Whatsapp Share Like
Simpan

Banyak calon ibu yang belum mengetahui cara menghitung usia kehamilan, khususnya bagi yang baru pertama kali hamil. Setiap pemeriksaan rutin, dokter memang akan memberitahukan berapa usia kehamilan Ibu. Namun, tak ada salahnya kan kalau bisa menghitung sendiri? Meski tidak bisa seakurat melalui USG, tapi usia kehamilan dapat diperkirakan menggunakan cara. Nah, berikut ini ada beberapa cara mudah yang bisa Ibu coba sendiri:

Melalui Gerakan pada Janin

Gerakan pada janin juga bisa dijadikan cara menghitung usia kehamilan lho, Bu, meski tidak 100% akurat. Caranya hanya dengan merasakan gerakan janin. Bagi Ibu dengan kehamilan pertama, jika janin sudah mulai bergerak, maka diperkirakan usia kehamilannya memasuki minggu ke-18 hingga ke-20. Sementara bagi Ibu yang sudah pernah hamil, bila sudah dapat merasakan gerakan janin, maka usia kehamilannya kira-kira memasuki minggu ke-16 hingga ke-18.

Memakai Rumus Naegele

Rumus ini terdengar asing di telinga ya, Bu. Singkatnya, rumus naegele ini menggunakan perhitungan berdasarkan hari pertama haid terakhir (HPHT). Namun rumus ini lebih dianjurkan bagi wanita dengan siklus menstruasi yang normal, yaitu 28 hari.

Rumus naegele berpatokan pada teori masa kehamilan selama 9 bulan (40 minggu). Untuk itulah cara menghitung usia kehamilan menggunakan rumus ini adalah dengan menentukan tanggal HPHT dan menambahkan 40 minggu dari tanggal tersebut. Setelah perhitungan ini, maka usia kehamilan pun dapat diketahui.

Begini cara menghitungnya:

Artikel Sejenis

  1. tentukan HPHT tambahkan 1 tahun
  2. Lalu hasilnya ditambahkan 7 hari
  3. Hasilnya dimundurkan 3 bulan

Contoh:

Jika HPHT jatuh pada tanggal 1 Maret 2020, maka perhitungannya adalah sebagai berikut:

  1. 1 Maret 2020 + 1 tahun = 1 Maret 2021
  2. 1 Maret 2021 + 7 hari = 8 April 2021
  3. 8 April 2021 - 3 bulan = 8 Januari 2021

Jadi, berdasarkan rumus tersebut, bayi akan diperkirakan lahir pada tanggal 8 Januari 2021. Rumus ini cukup akurat, tapi tidak bisa diterapkan pada wanita yang lupa HPHT-nya atau yang memiliki siklus haid tidak teratur.

Pemeriksaan USG

Jika Ibu ingin mengetahui usia kehamilan secara akurat, maka pergilah ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan USG dan pemeriksaan fisik. American Pregnancy Association mengatakan, waktu yang paling baik untuk memperkirakan usia kehamilan melalui USG adalah pada minggu ke-8 hingga ke-18. Pada waktu ini, janin cenderung berkembang pada kecepatan yang sama.

Tak hanya bisa digunakan untuk mengetahui usia kehamilan, metode ini juga dapat melihat kondisi kesehatan Ibu dan janin, apakah terdapat komplikasi atau tidak. Perlu Ibu ketahui bahwa meski USG adalah teknologi modern dan cenderung akurat hingga 95%, tapi ada kalanya juga bisa meleset.

Pemeriksaan terbagi menjadi dua jenis pemeriksaan, yaitu USG transvaginal dan USG transabdominal. USG transvaginal dilakukan pada awal masa kehamilan menggunakan alat yang dimasukkan ke vagina. Sementara USG transabdominal dilakukan saat kandungan sudah mulai membesar menggunakan alat yang digerakkan pada dinding perut.

Menggunakan Kalkulator Kehamilan

Kecanggihan teknologi di zaman sekarang turut mempermudah para ibu untuk menghitung usia kehamilannya. Menggunakan kalkulator kehamilan online yang bisa dipakai di gadget, cara menghitung usia kehamilan ini terbilang paling mudah dicoba, Bu.

Penggunaannya hanya dengan memasukkan tanggal lengkap HPHT dan siklus menstruasi Ibu. Setelah itu, kalkulator tersebut akan menghitung dan menentukan usia kehamilan Ibu.

Menghitung Jarak Fundus Uteri

Cara menghitung usia kehamilan secara manual lainnya adalah dengan menghitung jarak fundus uteri (puncak rahim). Cara menghitungnya adalah dengan meraba puncak rahim, yaitu bagian yang terasa menonjol di perut. Cobalah hitung jarak dari tulang kemaluan sampai puncak rahim.

Panjangnya jarak tersebut dapat digunakan sebagai perkiraan usia kehamilan Ibu. Misal panjangnya 20 cm, artinya usia kehamilan sudah memasuki minggu ke-20. Namun cara ini tidak bisa menjadi patokan pasti ya, Bu, karena hasilnya tidak 100% akurat.

Yuk, coba hitung usia kehamilan menggunakan cara-cara di atas, Bu. Cara menghitung usia kehamilan tersebut memang tidak bisa 100% akurat, sehingga waktu kelahiran bisa saja menjadi lebih cepat atau malah mundur. Hal ini tergantung pada kondisi kesehatan Ibu maupun janin. Untuk itu sangat penting untuk mengontrol dan memeriksakan kondisi kehamilan secara rutin ke dokter ataupun bidan.

Selalu penuhi kebutuhan nutrisi Ibu dan janin dengan makanan bergizi dan susu Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA. Susu ini telah diperkaya dengan protein, karbohidrat dan lemak, Serat pangan (Inulin), Tinggi Zat Besi, Tinggi Kalsium, Tinggi Asam folat, 29 multivitamin dan mineral.

Bagi Ibu yang masih memiliki pertanyaan dan ingin berkonsultasi seputar kehamilan, bisa berkunjung ke laman Tanya Pakar, ya. Di sana ada para ahli yang akan membantu Ibu. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dahulu.

Sumber:

Halodoc, Merdeka