Kisah Kucing dan Tikus ini berbahaya bagi anak-anak karena menyuguhkan sadisme, bhkan sampai di demo di eropa...
bunda harus pinter2 dampingi n pilih film kartun yg mendidik bg anak...
(yahoo hari ini...)
Halo bunda-bunda..
Kegiatan menonton televisi memang merupakan salah satu kegiatan yang biasanya disukai oleh semua manusia. Mulai dari anak kecil sampai dewasa. Pada anak kecil kegiatan menonton televisi seringkali menjadi suatu hal yang kontroversial karena sebagian mengatakan kegiatan tersebut tidak diperbolehkan karena akan memberikan dampak negatif, namun sebagian mengatakan bahwa menonton televisi bisa merupakan media belajar dari anak. Kedua pandangan tersebut sama sama memiliki sisi kebenaran. Oleh karena itu kegiatan menonton televisi pada anak harus mendapatkan perhatian dari orangtua mulai dari jenis tayangan yang ditonton sampai waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi. Film film kartun yang ada saat ini beberapa memang telah memiliki banyak kandungan nilai yang positif kepada anak. Namun tetap saja orangtua harus ikut mendampingi kegiatan menonton film tersebut untuk memastikan anak memahami pesan yang disampaikan. Jika tayangan yang sudah baikpun orangtua harus mengawasi dan mendampingi, apalagi film anak yang berpotensi memiliki sarat muatan agresifitas.. Tentunya perlu pengawasan yang lebih ketat. Sebaiknya hindari pemberian film kartun yang sarat dengan agresifitas terutama bagi orangtua yang tidak setiap kali mendampingi anaknya menonton karena bisa membuat anak memahami bahwa agresifitas bisa dilakukan oleh siapa saja.
setuju bangetz bunda...anak2 palagi batita blom bisa membedakan mana baik dan buruk dr sebuah tontonan tv...kita sbagai ortu kudu extra dlm sgala hal tp bkan membatasi ya bun....
Sudah punya nomor anggota tapi lupa nomornya? Cek nomor anggota Ibu dengan cara:
Kirim SMS ke 0811 860 8111/ 0817 660 811 dengan format:
FF#NOMOR#Nomor HP yang terdaftar di Ibu & Balita
Contoh: FF#NOMOR#08137869021
Keuntungan Menjadi Anggota Ibu&Balita
Dengan menjadi anggota Ibu&Balita, Ibu bisa mendapat keuntungan seperti: informasi terbaru mengenai kehamilan sampai tahap pertumbuhan si Kecil, kesempatan tanya jawab dengan pakar-pakar kami, dan berbincang dengan ibu-ibu lain tentang dunia si Kecil.
Selain itu, Ibu juga bisa memenangkan hadiah-hadiah menarik dengan mengikuti program poin dan hadiah Ibu&Balita.
Untuk info lebih lanjut, silakan buka halaman ini.
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.
Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.
Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.
Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.
Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
15 Tahun Yang Lalu
buat bunda2nya jg,..qt hrs lbh ht2 nie,,,kl anak lht tv sbaiknya mmg didampingi...
15 Tahun Yang Lalu
Kegiatan menonton televisi memang merupakan salah satu kegiatan yang biasanya disukai oleh semua manusia. Mulai dari anak kecil sampai dewasa. Pada anak kecil kegiatan menonton televisi seringkali menjadi suatu hal yang kontroversial karena sebagian mengatakan kegiatan tersebut tidak diperbolehkan karena akan memberikan dampak negatif, namun sebagian mengatakan bahwa menonton televisi bisa merupakan media belajar dari anak. Kedua pandangan tersebut sama sama memiliki sisi kebenaran. Oleh karena itu kegiatan menonton televisi pada anak harus mendapatkan perhatian dari orangtua mulai dari jenis tayangan yang ditonton sampai waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi. Film film kartun yang ada saat ini beberapa memang telah memiliki banyak kandungan nilai yang positif kepada anak. Namun tetap saja orangtua harus ikut mendampingi kegiatan menonton film tersebut untuk memastikan anak memahami pesan yang disampaikan. Jika tayangan yang sudah baikpun orangtua harus mengawasi dan mendampingi, apalagi film anak yang berpotensi memiliki sarat muatan agresifitas.. Tentunya perlu pengawasan yang lebih ketat. Sebaiknya hindari pemberian film kartun yang sarat dengan agresifitas terutama bagi orangtua yang tidak setiap kali mendampingi anaknya menonton karena bisa membuat anak memahami bahwa agresifitas bisa dilakukan oleh siapa saja.
Salam
15 Tahun Yang Lalu
15 Tahun Yang Lalu
15 Tahun Yang Lalu