Halo bunda..
Saran dari bunda bunda di atas sudah baik sekali. Mengenalkan sayur atau membuat si kecil suka memakan sayur memang harus dilakukan dengan cara bertahap. jika ia sulit untuk memakan sayur dalam bentuk aslinya, campur sayuran dengan bahan lain yang lebih dominan agar rasa sayur tidak terlalu terasa. Berikan pujian saat si kecil mau memakannya. Hindari pemberian makanan dengan menu yang seragam setiap hari agar si kecil tidak merasa bosan. Selamat mencoba
kalo aku selalu ada brokoli dan wortel dalam menu kesehariannya .. bisa dikukus/direbus dulu dg bumbu bwg putih mrica dan garam (lebih enak diampur dg daging giling atau ayam) trus bisa dibuat perkedel atau orak arik dg telur atau dibikin omelet .. selamat mencoba ..
bunda, kalo aku biasanya sayuran itu dibuat jd vegie schotel dengan keju yang banyak (dia suka keju) atau nugget (all vegies). pokoknya kudapan yang padat sehingga tekstur sayurnya nggak nampak. pernah aku buatkan risol sayuran tapi dia nggak doyan (dan cuma makan kulitnya). jangan lupa tambahkan dengan rasa kesukaanya misalkan seperti tadi : schotel sayuran dengan toping keju atau buatkan cake wortel, pizza jamur atau keripik bayam dll.just be creative!
take it simple, bunda bisa aja memberikan suplement pada anak yang mengandung sayur mayur, selain pemberiannya lebih mudah, nutrisi si kecil dari sayuran pun terpenuhi :)
Sudah punya nomor anggota tapi lupa nomornya? Cek nomor anggota Ibu dengan cara:
Kirim SMS ke 0811 860 8111/ 0817 660 811 dengan format:
FF#NOMOR#Nomor HP yang terdaftar di Ibu & Balita
Contoh: FF#NOMOR#08137869021
Keuntungan Menjadi Anggota Ibu&Balita
Dengan menjadi anggota Ibu&Balita, Ibu bisa mendapat keuntungan seperti: informasi terbaru mengenai kehamilan sampai tahap pertumbuhan si Kecil, kesempatan tanya jawab dengan pakar-pakar kami, dan berbincang dengan ibu-ibu lain tentang dunia si Kecil.
Selain itu, Ibu juga bisa memenangkan hadiah-hadiah menarik dengan mengikuti program poin dan hadiah Ibu&Balita.
Untuk info lebih lanjut, silakan buka halaman ini.
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.
Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.
Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.
Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.
Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
14 Tahun Yang Lalu
Saran dari bunda bunda di atas sudah baik sekali. Mengenalkan sayur atau membuat si kecil suka memakan sayur memang harus dilakukan dengan cara bertahap. jika ia sulit untuk memakan sayur dalam bentuk aslinya, campur sayuran dengan bahan lain yang lebih dominan agar rasa sayur tidak terlalu terasa. Berikan pujian saat si kecil mau memakannya. Hindari pemberian makanan dengan menu yang seragam setiap hari agar si kecil tidak merasa bosan. Selamat mencoba
14 Tahun Yang Lalu
14 Tahun Yang Lalu
take it simple, bunda bisa aja memberikan suplement pada anak yang mengandung sayur mayur, selain pemberiannya lebih mudah, nutrisi si kecil dari sayuran pun terpenuhi :)