Bunda tentu tahu bahwa di dalam jus buah terkandung zat-zat gizi penting yang memang baik untuk tumbuh kembang bayi. Namun, pemberian jus buah kepada bayi tidak selalu memberikan manfaat (efek positif) bagi kesehatan loh. Pemberian jus buah dalam jumlah yang cukup banyak (berlebihan) juga bisa berpotensi menimbulkan kerugian (efek negatif) yang dapat mengganggu kesehatan. Yuk, kita cari tahu lebih lanjut mengenai hal tersebut dalam postingan saya kali ini!



Komposisi jus buah

Komponen utama yang ada dalam jus buah adalah air yang berguna dalam mengimbangi makanan padat yang masuk agar lebih mudah dicerna dan disaring oleh ginjal.
Karbohidrat, termasuk didalamnya sukrosa, fruktosa, glukosa, dan sorbitol juga merupakan komponen (nutrisi) yang ada dalam jus buah. Kandungan karbohidrat di dalam jus bervariasi dari 11 g/1 00 ml (0.44 kcal/ml) sampai lebih dari 16 g/100 ml (0.64 kcal/ml).

Sebagai perbandingan, dalam air susu ibu (ASI) dan susu formula terdapat konsentrasi karbohidrat sebesar 7 g/100 ml. Komposisi lain yang ada dalam jus adalah protein dan mineral dalam jumlah yang kecil.

Di dalam jus buah juga terkandung kalium, vitamin A, dan vitamin C. Vitamin C dan flavonoid dalam jus memberikan efek positif jangka panjang, salah satunya mampu menurunkan resiko kanker dan sakit jantung. Minuman yang mengandung asam askorbat (vitamin C) jika dikonsumsi bersamaan dengan makanan akan meningkatkan pnyerapan zat besi sebanyak dua kali lipat.



Pemberian jus buah untuk bayi

1. Jus buah tidak direkomendasikan untuk diberikan kepada bayi 0-6 bulan. Karena satu-satunya makanan yang harus diberikan kepada bayi dalam rentang usia 0-6 bulan adalah ASI atau susu formula jika memang tidak memungkinkan untuk memberikan ASI.
Jika bayi sudah berumur 6 bulan ke atas dan sudah diperkenalkan dengan makanan padat, barulah boleh diperkenalkan dengan jus buah.

2. Adanya kandungan gula dalam jus buah juga harus diperhatikan karena gula bisa menyebabkan timbulnya karies pada gigi. Untuk itu, jika ingin memberikan jus buah kepada bayi sebaiknya diberikan lewat cangkir minumnya, jangan lewat botol apalagi diberikan sambil tiduran.

3. Pemberian jus buah untuk bayi sebaiknya sebanyak 1600 kcal per hari, 120-170 ml per hari (anak umur 1-4 tahun).
Jangan diberikan dalam jumlah yang berlebihan, karena tidak akan memberikan manfaat selain menambah asupan gula, karies gigi, dan kurang gizi karena bayi cenderung memilih jus buah yang manis dan segar daripada makanan padatnya yang lebih bergizi.

4. Pemberian jus buah dalam jumlah yang cukup banyak juga bisa menimbulkan masalah kesehatan seperti diare kronik, banyak gas di dalam perut bayi sehingga perut menjadi kembung, sakit perut.

Sebagai orang tua, kita pasti ingin selalu memberikan yang terbaik kepada buah hati tercinta. Salah satunya dengan memberikan makanan dan minuman yang bergizi untuk melengkapi kebutuhan nutrisi anak-anak kita. Tapi, ingat semua itu tetap ada aturannya loh, jangan sampai berlebihan. Semoga bermanfaat