Halo bunda.. Kehadiran adik baru memang merupakan salah satu kondisi yang bisa membuat anak stres. Hal ini dikarenakan kehamilan ibu bisa merubah situasi atau kondisi yang biasanya dilakukan atau dialami si kecil. Cobalah untuk meminimkan perubahan perubahan yang terjadi. Misalnya jika dahulu si kecil mendapatkan kegiatan dibacakan buku sebelum tidur, maka selama masa kehamilan ini usahakan kegiatan tersebut tidak berubah. Perhatikan juga kondisi emosi bunda karena kondisi kehamilan seringkali merepotkan dan melelahkan sehingga emosi negatif mudah terpancing dan anak seringkali terkena imbasnya. Di sisi lain juga bunda bisa mempersiapkan anak untuk lebih semangat menerima kehadiran adik barunya. Misalnya dengan mengajaknya pergi ke dokter kandungan saat bunda memeriksakan kehamilan bunda, mengajaknya berbicara kepada adiknya ataupun menceritakan pengalaman bunda mengenai asyiknya memiliki adik . Selamat mencoba
iya bun...mungkin agak kerasa kali ya...soalnya pas saya pulang kerja dah capek,tp disisi lain kakak butuh perhatian,,dan saya beri pengertian klo buna capek agak kurang bisa menerima alasannya,,hehe :)
Coba aja deh si kakak dikasih tahu kalau mo punya adik. Dulu kakak juga sangat diperhatikan bunda. Sekarang adik juga harus lebih diperhatikan kayak kaka dulu, sekarang kakak sudah besar nggak boleh manja lagi
Sudah punya nomor anggota tapi lupa nomornya? Cek nomor anggota Ibu dengan cara:
Kirim SMS ke 0811 860 8111/ 0817 660 811 dengan format:
FF#NOMOR#Nomor HP yang terdaftar di Ibu & Balita
Contoh: FF#NOMOR#08137869021
Keuntungan Menjadi Anggota Ibu&Balita
Dengan menjadi anggota Ibu&Balita, Ibu bisa mendapat keuntungan seperti: informasi terbaru mengenai kehamilan sampai tahap pertumbuhan si Kecil, kesempatan tanya jawab dengan pakar-pakar kami, dan berbincang dengan ibu-ibu lain tentang dunia si Kecil.
Selain itu, Ibu juga bisa memenangkan hadiah-hadiah menarik dengan mengikuti program poin dan hadiah Ibu&Balita.
Untuk info lebih lanjut, silakan buka halaman ini.
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.
Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.
Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.
Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.
Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
15 Tahun Yang Lalu
15 Tahun Yang Lalu
15 Tahun Yang Lalu
15 Tahun Yang Lalu
15 Tahun Yang Lalu