkan kemampuannya  agar tumbuh kembang balita jadi semakin optimal. Selamat bernyanyi bersama si Kecil, Bu!