Whatsapp Share Like
Simpan

Sistem imun yang belum sempurna membuat anak-anak rentan terhadap serangan penyakit. Dalam kurun waktu 1 tahun, si Kecil normalnya bisa 8x mengalami sakit, Bu. Banyaknya virus dan bakteri yang berkeliaran di luar memang sulit untuk dihindari. Namun Ibu bisa meminimalisir risiko sakit pada si Kecil dengan cara memberikan vitamin untuk optimalkan daya tahan tubuh. Tahukah Ibu apa saja jenis vitamin tersebut? Yuk, langsung simak ulasannya di bawah ini:

Vitamin A

Vitamin daya tahan tubuh yang pertama adalah vitamin A. Ibu mungkin lebih familiar dengan manfaatnya untuk sistem penglihatan. Nyatanya, vitamin ini juga sangat baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, lho. Vitamin A bertugas untuk membentuk sel darah putih yang dapat melawan bakteri dan virus penyebab penyakit. Sel darah putih yang terproduksi dengan baik tentunya akan membuat fungsinya jadi lebih optimal.

Vitamin A bisa didapatkan dari buah dan sayuran yang memiliki warna terang, seperti tomat, wortel, brokoli, bayam, kangkung, labu, paprika merah, semangka, dan pepaya. Vitamin ini juga terkandung di dalam hati sapi, ikan, udang, ubi jalar, susu, dan keju.

Vitamin C

Saat sakit biasanya kita disarankan untuk banyak mengonsumsi vitamin C. Mengapa demikian? Sebab vitamin C memiliki peranan besar dalam menjaga dan meningkatkan imunitas, Bu. Vitamin daya tahan tubuh ini dapat menaikkan jumlah antibodi atau zat pembentuk kekebalan tubuh. Dengan begitu, tubuh akan memiliki kekebalan yang lebih baik dalam menangkal serangan penyakit.

Vitamin C juga masih memiliki manfaat lainnya, lho. Diantaranya adalah mencegah kerusakan sel, melindungi tubuh dari infeksi, meningkatkan kadar kolagen yang berfungsi untuk perlekatan otot dan tulang, mempercepat penyembuhan luka, serta membantu aktivitas sel darah putih. Sumber vitamin C yang bisa Ibu berikan kepada si Kecil antara lain jambu biji, stroberi, jeruk, kiwi, mangga, brokoli, bayam, dan paprika.

Artikel Sejenis

Vitamin E

Vitamin daya tahan tubuh lainnya adalah vitamin E. Dikenal baik untuk kesehatan kulit, ternyata vitamin ini juga merupakan antioksidan yang berfungsi untuk melindungi kelenjar timus dan mengoptimalkan kerja sel darah putih dalam melawan infeksi. Zat antioksidan pada vitamin E akan menangkal radikal bebas yang membawa virus dan merusak sel tubuh. Vitamin E banyak terdapat pada bayam, pepaya, alpukat, biji-bijian mentah, serta kacang-kacangan.

Nutrisi untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Di samping ketiga vitamin daya tahan tubuh di atas, si Kecil juga sebaiknya diberikan nutrisi lainnya yang baik untuk meningkatkan imunitasnya, Bu. Nutrisi tersebut antara lain:

  • Prebiotik Inulin. Nutrisi ini secara alami bisa ditemukan pada beberapa buah dan sayuran, seperti apel, pisang, bawang merah, bawang perai, jagung, dan kacang kenari. Prebiotik inulin merupakan salah satu jenis karbohidrat fruktosa yang bermanfaat untuk menjaga kekebalan tubuh dan kesehatan saluran cerna.
  • Selenium. Sebenarnya tubuh manusia secara alami sudah menghasilkan selenium, yakni pada otot rangka. Namun mineral ini juga bisa mendapatkannya dari beberapa sumber makanan, seperti salmon, telur, ayam, kepiting, udang, beras merah, bayam, jamur shitake, dan bawang putih.
  • Zinc. Zinc merupakan jenis mineral yang sangat baik bagi tumbuh kembang si Kecil. Banyak terkandung di dalam daging ayam, daging sapi, dan kacang-kacangan, mineral ini memiliki banyak manfaat bagi tubuh lho, Bu. Di antara fungsi zinc adalah untuk menjaga proses metabolisme, memperkuat kekebalan tubuh, menjaga fungsi dari indera penciuman dan pengecap, mempercepat penyembuhan luka, membantu sintesis DNA, serta mempercepat pertumbuhan sel.

Tak hanya itu, nutrisi ini juga memiliki fungsi lainnya. Diantaranya untuk menekan jumlah bakteri jahat dalam usus, mencegah sembelit, membantu penyerapan kalsium, merangsang sistem imun, menekan risiko kanker usus, serta mengatur metabolisme karbohidrat dan lemak.

Selenium sendiri memiliki manfaat untuk sintesis DNA dan metabolisme hormon tiroid, meningkatkan fungsi kognitif otak, dan yang paling penting adalah untuk memperbaiki sistem kekebalan tubuh.

Imbangi dengan Kebiasaan Baik

Di samping mengonsumsi vitamin dan nutrisi, untuk membuat si Kecil selalu sehat juga harus diimbangi dengan kebiasaan yang baik, Bu. Berikut ini beberapa kebiasaan yang sebaiknya diterapkan pada si Kecil:

  • Rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer untuk mencegah masuknya virus dan bakteri ke dalam tubuh.
  • Rutin berolahraga agar badan lebih aktif dan sehat.
  • Tidur yang cukup untuk mengembalikan energi dan menjaga proses metabolisme tubuh.
  • Menjaga kebersihan rumah supaya tidak ada kotoran dan debu yang bisa menyebabkan berbagai penyakit
  • Menghindarkan si Kecil dari paparan asap rokok dan polusi udara yang berbahaya bagi paru-parunya.

Semua vitamin daya tahan tubuh, nutrisi, serta kebiasaan baik di atas diperlukan untuk membuat si Kecil menjadi Anak Tangguh Prima, yaitu anak yang memiliki kekebalan tubuh yang baik. Yuk, mulai sekarang terapkan gaya hidup yang sehat di dalam keluarga agar menjadi kebiasaan yang terus berlanjut hingga si Kecil dewasa nanti.

Bagi Ibu yang masih memiliki pertanyaan dan ingin berkonsultasi seputar nutrisi anak, bisa berkunjung ke laman Tanya Pakar ya, Bu. Di sana ada para ahli yang akan membantu Ibu. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dahulu.

 

Sumber:

Alodokter, Hellosehat