Kekompakan keluarga berdampak pada seluruh anggota keluarga terutama pada tumbuh kembang anak. Kebersamaan dan kekompakan di keluarga, menjadi bekal bagi anak saat ia tumbuh remaja bahkan hingga dewasa. Membangun kekompakan di keluarga membutuhkan proses. Ini juga penting disadari sekaligus juga menjadi tugas dan tanggung jawab orangtua.

Sani B Hermawan, psikolog keluarga dan direktur Lembaga Daya Insani menjelaskan keluarga yang kompak punya banyak manfaat, terutama untuk tumbuh kembang anak. Di antaranya, saat anak tumbuh remaja bahkan hingga dewasa, ia takkan terpengaruh hal yang negatif. Anak juga tidak tumbuh menjadi pribadi pemberontak dalam konteks negatif. Selain itu, keluarga yang kompak membuat anak lebih merasa dekat dengan orangtuanya, suka berdialog dengan keluarga, dan anak memiliki kepercayaan diri yang tinggi.
www.kompas.com