1. Perdarahan vagina
Perdarahan atau bercak darah menjadi tanda pertama terjadinya keguguran bagi banyak perempuan, meski tidak semua perdarahan merupakan tanda keguguran. Perdarahan bisa disebabkan oleh iritasi serviks atau proses implantasi, tapi masih bisa melanjutkan kehamilan.

Namun jika perdarahan yang terjadi disertai dengan rasa nyeri atau kram yang hebat, maka bisa jadi itu gejala keguguran. Sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

2. Rasa nyeri yang berat
Seseorang mungkin mengalami kram di panggul, sakit pada perut atau rasa sakit yang persisten pada punggung bagian bawah. Nyeri ini bisa timbul beberapa jam sampai hari setelah terjadinya perdarahan. Rasa nyeri yang disertai dengan perdarahan bisa menjadi ciri-ciri keguguran.

3. Keluarnya jaringan berwarna abu-abu atau bekuan darah dari vagina bisa menjadi tanda-tanda keguguran.

4. Tidak lagi merasakan gerakan bayi, umumnya pada akhir trimester kedua atau ketiga
Pada pertengahan kehamilan, ibu mulai merasakan adanya gerakan bayi di dalam perut. Tapi jika ibu tidak lagi bisa merasakan gerakan-gerakan yang dilakukan oleh si bayi, maka segera konsultasikan dengan dokter.

Jika mengalami gejala-gejala dari keguguran tersebut, segeralah hubungi dokter untuk melakukan pengujian diagnostik sehingga bisa diketahui apakah kehamilan dapat diteruskan atau tidak. Dan jika kehamilan tidak bisa diselamatkan, maka jangan terus menerus menyalahkan diri sendiri karena banyak faktor yang bisa menyebabkan keguguran.