MAKANAN bayi pabrikan atau familiar dengan sebutan bubur bayi instan diklaim bebas dari pengawet sehingga aman dikonsumsi bayi. Lantas apa yang membuat makanan bayi pabrikan awet?

Ketika ingin mencoba makanan pendamping ASI (MPASI) pabrikan, Moms khawatir terdapat bahan-bahan yang kurang baik seperti bahan pengawet. Tapi kini Moms tidak perlu khawatir lagi, pasalnya salah satu produsen makanan bayi pabrikan memberikan penjelasan bahwa produk mereka dapat tahan lama karena diproses menggunakan tekhnologi freeze dry.

"Makanan bayi pabrikan sama sekali tidak mengandung pengawet. Itu memang sudah sesuai dengan BPOM dan kodeks. Kalau mengandung pengawet itu tidak dapat dijual. Bahan yang digunakan pun natural. Jika mengandung ikan, kami benar-benar bersumber dari ikan salmon, jika ada rasa ayam, kami memang menggunakan ayam asli," tutur Dwi Dewi Permatasari Head of Marketing Divisi Nutrisi dan Makanan Khusus PT Indofood di Gedung PKK Melati jaya Pasar Minggu, Senin (20/2/2012).

"Adapun bisa awet karena teknologi freeze dry. Semua bahan-bahan dikeringkan. Airnya minimal. Terbilang sampai zero. Jadi pada saat kering, bakteri tidak akan bisa tumbuh dan hidup," jelasnya.

Oleh karenanya, Dwi berpesan kepada Moms untuk segera mengonsumsi segera produk yang sudah dibuka.

"Karena itu ketika produk dibuka tidak boleh lewat dari 14 hari. Jika lebih dari 14 hari, bakteri sudah mulai masuk dan berkembang," katanya.

Untuk menjaga higienitas, Dwi menyarankan untuk menaruh isi dari produk yang akan dikonsumsi ke dalam wadah yang kedap udara dan disimpan di tempat yang kering (tidak lembap).

"Ketika bungkus sudah dibuka. Ibu-ibu biasanya hanya melipat dan dikareti. Kalau sudah begitu, jangan sampai dibiarkan berbulan-bulan. Maksimal dua minggu untuk dikonsumsi. Karena ketika sudah terbuka, bakteri sudah dapat mulai masuk dan berkembang. Jika hanya dikareti tidak lagi kedap udara. Belum lagi disemuti. Taruh di wadah atau toples kedap udara agar lebih higienis," sarannya.