STRATEGI PEMBERIAN CAMILAN
oleh Seseorang, 14 Tahun Yang Lalu
Strategi pemberian cemilan:
1. Rencanakan pemberian cemilan, jangan dilarang sama sekali. Anak biasanya akan menyambar apa
saja yang dekat dan mudah untuk diambil, baik di meja tamu, meja makan atau di kulkas. Jika yang
tersedia kue kering atau permen, mereka akan memakannya. Jika tidak ada kue dan permen, maka buah
segar pun akan dilahapnya.
Jadi, pastikan Anda selalu hanya menyimpan dan menyediakan makanan dan cemilan bergizi di meja,
kulkas dan lemari penyimpanan makanan.
Selain itu, rencanakan dan buatlah jadwal agar anak-anak dapat makan cemilan sekitar dua jam sebelum
makan besar.
2. Sediakan variasi. Sediakan cemilan dengan berbagai variasi. Bila anda menghidangkan cemilan yang
sama berulang kali, anak-anak bisa bosan dan minta agar diberi kupadan yang tidak sehat, seperti kue
kering dan kripik.
3. Hidangkan dengan cara yang bervariasi. Sajikan buah dengan cara yang menarik untuk menarik
minat anak-anak. Potong makanan dengan bentuk yang lucu dan ukuran kecil agar dapat langsung
dimakan. Sajikan seledri dengan mentega kacang, contohnya, atau wortel dengan celupan yang rendah
lemak. Tawarkan crackers rasa keju dengan beberapa variasinya. Potong sayuran dengan bentuk yang
berbeda agar kelihatan lebih menarik.
4. Bangkitkan kretivitas anak. Berikan tusuk gigi warna-warni pada anak-anakyang dapat mereka
gunakan untuk membuat bentuk bangunan dari potongan sayur dan buah-buahan. Isi botol isi ulang yang
dapat dipencet dengan yogurt rendah lemak atau saus salad dan biarkan mereka menghias makanannya
sendiri. Berikan botol garam yang diisi dengan sprinkle, dan biarkan mereka menambahkan warna-warni
pada makanan mereka.
5. Tunjukkan contoh yang baik. Anak-anak mempelajari kebiasaan makan, seperti juga mereka
mempelajari hal-hal yang lain: dengan mencontoh dari orang tua mereka. Anda tidak dapat
mengharapkan anak anda untuk menyukai brokoli dan susu rendah lemak bila anda makan kripik kentang
dan minum minuman bersoda. Pilih makanan bergizi untuk diri anda sendiri, dan ajak anak-anak untuk
makan bersama dengan anda.
6. Gunakan pendekatan “personal”. Anak-anak suka sekali makan sesuatu yang mereka buat sendiri.
Ajak mereka untuk mencari resep cemilan dari buku resep atau dari internet. Bantu mereka untuk
membuat daftar belanja dan berbelanja bahan-bahan yang sesuai dengan isi resepnya. Mereka akan
senang sekali diajak membuat cemilan sesuai dengan resep baru itu, dan mereka akan dengan gembira
makan sesuatu yang dibuat sesuai dengan kreasi mereka.
7. Tawarkan pilihan makanan dari kelompok yang sama. Contohnya, jangan katakan: “Kamu mau
eskrim atau donat?” Sebaiknya, tawarkan pilihan makanan da ri kelompok yang sama, seperti “apel atau
jeruk”, roti isi selai buah atau roti isi selai kacang”, “pudding tape atau jelly” dan lain sebagainya.
8. Jangan putus asa jika anak sangat pemilih. Orang tua dan pengasuh tidak boleh memaksa bila anak
menolak cemilan, terutama yang belum dikenalnya. Tawarkan dulu dalam porsi kecil. Setelah beberapa
kali ditawarkan, biasanya anak akan mulai menyukai cemilan yang baru dikenalnya itu.
Kebiasaan makan cemilan anak-anak anda tidak akan berubah dalam satu malam, tapi cobalah untuk melihat
perubahannya dalam beberapa minggu dan bulan. Meng ajarkan anak anda untuk membuat cemilan sehat hari
ini akan membuat seluruh keluarga anda menuai keuntungannya sepanjang hidup.
