Mengakali Anak Makan Sayur

Serat memang tidak mengandung zat nutrisi, hal ini berkaitan kenapa serat tidak bisa dicerna oleh tubuh manusia. Lain halnya dengan hewan memamah biak seperti sapi atau kambing, di mana di dalam ususnya mengandung bakteri yang mampu memecah serat menjadi gula, sehingga dapat di gunakan oleh tubuh sebagai energi.

Serat terbagi menjadi dua yaitu serat yang larut dan tidak larut air, kebutuhan serat ini didapat terutama dari sumber makanan nabati yaitu sayur dan buah-buahan. Serat dibutuhkan oleh tubuh untuk memperlancar buang air besar sehingga tidak diperlukan tenaga untuk mengejan terlalu kuat pada saat buang air besar, terutama pada anak-anak dimana disiplin buang air besar sehari sekali agar tubuh mereka dapat tetap dalam kondisi fit ketika mereka menjalankan aktivitas sehari-hari.

Konsumsi sayuran memang sulit sekali diterapkan pada anak-anak, namun ini menjadi tugas para ibu-ibu agar anak mau mengkonsumsi sayuran, sedikit tips agar anak mau makan sayur diantaranya adalah:

1.Gunakan sayuran sebagai hidangan cemilan anak

2.Buatlah hidangan sayuran semenarik mungkin
Anak-anak cenderung menyukai bentuk dan warna makanan yang sangat menarik, diantaranya misalnya wortel dibentuk bunga-bunga pada hidangan sup sayuran.

3.Berikan contoh yang baik
Sebagai orang tua tentunya repot sekali membiasakan anak untuk makan sayuran, namun anak akan selalu membiasakan diri mengikuti orang tuanya. Apabila orang tua senang sekali memberikan contoh dengan makan sayuran di depan anaknya, tentunya anak akan mulai menyukai sayuran.

Sampai jumpa di artikel selanjutnya, semoga artikel ini berguna.