Berikut beberapa cara positif yang bisa mama lakukan untuk menghadapi perilaku negatif atau tantrum si dua tahun:

• Tetapkan rutinitas sehari-hari. Misalnya untuk waktu makan, tidur, dan bermain. Rutinitas sehari-hari bisa meminimalisir rasa khawatir dan tidak berdaya yang dialami anak-anak usia ini.

• Tawarkan pilihan-pilihan terbatas. Misalnya, “Kamu mau pakai baju yang merah atau yang biru?” Adanya pilihan membuat anak merasa ia memiliki “kekuasaan” memutuskan sesuatu untuk dirinya sendiri walau sebenarnya ia baru mampu memilih dari 2-3 pilihan saja.

• Tetapkan aturan-aturan yang harus dipatuhi anak sebagai bagian dari disiplin. Dan, jangan kaget kalau ia terus mencoba melanggarnya untuk menunjukkan kemandiriannya.

• Abaikan amukan-amukannya. Yakinkan diri Anda bahwa mengamuk adalah hal yang normal terjadi pada anak usia dua tahun. Jangan terpancing untuk berbalik memarahinya. Katakan saja, “Mama tahu kamu marah karena Mama tidak mengizinkan kamu bermain dengan lem. Kalau kamu berhenti menangis, kita bisa cari bersama-sama mainan yang lebih aman.”

• Tingkatkan kemampuan berbahasanya, supaya ia bisa lebih mudah dan lebih baik mengekspresikan kebutuhan-kebutuhan dan keinginan-keinginannya. Sering-seringlah mengajaknya berbicara, bernyanyi, mendengarkan musik, atau bacakan cerita-cerita untuknya.

• Beri pujian ketika ia menunjukkan perilaku yang Anda inginkan. Pujian Anda akan membuat si dua tahun melakukan perilaku positif tersebut lagi dan lagi.