Share Like
Simpan

Melakukan perawatan bayi sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi Ibu terutama untuk orang tua baru. Tak jarang, aktivitas ini dilengkapi dengan tangisan rewel si Kecil yang merasa tak nyaman. Jika Ibu mengalamai hal ini, Ibu tak sendiri. Dulu saya pun sempat mengalami hal yang sama, terutama ketika saya harus memakaikan popok. Awalnya, saya mengira si Kecil tak cocok dengan bahan popoknya, namun ternyata, ia memang tak suka dengan aktivitas ini.

Sejak si Kecil mulai bisa merangkak, ia seperti main kejar-kejaran dengan saya saat hendak digantikan popok. Ia akan berusaha merangkak menjauhi saya dan menangis dengan kencang ketika saya gendong. Tak ingin hal ini terus menerus terjadi, saya langsung mencari artikel perawatan bayi tentang hal tersebut. Ternyata, ada beberapa tips sederhana agar aktivitas ini jadi lebih menyenangkan, Bu. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Ajak mengobrol

Saat menggantikan popok, lebih baik alihkan perhatian si Kecil  dengan mengajaknya berbicara dan bercanda. Caranya, Ibu bisa membacakan cerita atau berpura-pura menggelitiknya saat sedang mengganti popoknya. Lakukan dengan lembut dan sabar ya, Bu, terutama jika si Kecil menolak dan mulai mengoceh.

     2. Buat nyanyian sederhana

Jika si Kecil tengah bermain saat sedang dipakaikan popok, jangan menyela keasyikannya dan membuat ia merasa terganggu. Sebaliknya, cobalah melakukan sesuatu yang menyenangkan untuk membuat perhatiannya teralihkan. Misalnya, menyanyi atau menggerakkan tangannya seolah seperti menari saat melakukan perawatan bayi usia 1-12 bulan. Jika si Kecil sudah bisa dipakaikan popok sambil berdiri, ajak ia untuk mengangkat kaki satu per satu dengan nyanyian yang Ibu buat.

     3. Berikan Mainan

Salah satu cara untuk membuat sesi memakai popok lebih menyenangkan adalah memberikannya mainan favoritnya. Apakah si Kecil punya boneka kesayangan? Nah, manfaatkan mainan tersebut untuk mengalihkan perhatian, sekaligus mengajaknya belajar menggenggam yuk, Bu.Kegiatan ini juga bisa melatih kemampuan motorik sehingga proses tumbuh  kembangnya bisa lebih optimal. Jika dibiasakan, aktivitas mengganti popok ini bisa jadi lebih menyenangkan lho, Bu.

     4. Buat si Kecil tertawa

Dari aspek psikologi, tertawa dapat meredakan stres dan meningkatkan ikatan emosional antara Ibu dan si Kecil saat melakukan perawatan bayi di rumah. Oleh karena itu, sebelum mulai memakaikan popok, buat  aktivitas lucu yang dapat memancing tawanya, misalnya melalui permainan cilukba, memasang ekpresi lucu, dan sebagainya. Setelah beberapa menit dan tawa masih tersisa di wajahnya, barulah mulai mengganti popoknya.

Saat membaca tips-tips tersebut, saya langsung mempraktikkannya kepada si Kecil. Menurut pengalaman saya, Ibu tetap membutuhkan waktu agar ia terbiasa dengan aktivitas ini. Jangan patah semangat ya, Bu! Tetaplah semangat dan sabar agar aktivitas perawatan bayi ini bisa terasa lebih mudah dan menyenangkan. Selamat mencoba!