Bijak dalam memilih jenis cemilan
Meskipun mengemil adalah kebiasaan yang baik, sebagian besar cemilan yang dikonsumsi oleh anak-anak kita
ternyata bukan cemilan yang baik untuk mereka. Bila dibiarkan untuk memilih sendiri, maka anak-anak
cenderung akan membuat pilihan yang buruk, mereka akan lebih memilih makanan yang manis-manis dengan
zat pemanis buatan dan kadar lemak yang tingga, ataugorengan dan makanan gurih lain yang kandungan
lemak dan garamnya tinggi. Oleh karena itu, para orang tua berperan penting untuk memberikan pilihan
cemilan yang lezat tapi sehat, seperti buah dan sayuran segar, atau bahkan roti tangkap.
Seperti yang anda bisa duga, junk food, yang oleh sebagian besar dari kita dianggap sebagai makanan
cemilan, tidak berada dalam lima kelompok makanan dasar (kelompok beras/serelia, sayuran, buah-buahan,
sumber protein serta susu/produk susu olahan).
Tidak sesuai dengan namanya, cemilan seperti permen susu, cheese balls atau cheese cake bukanlah makanan
yang termasuk dalam kelompok susu, sama seperti kripik kentang atau kripik jagung tidak termasuk dalam
kelompok sayur-sayuran. Banyak cemilan yang bermanfaat dan baik untuk anak-anak dalam kelima kelompok
makanan ini, dan anak-anak seharusnya didorong untuk lebih menyukai makanan dasar bila mungkin.
Pilih makanan yang dapat memuaskan rasa lapar anak-anak anda, berikan asupan energi dan nutrisi yang
penting bagi tubuh mereka. Pilih makanan dengan berbagai veriasi untuk memastikan anda mendapatkan
semua nutrisi yang diperlukan. dan buat cemilan buatan sendiri buatan anda kelihatan lebih menarik. Berikut
ada beberapa cemilan terbaik yang bisa dipilih:
• Gandum/Sereal. Cemilan yang terbuat dari whole-grain mengandung karbohidrat kompleks dan serat
tinggi, yang dapat memberikan asupan energi dalam jangka waktu yang cukup lama. Cari jenis cemilan
seperti crackers, oatmeal/havermut, cereal, roti (dengan mentega tanpa garam, selai kacang, selai buah,
taburan meses..
• Sayur dan buah-buahan. Makan sayur dan buah-buahan membuat perut anda terasa penuh tanpa
menambah lemak dan hanya sedikit kalori. Mereka ju ga mengandung vitamin, mineral, serat dan nutrisi
lainnya. Contoh: potongan buah segar, potongan sayur yang dikukus (wortel, brokoli, dll) disajikan
dengan celupan/olesan lezat (spt saus keju, selai, dll), ubi/singkong kukus/rebus, jus wortel, kentang
panggang, cake wortel, cake pisang, dll.
• Kacang-kacangan dan biji-bijian. Kacang-kacangan dan biji-bijian adalah sumber protein yang baik,
yang dapat membuat perut anda terasa kenyang lebih lama. Lemak yang ada pada kacang-kacangan
dan biji-bijian adalah monounsaturated fat - lemak tak jenuh tunggal (?), suatu jenis lemak yang baik
bagi tubuh. Kacang-kacangan dan buah-buahan mengandung kalori yang sangat tinggi, jadi jangan
makan terlalu banyak. Contoh: bubur kacang hijau, susu kacang kedelai, kacang polong kukus.
• Produk susu. Keju, yogurt dan produk yang mengandung susu lain adalah sumber kalsium, protein dan
nutrisi lainnya. Produk susu dapat memiliki kandungan lemak yang tinggi, jadi pilih produk yang rendah
lemak. Yogurt mungkin mengandung banyak ta mbahan gula, jadi anda bisa mempertimbangkan
penggunaan yogurt yang “ringan” bila anda ingin membatasi asupan kalori anda. Contoh cemilan: susu
UHT dalam kemasa, yogurt plain, milkshake buah (susu diblender dengan buah segar dan es krim vanili),
yogurt plus potongan buah, puding yang mengandung susu.
Meskipun cemilan dapat menjadi tambahan dalam menu yang sehat, cemilan juga dapat menjadi sumber
kelebihan kalori bila tidak dimakan dengan hati-hati. Sebagai contoh, sejumlah kacang almond (sekitar 23 biji
atau segenggam) mengandung 164 kalori. Akan tetapi bila anda makan segenggam segenggam sehingga
jumlah totalnya menjadi satu cangkir kacang almon, maka hitungan kalorinya akan melonjak menjadi lebih
dari 800 kalori.
Ada 0 komentar pada diskusi ini
Belum ada komentar pada post ini