Mengajarkan Anak Berdoa
oleh Seseorang, 13 Tahun Yang Lalu
Berdoa berarti mengenalkan dan menghubungkan anak dengan sang pencipta. Ingin dia berdoa dengan benar, bimbing dia dengan panduan ini:
Mulai dengan sikap doa sesuai cara Anda berdoa.
Berikan doa singkat, misalnya doa sebelum makan.
Minta anak menirukan doa yang Anda ucapkan dengan bahasa sederhana.
ambahkan doa lain, setelah anak bisa mengingat satu doa. Misalnya doa sebelum tidur.
Jangan dipaksa, bila anak tak mau diajak berdoa. Pemaksaan membuatnya semakin tak mau berdoa.
Siapkan foto, karena kadang-kadang anak binging ingin mendoakan siapa. Sediakan kotak berisi foto-foto anggota keluarga atau orang terdekat anak. Gambar ini bisa membantunya mengingat orang yang ingin dia doakan.
Beri pujian bila ia berinisiatif mengajak berdoa atau ingin berdoa sendiri.
Jangan lupa untuk mengajarkan bahwa:
Berdoa bisa di mana saja, selama di perjalanan, di sekolah, di rummah kakek nenek.
Berdoa bisa dilakukan dalam suasana hati apapun. Marah, sedih, senang, takut, atau bingung.
Berdoa bisa dilakukan bersama, bisa juga sendiri.
Berdoa bisa kapan saja. Pagi, siang, malam, tak perlu di acara khusus.
Berdoa bisa untuk diri sendiri atau mendoakan orang lain.
Berdoa boleh dengan kata-kata sendiri. Kata apa pun yang digunakan, Tuhan pasti tahu.
Berdoa tidak harus meminta, bisa bersyukur atas apa yang sudah diterima
Ada 0 komentar pada diskusi ini
Belum ada komentar pada post ini