Tips Memilih Buah Yang Segar Dan Bernutrisi Bagi Bayi
oleh Seseorang, 14 Tahun Yang Lalu
Tips Memilih Buah yang Segar dan Bernutrisi bagi Bayi
Tentu saja bunda ingin agar si kecil mendapatkan kesegaran dan nutrisi yang terbaik dari semua bahan makanan, termasuk buah-buahan. Dan bunda tentunya tidak ingin kecewa karena membeli buah yang sudah busuk dan tidak layak makan lagi, bukan? Di artikel ini Promina akan berbagi tips seluk-beluk memilih buah yang bagus, segar dan bernutrisi untuk dinikmati oleh bayi
Pepaya
Pilihlah pepaya yang bentuknya lurus atau panjang dengan kulit tanpa memar. Pepaya muda yang berwarna kehijauan sebaiknya disimpan dalam suhu kamar selama beberapa hari sampai warna kulitnya menjadi jingga. Bila pepaya sudah matang sebaiknya disimpan dalam lemari es.
Alpukat
Ciri buah alpukat yang matang adalah jika dikocok-kocok maka terdengar berbunyi. Biasanya kulitnya berwarna hijau mulus. Sebelum dipotong dan diberikan pada bayi, bunda juga bisa mengecek kematangan alpukat dengan cara menusukkan tusuk gigi ke dalam bagian daging yang dekat tangkai. Jika dapat digerakkan keluar-masuk dengan mudah, berarti buah alpukat tersebut sudah matang.
Jeruk
Memilih buah jeruk yang baik adalah yang terlihat masih segar, tidak lembek dan terasa berat. Pilih yang warna kulitnya kuning tua, tidak mulus dan terdapat bercak-bercak. Jika bunda menekan ibu jari ke bagian tengah buah jeruk haruslah terasa lunak.
Mangga
Bunda bisa menentukan buah mangga yang matang dengan cara mencium bagian bonggol atau ujung tangkainya yang telah berwarna kekuningan. Jika harum baunya berarti mangga tersebut sudah matang. Pilihlah buah yang tidak lembek serta tidak ada memar di permukaan.
Apel
Pilih buah apel yang terasa keras jika dipegang, kulitnya mulus, berwarna cerah dan segar, tidak ada bercak atau bintik. Pilih buah apel yang terdengar nyaring jika diketuk dengan jari. Ini menandakan bahwa buah tersebut renyah dan berair. Namun jika bunyinya berat maka apel itu sudah tidak renyah lagi dan cenderung kering sehingga kurang nikmat untuk dimakan. Apel hanya bertahan beberapa hari saja dalam suhu kamar, namun bisa bertahan hingga 2 minggu jika disimpan di dalam kulkas.
Pir
Pilih buah pir yang mulus kulitnya, tidak keriput dan tidak ada bercak. Jika ditekan daging pir haruslah terasa keras namun lembut.
Pisang
Piih pisang yang kulitnya mudah dikelupas, bentuknya bulat, berwarna kuning terang, dengan aroma khas. Hindari bagian batangnya yang sudah terlalu kering. Jangan pernah memasukkan pisang ke dalam kulkas karena kualitasnya akan menurun di suhu rendah.
Melon
Pilih buah melon yang kulitnya segar dan tidak lembek. Melon yang manis permukaannya dipenuhi urat-urat yang menonjol yang menutupi sebagian warna dasar kulit melon. Bunda juga bisa mencium buah melon untuk menentukan kematangannya. Jika aroma manisnya tercium, berarti buah tersebut sudah matang. Dan jika buah melon digoncang, terasa bijinya seolah sudah terlepas.
Anggur
Pilih buah anggur yang segar dan masih menempel pada batangnya. Jangan memilih buah anggur yang sudah lembek, berkerut, atau terkelupas. Sebaiknya pilih yang kulitnya terlihat tipis, ini menunjukkan kandungan air yang terdapat dalam buah anggur tersebut banyak.
Semangka
Buah semangka yang baik dan segar jika diketuk dengan jari akan terdengar bergema. Pilih kulit semangka yang halus, tidak terlalu mengilap, tanpa memar atau tidak terkelupas. Bunda juga sebaiknya memilih yang bulatan tangkainya kelihatan mekar. Jika bekas tangkai terlihat kekuningan berarti buah tersebut telah matang, namun jika berwarna putih berarti belum matang.
Sawo
Ciri sawo yang sudah matang adalah yang kulitnya berwarna coklat tua. Hindari memilih sawo yang di kulitnya masih menempel bekas getah.
Stroberi
Bunda bisa memilih stroberi yang segar dan matang dengan cara dicium baunya. Jika aromanya terasa manis, maka buah tersebut dapat dipastikan sudah matang. Pilih juga yang tangkainya masih menempel dan kulitnya mulus tanpa memar.
Ada 0 komentar pada diskusi ini
Belum ada komentar pada post ini