Gangguan bicara pada anak seringkali membuat khawatir. Orangtua biasanya akan cemas saat melihat anaknya belum bisa mengucapkan sepatah katapun, padahal teman-teman seusianya sudah ramai berceloteh. Gangguan bicara menjadi salah satu gangguan pada perkembangan anak yang paling sering ditemukan.

Terlambatnya anak dalam bicara, menjadi hal yang paling sering dikeluhkan oleh para orangtua. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab terjadinya gangguan bicara ini. Penyebab yang paling sering ditemukan adalah retardasi mental, gangguan pendengaran, dan keterlambatan maturasi.

Keterlambatan maturasi sering disebut juga keterlambatan bicara fungsional adalah yang paling sering dialami sebagian anak. Keterlambatan ini biasanya tergolong normal karena belum matangnya fungsi bicara pada anak. Biasanya akan membaik setelah usia anak mencapai 2 tahun.

Sedangkan redartasi mental adalah kurangnya kepandaian seorang anak dibandingkan anak lain seusianya. Redartasi mental menjadi salah satu penyebab gangguan bicara yang banyak ditemukan dan biasanya disertai dengan keterlambatan dalam memecahkan masalah dalam bidang visuo-motor.

Penyebab gangguan bicara lainnya yang paling sering ditemukan pada anak adalah gangguan pendengaran. Penyebabnya bisa infeksi, trauma, dan kelainan bawaan. Pengobatan dengan pemasangan alat bantu dengar akan sangat membantu bila kelainan ini dideteksi sejak awal.

Untuk membantu anak dalam mengatasi gangguan bicara dan menstimulasi anak berbicara, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut :

* Perdengarkan suara atau bunyi-bunyian pada anak secara rutin.

* Seringlah mengajak anak berbicara, meski ia terlihat belum mengerti.

* Saat Anda berbicara, pastikan anak sedang mendengarkan apa yang diucapkan oleh Anda.

* Berilah respon setiap kali si kecil mengeluarkan suaranya. Beri tanggapan meski Anda kurang memahaminya.

* Jika anak mulai mengeluarkan kata-kata dengan artikulasi yang kurang jelas, Anda dapat membantunya dengan mengeja kata tersebut. Misalnya ¨Bolaa... Boo...Laa¨.

* Jangan mengikuti gaya bicara anak kecil. Ajarkanlah si kecil dengan bahasa yang baik dan benar.

* Cobalah berdiri sekitar 2-3 meter dari anak Anda saat mengajak anak berbicara dan lihat responnya.

* Selalu berikan pujian pada setiap kata-kata yang diucapkan si kecil.

* Anda harus tetap bersabar dalam membimbing anak untuk bisa mengucapkan setiap kata. Jangan pernah bosan dan jangan mudah menyerah.

Jika Anda merasa si kecil mengalami gangguan bicara, jangan panik. Konsultasikan kepada dokter Anda untuk mencari tahu apa yang menjadi penyebabnya dan mendapatkan metode penanganan yang tepat.