Bermain dan bersenang-senang adalah hal yang wajib Anda lakukan. Ada banyak cara untuk bersenang-senang, banyak jenis permainan yang pasti sudah Anda kenal. Pertimbangkan contoh-contoh berikut yang bisa digunakan untuk memperbaiki mood saat makan malam, saat berkendara dalam mobil, atau saat berjalan.

* Permainan "lempar pertanyaan" adalah salah satu kegiatan favorit anak-anak kami. Anda cukup mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang sesuai dengan umur dan minat anak-anak. Namun, perlu diingat bahwa inti permainan ini adalah bersenang-senang, dan bukan berkompetisi.
* Mengarang cerita akan menawarkan keasyikan tersendiri. Akan muncul tokoh-tokoh yang mewakili anggota keluarga, atau kejadian yang baru saja terjadi dalam hidup Anda.
* Melempar pertanyaan seperti, "Hal terbaik apa yang terjadi padamu kemarin, minggu lalu, tahun lalu?" adalah cara yang ampuh untuk membuat anak-anak tersedot dalam obrolan yang menyenangkan dan imajinatif.

Salah satu perlindungan terbesar kita terhadap depresi dan salah satu jaminan terbaik agar mampu bangkit saat terjerumus dalam kondisi sulit. Abraham Lincoln adalah salah satu penderita depresi yang paling terkenal dalam sejarah, tetapi juga seorang lelaki yang memiliki selera humor yang tinggi. Dia berkata bahwa dia menggunakan humor untuk mengusir kesedihan.

Anak-anak dengan sensasi humor yang bagus akan belajar melihat dunia sebagai tempat yang hangat dan ramah

Kebanyakan anak bisa dirayu untuk mengusir mood mereka yang buruk dengan anekdot lucu atau main kuda-kudaan. Anak-anak dengan sensasi humor yang bagus akan belajar melihat dunia sebagai tempat yang hangat dan ramah. Mereka akan mulai belajar cara menegosiasikan langkah mereka seputar perilaku-perilaku dan situasi yang tak masuk akal merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Kebahagiaan akan menghampiri orang-orang yang melakukan sesuatu daripada orang yang hanya membeli sesuatu. Jadi ajarkan pada anak Anda mengenai nilai-nilai kehidupan, pengalaman hidup, dan menikmati serta menghargai esensi kehidupan, ketimbang fokus pada memiliki benda-benda tertentu.