Bahaya Mandi Bola Untuk Anak Kecil | Fakta Bagian 2

Berikut ini saya berusaha mengumpulkan beberapa pengalaman buruk mengenai mandi bola. Bermacam-macam hal yang saya temui, baik di dalam negeri ataupun di luar negeri. Diantaranya adalah berikut ini:

1. Pada saat saya membawa anak saya bermain di salah satu arena bermain yaitu mandi bola, tanpa sengaja jam tangan saya jatuh di kolam bola. Saya berusaha mencarinya diantara tumpukan bola yang ada. Bukannya menemukan jam tangan, saya justry menemukan muntahan, makanan, kotoran, dan sesuatu yang tidak ingin saya sebutkan. Kemudian saya melakukan protes kepada pihak yang bertanggungjawab dengan arena bermain ini. Dan yang ia utarakan adalah tempat ini (kolam bola) dibersihkan HANYA SEBULAN SEKALI. Saya justru malah tidak percaya, mungkin lebih dari itu. Saya tidak akan membawa anak saya bermain di arena semacam ini dimanapun berada. Semoga orangtua yang lain paham hal ini.

2. Saya termasuk yang agak keberatan anak-anak bermain mandi bola. Tahun 1998 ketika kita tinggal di Plano , Texas ada beberapa kejadian anak-anak yang main kolam bola di restoran/ mall digigit Rattler Snake yang tidak kelihatan kalau sampai bertelur dan beranak pinak dibawah bola-bola tersebut. Belum lagi kejadian yang digigit serangga dll. Kan masih banyak tempat bermain anak yang safe. Lebih aman.
Bahaya Mandi Bola Untuk Anak Kecil | Fakta Bagian 2

398945 275837325835372 170469573038815 616093 1112831812 n Bahaya Mandi Bola Untuk Anak Kecil | Fakta Bagian 2

3. Kejadian ini terjadi di McDonal* saat anak saya ulang tahun. Anak saya bermain di kolam bola. Tiba-tiba dia menangis seperti ada yang tertusuk di pantatnya. Dan beberapa hari kemudian saya mulai curiga akan memar di pantat anak yang semakin membengkak. Dan yang lebih mengagetkan saya adalah ketika si anak mulai menggigil gemetar dan muntah-muntah, dan matanya berputar ke belakang.

Kemudian dibawa di UGD dan kata dokter, si anak overdosis heroin. What? Heroin darimana? Setelah itu malam harinya anak saya meninggal dunia. Ternyata setelah polisi memeriksa kolam bola di restoran fast food tersebut, mereka menemukan beberapa jarum suntik; sebagian sudah digunakan, dan beberapa ada yang masih dosis penuh. Dan di tumpukan bola-bola itu ternyata banyak sekali bekas-bekas makanan, muntah, genangan air kencing bahkan ada pisau-pisau kecil. Masya Alloh

4. Ini berita kejadian dari BSM Bandung. Pada saat anak bermain di kolam bola, tak ada masalah hingga pulang ke rumah. Keanehan terjadi 4 hari setelah mandi bola. Sang anak menangis, “Ma, adik tidak bisa jalan”. Akhirnya sama ibunya dia langsung dibawa ke RS. Boromeus Bandung dan langsung ketahuan sebabnya kenapa tiba-tiba lumpuh. Sampai akhirnya setelah pemeriksaan dokternya, Riska dikasih macam-macam antibiotik yang memungkinkan buat ngobatin sakitnya itu, karena menurut dokternya ini terkena kuman.

Akhirnya, besoknya Riska dirujuk ke RS. Hasan Sadikin karena ada DSA (dokter spesialis anak) yang menangani kasus seperti ini. Selidik punya selidik, akhirnya DSA di Hasan Sadikin menemukan bahwa Riska kena virus, yang menyebarnya virus melalui sumsum tulang belakang, sampai akhirnya akan merambat ke otak. Karena itu, Riska disuntik setiap hari yang harga suntikannya 6 juta / suntik. Untuk mencegah virus itu berhenti menyebar agar tidak ke otak.

Menurut DSA, tempat mandi bola memang merupakan lokasi penularan paling bagus untuk virus apapun, terutama di tempat-tempat umum walaupun dokter tidak memastikan kejadian ini karena mandi bola. Karena jarang sekali pihak taman bermain itu mencuci bola tersebut, dan dengan ruangan yang tertutup dan lembab, tidak kena sinar matahari, tempat mandi bola jadi tempat bersemayam-nya virus.

Jadi, kita semua wajib memperhatikan tempat-tempat hiburan, tempat bermain buat anak-anak kita, jangan sampai’ memilih tempat bermain yg tidak sehat seperti kolam mandi bola (yang tentunya tidak pernah disterilkan), anak-anak mengompol di dalamnya, muntah, buang ludah, apalagi ada banyak telor nyamuk, dan serangga lain yang bersembunyi disitu. Hati-hati