Riset dr. Mette C Tollones dari University of Bergen, Norwegia, membuktikan bahwa persalinan normal mengurangi risiko si buah hati menderita asma. Dari riset yang ia lakukan terhadap 1,7 juta bayi, bayi yang lahir melalui operasi berisiko menderita asma sebesar 15%.

Ini terjadi karena mereka sering mengalami kesulitan bernapas akibat paru-parunya belum sepenuhnya bersih dari cairan ketuban, karena saat lahir kurang kuat mendapat tekanan di dada. Sementara, bayi yang melewati jalan lahir yang sempit, akan mendapat tekanan yang sangat kuat di dadanya sehingga seluruh cairan ketuban di dalam paru-parunya, terpompa keluar. Pengosongan paru-paru yang tidak sempurna pada bayi-bayi yang lahir lewat operasi caesar, terbukti berdampak pada fungsi paru-parunya di kemudian hari.