Share Like
Simpan

Bu, pernah mengalami situasi di mana mulut si Kecil mudah lepas dari payudara? Apakah setiap kali selesai menyusui, puting seringkali terasa perih? Nah, apabila Ibu mengalami kondisi seperti itu, mungkin saat ini banyak pertanyaan yang muncul di benak Ibu, ya. Oleh karena itu, untuk menjawab kerisauan Ibu, saya ingin berbagi cerita, nih.

Jadi, beberapa hari yang lalu, adik saya mengalami hambatan saat menyusui anaknya. Katanya, si Kecil terlihat seperti sulit melekatkan mulutnya begitu juga dengan kemampuan menghisap ASI. Tidak ingin hal ini berlangsung lama, akhirnya ia langsung menuju ke dokter anak untuk menanyakan perihal masalah ini.

Rupanya, si Kecil terkena kelainan pada jaringan ikat atau tali lidah yang bernama Tongue-tie atau lebih sering disebut dengan ‘lidah pendek', Bu. Kelainan ini disebabkan oleh jaringan ikat yang menghubungkan ujung bawah lidah dengan dasar lidah (frenulum) pada si Kecil yang terlalu pendek. Hal ini memang tidak bisa langsung dideteksi oleh Ibu. N, sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter untuk mencegah terganggunya kemampuan si Kecil untuk menyusu dengan baik.

Apa saja ciri-cirinya?

Gejala-gejala yang umumnya terjadi pada bayi yang baru lahir adalah cegukan atau terdengar bunyi klik saat sedang menyusui. Sedangkan pada bayi yang sudah lebih besar, ada beberapa ciri yang bisa Ibu perhatikan, yaitu:

  • Sulit menggerakkan lidah dari sisi ke sisi ataupun ke bagian gigi atas.
  • Mengalami kesulitan saat menjulurkan lidah keluar.
  • Saat dijulurkan, lidah terlihat menyerupai bentuk hati atau menekuk.
  • Ujung lidah justru terlihat rata atau seperti persegi dan bukan lonjong saat dijulurkan.
  • Jika bayi terlihat sudah mulai tumbuh gigi, terdapat jarak di antara kedua gigi depan pada rahang bawah.

Lalu apa dampaknya?

Kondisi Tongue-tie atau lidah pendek ini memiliki dampak baik bagi si Kecil maupun Ibu yang mash menyusui, seperti:

Dampak bagi Ibu

  • Payudara Ibu akan terasa perih dan sakit baik saat maupun sesudah menyusui. Jika hal ini terjadi, Ibu dan si Kecil bisa-bisa mengalami frustasi karena proses menyusui tidak berjalan dengan lancar dan bahkan Ibu bisa merasa trauma akibat rasa trauma yang muncul.
  • Setelah menyusui, Ibu bisa mengalami bagian puting terhimpit karena dorongan kuat dari mulut si Kecil yang kesulitan menghisap ASI.
  • Akan terlihat titik-titik putih pada bagian payudara Ibu (seperti ASI yang mampat) setelah menyusui.

Dampak bagi si Kecil

  • Si Kecil bisa mengalami kesulitan untuk menempelkan lidah ke bagian payudara Ibu.
  • Saat sedang menghisap ASI, payudara Ibu sering lepas dari mulutnya.
  • Sulit mengalami kenaikan berat badan karena kurangnya ASI yang ia konsumsi.

Selain dampak-dampak di atas, ada juga beberapa efek samping yang bisa dialami si Kecil jika gangguan kesehatan ini terus berlanjut hingga ia besar, yaitu berisiko adanya keterlambatan bicara atau kesalahan artikulasi kata (cadel) pada beberapa huruf seperti R dan L.

Namun Ibu jangan khawatir. Biasanya, kelainan ini akan menghilang seiring dengan bertambahnya usia si Kecil. Memang sih, pada beberapa kasus dibutuhkan tindakan operasi bernama frenotomy untuk memotong tali lidah pendek ini. Prosedur dari operasi kecil ini cukup sederhana dan cepat, kok. Waktu yang dibutuhkan kurang lebih hanya selama 10 detik saja.

Baiknya lagi, si Kecil bisa langsung disusui sesaat setelah operasi. Bagaimana jika ia masih merasa kesakitan? Menurut Mervyn Griffiths, seorang konsultan dan ahli bedah anak di Southampton Children’s Hospital, obat penghilang sakit yang paling dibutuhkan si Kecil adalah aroma Ibu serta ASI yang ia minum. Hebat kan, Bu?

Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bu!  Bagikan artikel ini kepada teman-teman ibu yang lain.