Jenis makanan dan minuman mengandung sukrosa, sejenis karbohidrat yang memberi sumber energi cepat sekaligus meningkatkan gula darah dalam waktu singkat, tak bisa banyak dikonsumsi. Sukrosa memiliki rasa yang manis, tapi meninggalkan asam di mulut bila lama tidak segera sikat gigi.

Menurut Jennifer Bowen, asisten perawatan gigi di Carmel, Indiana, beberapa jenis minuman seperti susu cair dengan rasa dan jus buah juga mengandung sukrosa. ’’Minuman-minuman itu mengandung gula, dan menyebabkan pengeroposan gigi bila dibiarkan menjadi asam,’’ kata Bowen seperti dikutip dari She Knows. Asam-asam di mulut inilah yang disukai bakteri streptococcus mutans penyebab munculnya plak di gigi.

Mengapa anak-anak rawan gigi rusak..? Menurut Bowen, anak-anak memiliki kebiasaan minum susu di malam hari. Sisa gula yang dibiarkan di celah gigi dalam waktu lebih dari 3-4 jam inilah yang membuat gigi keropos. ’’Anak-anak yang meminum di gelas langsung tanpa sedotan, menyebabkan enamel gigi kontak dengan gula,’’ kata Bowen. Sebaiknya, biasakan anak meminum susu selambatnya satu jam sebelum tidur. Kemudian gosok gigi, dan minum air mineral untuk mencegah anak haus di malam hari.

Bila ingin mengonsumsi makanan manis tanpa menyebabkan kerusakan gigi dan gusi, Christine D Wu, peneliti dari Universitas Illinois di Chicago, Amerika Serikat menyarankan konsumsi kismis. Kismis mengandung antioksidan alami berupa oleanolic acid yang dapat menghambat dua pertumbuhan bakteri penyebab plak yakni streptococcus mutans dan porphyromonas gingivalis.