Apa kabar para Ayah dan Ibu di forum Diskusi Cerdas?

Setelah beberapa lama saya mencari informasi untuk mengenali tanda-tanda disleksia pada anak, akhirnya baru saja saya temukan yang cukup lengkap. Semoga ada manfaatnya.
Disleksia adalah sebuah kondisi ketidakmampuan belajar pada seseorang yang disebabkan oleh kesulitan membaca dan menulis, yang kemudian berkembang menjadi ketidakmampuan lain, seperti kecerdasan, analisis, dan daya sensorik pada indra perasa.
Gejala paling umum pada penyandang disleksia adalah kesulitan membaca dan mengeja. Namun gejala ini bisa dikenali sebelum anak belajar membaca, agar bisa mendapatkan penanganan tepat. Berbeda dengan gangguan belajar biasa, kesulitan mengeja pada penyandang disleksia bukan disebabkan oleh kurangnya kecerdasan. Gangguan ini merupakan kelainan genetik yang dialami individu dengan intelligence quotient normal atau bahkan di atas rata-rata.

TANDA-TANDA
Disleksia atau kesulitan membaca bisa terjadi pada siapa saja di usia berapa pun. Tapi umumnya ada beberapa tanda yang muncul sejak masa kanak-kanak. Beberapa tanda itu:

* Sulit belajar bicara atau mengucapkan kata-kata panjang
* Sulit mengenali irama
* Sulit mengenal alfabet, nama hari dalam seminggu, angka, warna, dan bentuk
* Sulit mengenali suara dan nama, terutama huruf
* Sulit menulis atau membaca namanya sendiri
* Sulit mengikuti beberapa jenis suara
* Saat membaca atau mengeja, ada huruf yang terlupa
* Sulit menulis dengan tangan
* Kurang baiknya kemampuan motorik

GEJALA-GEJALA
Beberapa gejala disleksia, menurut dokter spesialis anak Kristiantini Dewi, bisa dikenali pada anak sesuai dengan tahapan usia perkembangannya:

5-8 TAHUN

* Kesulitan mempelajari huruf (bentuk dan bunyinya)
* Kesulitan menggabungkan huruf menjadi sebuah kata
* Kesulitan membaca
* Kesulitan memegang alat tulis

PRASEKOLAH

* Kidal atau tidak terampil jika hanya menggunakan satu tangan
* Bingung membedakan sisi kanan dan kiri
* Grusa-grusu atau melakukan sesuatu tanpa terorganisasi
* Miskin kosakata, banyak menggunakan kata ganti "ini-itu"
* Kesulitan memilih kosakata yang tepat, misalnya "kolam yang tebal" padahal maksudnya "kolam yang dalam".

Jika potensi disleksia diketahui sejak dini, bukan tak mungkin akan ada anak Indonesia seperti Lee Kuan Yew, Tom Cruise, atau George Bush Junior.