okter, anak saya, Queena (3 tahun) belakangan ini sulit sekali diajak makan. Maunya hanya minum susu. Yang saya tahu, susu cair kesukaan Queena itu sudah punya banyak vitamin dan cukup mengenyangkan buat dia, tapi aman atau tidak ya, Dok kalau ia tiap hari cuma minum susu dan jarang makan?

- MamaQueena, Pamulang

Manusia, terutama anak-anak membutuhkan gizi seimbang, sesuai dengan kebutuhan tubuh setiap masa dan tahapan usianya. Pertumbuhan fisik anak-anak paling optimal diraih pada saat anak mencapai usia 1-6 tahun. Di usia-usia ini, anak harus mencapai tinggi badan tertentu sesuai standar proses tumbuh kembang yang disarankan dokter. Pertumbuhan otaknya pun harus baik, dan pertumbuhan otak yang optimal tentu baru terjadi jika ada asupan gizi yang tepat.

Anak usia 1 hingga 6 tahun memerlukan karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin A, D, kalsium, dan magnesium untuk pertumbuhan fisiknya. Kesemuanya ini dibutuhkan untuk pembentukan tulang yang kuat, pertambahan tinggi badan, keterampilan motorik, serta daya konsentrasi.

Susu memang mengandung banyak kebutuhan zat gizi anak, namun masih kurang serat. Karenanya, peran susu sebaiknya difungsikan sebagai penutup kebutuhan gizi anak, jangan dijadikan satu-satunya sumber asupan anak. Penuhi kebutuhan gizi anak sesuai usianya dengan makanan yang kandungannya sesuai kebutuhan anak.

Tak hanya diperlukan untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh, makan makanan berat juga penting bagi perkembangan komunikasi anak. Jika anak terlalu sering minum susu dan jarang makan makanan padat bisa menghambat perkembangan belajar bicara anak. Selain itu, makan makanan padat juga bisa membantu melatih anak belajar sopan santun. Etiket dan kesopanan saat makan, baik posisi duduk dan cara mengunyah akan diajarkan oleh orangtua saat makan bersama di meja makan.

Biasanya, anak mengalami susah makan mulai usia satu tahun hingga enam tahunTanyakan kepada anak apa alasan ia tak mau makan. Ada banyak faktor yang membuat anak malas makan. Salah satunya, karena menu yang dihidangkan tidak variatif. Coba buat menu yang unik dan berbeda, Anda bisa mencari resepnya di frisianflag.com atau lewat buku-buku resep untuk anak-anak di toko-toko buku kenamaan. Atau, buat bentuk yang menarik dari sajian Anda. Lebih menarik lagi, ajak anak menghias makanannya sendiri supaya ia lebih berselera karena mencium, bermain, mencicipi, dan berkreasi dengan makanannya.

Salam,

Dr. Samuel Oetoro MS, SpGK