Haid berlimpah atau banjir (menorrhagia), terbukti lebih banyak dialami oleh wanita yang sering menderita migren. Menurut Dr. Gretchen E. Tietjen dari Medical College of Ohio di Toledo, AS, wanita yang sering mengalami migrain memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk menderita endometriosis (adanya jaringan semacam selaput lendir rahim di luar rongga rahim).

Dr. Tietjen meneliti 50 orang wanita yang sering mengeluh migrain dan 52 orang wanita yang tidak pernah migrain (sebagai kontrol), melaporkan 63% wanita penderita migrain kerap mengalami banjir saat haid. Para penderita migrain itu mengaku, ketika serangan migrain datang, seringkali tak mampu berbuat apa-apa dalam menyelesaikan tugas sehari-hari.