* Cukupi kebutuhannya agar merasa nyaman. Pastikan anak sudah kenyang, sudah buang air, dan cukup istirahat.
* Bicara dan jawab dengan suara lembut. Tetaplah tenang dan sabar, jangan membalasnya dengan teriakan yang lebih keras. Tunjukkan kepada anak, Anda tidak terpancing. Ajarkan cara yang benar dan pantas untuk menyatakan pendapat serta cara berbicara yang benar.
* Lakukan kontak mata sambil katakan, “Ibu bisa mendengar suara kamu, tanpa kamu harus berteriak.” Lalu, mintalah anak untuk mengatakan keinginannya dengan suara lembut.
* Mintalah ia bercerita menirukan berbagai tokoh dengan beragam suara. Misalnya ketika dia berteriak, katakan, “Wah, itu suara auman harimau, ya? Coba, sekarang Bunda ingin dengar bagaimana suara anak kucing.”
* Ajaklah anak bernyanyi atau melompat-lompat. Ini dapat menjadi cara mengajarkan kepada anak untuk mengungkapkan ekspresinya.
* Buatlah permainan lomba “Berteriak dan berbisik.” Anda ikut berteriak ketika anak berteriak. Lalu, dengan suara perlahan katakan kepadanya, “Nah, sekarang kita lomba berbisik!”