1. Lincah dan aktif. Dunia anak yang sehat memang dunia yang ceria dan dinamis yang membuat mereka tak berhenti bergerak dan berceloteh. Hal ini ditunjang antara lain otot-otot tubuhnya yang lentur, sehingga balita luwes menekuk sendi seluruh tubuhnya
2. Bahagia dan responsif. Ketika diajak bicara, balita menunjukkan kontak mata yang responsive. Banyak pakar perkembangan mengatakan, kecerdasan anak antara lain bisa dilihat dari kontak matanya yang responsive.
3. Rambut yang tak mudah rontok dan kusam. Ini bukan masalah rambut tipis, karena tebal atau tipis rambut biasanya sudah bawaan. Tapi bila rambut balita Anda mudah rontok dan tampak kusam, bisa jadi anak Anda kekurangan gizi tertentu. Seperti vitamin B kompleks dan mineral seng (zinc). Jika mengilap dan kuat, pertanda balita Anda sehat
4. Gigi cemerlang. Jika di usia setahun gigi pertamanya belum juga tumbuh, bisa jadi balita Anda kekurangan kalsium. Untuk pemeliharaan, sebaiknya ke dokter gigi setiap 6 bulan
5. Gusi merah muda, tak mudah berdarah. Kalau gusi balita mudah berdarah, ada kemungkinan kekurangan vitamin C. Mulut pun tidak bau busuk
6. Kulit bersih dan jika terluka, mudah sembuh. Kesehatan, termasuk kulit, memang dimulai dengan kebersihan. Dalam kondisi sehat, sel-sel kulit juga lebih cepat memperbaiki diri ketika terjadi luka
7. Kuku merah mudah (tidak pucat) dan tidak rapuh. Kondisi ini menunjukkan balita Anda tidak anemia (kekurangan sel darah merah) dan tidak kekurangan mineral kalsium
8. Suhu tubuh antara 36,5 – 37,5 derajat C. Tak perlu repot dengan thermometer, cukup perhatikan kelincahan dan cerianya bisa jadi pertanda suhu tubuhnya normal.
9. Makan lahap. Balita Anda terampil makan sesuai tahap perkembangannya. Jika usia 2 tahun masih memuntahkan makanannya, bisa jadi balita Anda mengalami gangguan mengunyah dan menelan makanan karena tidak melalui belajar makan dengan baik di usia 6-12 bulan
10. Tidurnya lelap dalam waktu cukup. Anak usia bawah 5 tahun perlu tidur sekitar 10 jam sehari, sehingga sel-sel saraf di otaknya berkembang baik.
11. Urusan ke toilet lancer. Balita buang air besar secara teratur, tidak pernah sembelit dan diare.
12. Cocok dengan KMS. Kartu Menuju Sehat (KMS) atau agenda tumbuh kembang balit adari dokter sebaiknya Anda jadikan patokan untuk memantau perkembangan balita. Bila ada penyimpangan, segera konsultasikan dengan dokter.
13. Antusias bermain. Anak sehat selalu antusias diajak bermain.
14. Bentuk kaki normal. Jika pun saat lahir bentuk kakinya O, biasanya menjelang usia 2 tahun akan berangsur normal. Jika diatas usia 3 tahun masih tampak seperti O atau X, sebaiknya diperiksakan ke dokter
15. Harum baunya. Keringat yang tak segera di lap dan tubuh jarang dibersihkan, bisa menjadi sumber munculnya penyakit.