Melihat anak tumbuh dan berkembang dengan sempurna adalah harapan setiap orangtua. Tak heran jika untuk mewujudkannya anak diberi makanan yang mengandung cukup gizi dan vitamin.
Salah satu cara untuk memenuhi kecukupan gizi dan vitamin adalah dengan mengonsumsi sayur. Namun bagi sebagian orangtua hal tersebut sulit dilakukan karena anak tidak suka makan sayur. Kalau sudah begini orangtua biasanya membujuk dengan iming-iming agar anak mau menyantap sayur.
Sebenarnya ada cara lain yang dapat dilakukan agar si buyung dan si upik mau makan sayur tanpa harus dibujuk, antara lain sebagai berikut:

* Buatlah penyajian sayur semenarik mungkin. Misalnya, jika memasak sup, anda bisa membentuk potongan wortel menyerupai bunga matahari atau menambahkan makaroni dengan bentuk yang menarik. Gunakan pula mangkuk yang cukup besar dengan motif atau gambar yang juga menarik untuk menimbulkan selera makan si anak.

* Jika anak tetap tidak mau memakan sayur, anda bisa menyajikan sayur tersebut dalam bentuk jus yang dicampur dengan es, misalnya wortel, tomat atau mentimun. Agar lebih menambah rasa, tambahkan sedikit gula atau madu yang juga baik untuk kesehatannya. Jangan lupa agar tampilannya menarik, hiaslah gelas dengan sedotan warna-warni, payung kecil atau kreasi lainnya.

* Hal lain yang dapat dilakukan adalah menyusun sayur di atas piring sedemikian rupa sehingga menarik untuk dilihat dan disantap. Anda bisa menggunakan mentimun, wortel, buncis dan seledri untuk membuat wajah orang di atas piring. Berkreasilah semaksimal mungkin dengan sayur yang lain agar nafsu makan si anak bisa muncul.

Terkait dengan poin di atas, anda juga bisa mengajak si kecil untuk ikut berkreasi membentuk makannya menjadi sedap dipandang. Dari langkah ini pun diharapkan seorang anak akan terangsang daya imajinasinya.
Saat memasak, ajaklah si kecil untuk turut andil dalam kegiatan ini, misalnya mereka bisa membantu mencuci sayuran yang akan dimasak atau jika anak sudah cukup besar biarkan mereka memotong sayuran tersebut dengan pengawasan orangtua tentunya. Biarkan pula mereka sesekali mengaduk sayur yang tengah dibuat. Dari sini diharapkan anak akan mencoba memakan apa yang telah dimasaknya.
Langkah terakhir yang dapat dicoba adalah dengan menyembunyikan sayur di dalam makanan mereka. Misalnya dengan memasukkan sedikit sayur di dalam roti isi. Selamat mencoba.

# Tip’s Agar Anak-anak Suka Makan Sayur
Jika Anda ingin anak-anak anda suka makan sayuran, tidak ada cara yang lebih baik daripada menunjukkan kepada mereka betapa Anda menikmati me makan sayuran. Anda juga dapat menggunakan beberapa persiapan dan trick untuk membuat sayuran lebih mudah di kunyah dan di telan. Anak-anak cenderung menyukai makanan manis, dan tidak terkecuali sayuran. Ini adalah faktor keturunan: Nenek moyang kita mengetahui bahwa makanan manis cenderung dapat diandalkan sementara tanaman pahit mereka enggan mengkonsumsinya.
Sampai hari ini, anak-anak sering kali lebih suka ubi jalar dan jagung manis, beserta wortel dan kacang polong, selain kentang putih. Namun sayuran berdaun hijau seperti brokoli sering membuat mereka enggan mengkonsumsinya bahkan tidak jarang mereka me muntahkannya ke serbet – sayangnya sayuran hijau tersebut dapat memberikan nutrisi dan phytocemical yang sangat hebat.

Apa yang harus dilakukan orangtua?
Tidak ada jalan lain, terus lah berusaha. Studi menunjukkan bahwa orang tua sering kali menyerah setelah anak-anak menolak makanan setelah tiga sampai lima kali mencoba; ahli merekomendasikan minimum 8-15 kali mencoba. Bahkan kemudian, anak-anak mungkin masih perlu untuk melihat dan kemudian mencoba makanan berkali-kali sebelum mereka benar-benar menikmatinya.
Yang mengarah pada strategi berikut:
Beri mereka potongan-potongan yang sangat kecil sehingga mereka tidak kewalahan, Tambahkan Irisan sayuran pada bubur sayuran untuk campuran makanan, seperti pasta atau sup. Hal ini berhasil dalam sebuah studi, menambahkan sayuran pada bubur dan campuran pasta berjalan dengan baik di antara sekelompok anak prasekolah; 79 persen dari mereka mengatakan rasanya sama atau bahkan lebih enak daripada hanya sedikit sayuran.

Berikutnya
Tunjukkan bahwa Anda benar-benar menikmati makan sayuran. Ini adalah hal yang paling mudah yang dapat Anda lakukan. Hasil review dari 60 studi menyimpulkan bahwa anak-anak usia 6-11 thn adalah yang paling mudah dibujuk untuk makan sayuran ketika mereka melihat orangtua mereka makan dan menikmatinya. Sebaliknya, sambil menggoyang-goyangkan jari dan memaksa mereka untuk makan sayur sebenarnya bisa menjadi bumerang. Dengan Memaksa atau memberikan Mereka Hadiah agar mereka mau makan sayuran sama dengan mengajarkan mereka bahwa ini bukan makanan yang menyenangkan
Kadang-kadang anak-anak dapat menjadi takut makan sayuran dan makanan baru kepunyaan mereka sendiri. Tapi AICR berkata, “Teruslah berusaha:” tawarkan berbagai macam sayuran dan buat dua atau lebih jenis sayuran agar menjadi kebiasaan yang menyenangkan mengkonsumsinya bersama dengan anak-anak anda.
Sebagai contoh,berikan rasa manis pada wortel dengan memasaknya dengan orange juice atau kismis, atau tambahkan segenggam buah kenari atau buah cranberries kering ke dalam sayuran bayam, atau
Tambahkan keju parmesan ke dalam irisan brokoli, jagung manis di tabur bersamaan dengan sayaur-sayuran yg baru mereka kenal..