Perawatan Kecantikan Selama Hamil,,,, Mau??
oleh Seseorang, 13 Tahun Yang Lalu
untuk para bunda yang sedang hamil, saya ucapkan selamat dan semoga bayi serta ibunya sehat trus...aamiin.
sekarang wanita hamil tidak perlu takut untuk tidak bisa tampil cantik,,, saya punya tips2 untuk para bunda KIB
Jerawat Selama Hamil
Jerawat tidak saja mengganggu wanita puber dan wanita yang belum mengandung, tetapi juga menjadi masalah yang sangat mengganggu bagi wanita yang sedang mengandung. Untuk itu, berikut ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.
* Wanita hamil harus membersihkan kulit untuk mempertahankan kondisi bebas minyak. Bersihkan wajah 2-3 kali sehari dengan menggunakan pembersih wajah yang lembut dan tidak mengandung minyak atau oil-free mild cleanser. Basuh wajah dengan air hangat atau lukewarm water, keringkan wajah dengan lembut, kemudian gunakan pelembab wajah yang bebas minyak.
* Keringkan wajah dengan cara menepuk-nepuk, jangan mengeringkan dengan cara menggosok.
* Saat membersihkan wajah, dapat menggunakan oil absorbing micro-fiber cloth untuk menyerap minyak dari wajah.
* Jauhkan tangan dari jerawat atau hindari menyentuh jerawat.
* Mengonsumsi buah segar dan sayuran.
* Minum sekurang-kurangnya 6-8 gelas air sehari untuk mempertahankan hidrasi (kandungan air) tubuh dan kulit.
Stretch Mark Saat Hamil
Stretch mark atau guratan ini merupakan timbulnya garis-garis berwarna merah muda pada kulit. Lama-kelamaan, garis merah ini akan berubah menjadi garis berwarna putih. Stretch mark muncul karena kulit mengalami peregangan dan elastisitas kulit tidak memadai menangani peregangan yang terjadi. Akibatnya, kulit seperti pecah dan timbul garis-garis atau guratan tersebut.
Pada sebagian besar wanita hamil, stretch mark tidak dapat dielakkan. Biasanya akan muncul saat usia kehamilan menginjak 4-5 bulan. Saat peregangan terjadi, kemunculan stretch mark atau guratan ini biasanya disertai rasa gatal. Jika digaruk secara berlebihan, dapat menyebabkan luka pada kulit. Tetapi, kemunculan stretch mark tergantung pada keelastisan kulit setiap orang. Jika seseorang memiliki kulit yang elastis, kemungkinan saat hamil dan setelahnya tidak akan timbul stretch mark. Biasanya, hal ini bersifat genetik.
Untuk mencegah atau meminimalkan timbulnya stretch mark, berikut beberapa tips yang dapat dicoba.
* Tingkatkan elastisitas kulit dari dalam tubuh. Caranya dengan mengonsumsi vitamin dan mineral yang mampu membuat kulit menjadi elastis. Atau, dengan cara alami, seperti memperbanyak konsumsi sayur, buah dan minum air.
* Pertahankan kulit agar tetap lembab. Oleskan lotion pada kulit. Atau dapat pula menggunakan krim anti stretch mark yang khusus untuk wanita hamil. Krim ini biasanya lebih lembap dibandingkan krim biasa. Penggunaan krim dapat dimulai sejak dini, sejak kandungan masih kecil dan belum terjadi perenggangan.
* Perawatan setelah kelahiran. Setelah melahirkan, krim tersebut dapat terus digunakan, atau bisa juga menggunakan minyak zaitun atau minyak cendana yang juga dapat melembabkan dan mengurangi bekas stretch mark. Hanya, jika telah timbul, biasanya agak sulit untuk hilang sama sekali.
Varises
Pada masa kehamilan, aliran darah meningkat sehingga dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah balik yang dinamakan varises. Biasanya varises timbul pada bagian belakang tungkai dan betis, dengan bentuk urat kebiru-biruan yang menonjol dan berkelok-kelok. Biasa disertai rasa nyeri yang mengganggu.
Untuk mencegahnya, hindari penambahan berat badan yang berlebih, jalan kaki secara teratur, jangan duduk atau berdiri terlalu lama, dan dapat juga menggunakan stoking anti varises.
hayo para bunda,,, tak perlu khawatir lagi kan,,, meski dalam keadaan hamil,,, bunda2 tetap bisa tampil cantik kok...
semoga bermanfaat ya........
Ada 5 komentar pada diskusi ini
13 Tahun Yang Lalu
.
13 Tahun Yang Lalu
13 Tahun Yang Lalu
13 Tahun Yang Lalu
13 Tahun Yang Lalu