Marah adalah ekspresi yang akan dikeluarkan oleh remaja karena banyak hal. Beberapa perilaku kemarahan tersebut akan berhenti hingga dirinya menemukan penyebab kemarahannya yang akan meredakan emosinya sendiri.

Walau begitu, umumnya penyebab remaja mudah marah adalah karena perasaan emosi dan kejadian yang sedang terjadi, bukan dari perilaku.

Kemarahan yang terjadi pada remaja mungkin saja menjadi hal yang menakutkan, walaupun pada dasarnya tidak menyebabkan bahaya.
Hal tersebut mungkin akan terjadi berupa kekerasan pada fisik dan verbal, prasangka buruk, hingga gangguan psikosomatik. Kelainan mudah marah ini dapat menghancurkan hubungan dengan orang lain, mengganggu kesehatan fisik, hingga berpengaruh pada masa depannya.

Marah juga mungkin mempunyai sisi positif karena dirinya menunjukkan apabila sedang ada masalah. Memang rasa mudah marah tersebut dapat timbul karena rasa takut. Maka dari itu, kamu sebagai orangtua, harus membantu untuk mengatasinya. Berikut beberapa penyebab remaja mudah marah:

1. Merasa Ditindas
Salah satu penyebab seorang remaja mudah marah adalah dirinya sedang merasa ditindas. Orang tersebut sedang belajar untuk mandiri dan memandang sebagian besar otoritas sebagai suatu penindasan pada orang lain. Dirinya akan mencoba banyak kepribadian dan mencocokannya dengan dirinya. Selain itu, pengaruh lingkungan juga dapat membuatnya berubah dengan drastis.

2. Depresi
Depresi juga dapat menyebabkan seorang remaja menjadi lebih mudah untuk marah. Hal ini disebabkan penumpukan rasa sedih dan tertekan setelah berbulan-bulan tertahan. Hal ini terkadang disertai dengan perasaan putus asa, berkurangnya energi, dan tidak merasa ada kesenangan yang diberikan oleh orang sekitarnya.

3. Perasaan Cemas
Perasaan cemas yang tidak kunjung surut juga dapat menjadi penyebab remaja menjadi mudah marah. Memang, rasa cemas akan timbul ketika terjadi suatu peringatan yang penting dan merasakan situasi yang berbahaya atau sulit. Walau begitu, jika perasaan tersebut tidak kunjung surut, emosi menjadi tidak stabil dan menyebabkan lebih mudah untuk marah.

4. Kebingungan secara Sosial
Semua remaja pasti akan masuk ke lingkungan sosial yang baru ketika akan memasuki tahun ajaran baru. Dirinya akan mulai menyesuaikan diri dengan teman-teman barunya dan mungkin merasakan perbedaan latar belakang, serta cara bersosialisasi. Terkadang, proses tersebut terbilang sulit untuk dilalui.

Baca selengkapnya di sini https://www.halodoc.com/artikel/remaja-mudah-marah-ini-penyebabnya atau di sini https://evolvetreatment.com/blog/teenager-angry-all-the-time/#:~:text=Anger%20in%20Adolescence&text=The%20prefrontal%20cortex%20does%20not,yell%20without%20considering%20the%20consequences.