Whatsapp Share Like
Simpan

Saya ingin berbagi cerita nih, Bu. Beberapa waktu belakangan ini, saya melihat si Kecil memiliki pola makan yang semakin mirip dengan sang Ayah. Salah satu contohnya, si Kecil lebih suka camilan dibanding makanan berat. Selain itu, ia lebih suka makanan manis dibanding asin, serta menyukai daging ayam dibanding ikan. Nah, kebiasaan makan ini juga dimiliki oleh Ayahnya, Bu. Karena penasaran, saya coba mencari tahu informasi seputar hal ini secara online. Menariknya, saya menemukan bahwa pola makan anak ternyata dapat dipengaruhi secara genetik dari Ayah, lho! Yuk, simak penjelasan lengkapnya!

Bagaimana Pola Makan Diturunkan secara Genetik?

Mungkin Ibu bertanya, apa hubungannya antara genetik dan nafsu makan anak? Menurut jurnal penelitian dari  U.S National Library of Medicine, perpusatakaan kedokteran terbesar di Amerika Serikat, ternyata genetik Ayah dapat memengaruhi nafsu makan si Kecil lho, Bu! Dalam penelitian ini ditemukan bahwa tubuh si Kecil memiliki sejumlah genyang berfungsi mengoptimalkan pertumbuhan otak dan mengendalikan nafsu makannya. Nah, jenis gen inilah yang dapat diturunkan dari Ayah pada si Kecil.

Faktor yang Memengaruhi Penurunan Selera Makan secara Genetik

Tahukah, Ibu? Penurunan genetik pada selera makan si Kecil ini lebih mungkin terjadi jika Ayah memiliki riwayat kelebihan berat badan atau obesitas. Ini dikarenakan ketika memiliki berat badan di atas rata-rata, genetik dalam tubuh akan berkerja dengan tidak menentu. Nah, kualitas genetik ini pula yang diturunkan pada si Kecil, sehingga ia memiliki nafsu makan tinggi dan tumbuh dengan berat badan di atas rata-rata. Namun, mewariskan selera makan secara genetik juga mungkin terjadi dari Ayah yang bertubuh normal, meskipun persentasenya tidak besar.

Apakah Pola Makan Ini Dapat Diubah?

Bu, meski faktor genetik dapat memengaruhi pola makan si Kecil, namun lingkungan sekitar juga tidak kalah penting dalam membentuk perilaku makannya. Sebagai rekomendasi, Ibu bisa mengatur jadwal makan hariannya agar si Kecil terbiasa dengan pola makan sehat. Pastikan ia selalu mengonsumsi makan pagi, siang, dan malam, serta mengonsumsi camilan dua kali sekali di antara waktu makan berat. Ibu juga bisa memberikan susu pertumbuhan Frisian Flag 123 PRIMANUTRI.

Susu pertumbuhan ini diperkaya kombinasi minyak ikan, Omega-3 (ALA), Omega-6 (LA), Zat Besi, Serat Inulin, serta tinggi Vitamin A, C, E, D3, Seng, Selenium, dan Kalsium. Ibu juga bisa memastikan bahwa hanya Frisian Flag 123 PRIMANUTRI yang mencantumkan Asam Sialat dan Sphingomyelin  pada label nutrisi kemasannya. Asam Sialat dan Sphingomyelin merupakan nutrisi yang membantu mengoptimalkan proses penyerapan informasi dan perkembangan memori si Kecil.

Tersedia dalam varian rasa madu, vanilla, dan cokelat yang lezat, Frisian Flag 123 PRIMANUTRI bantu penuhi nutrisi si Kecil dan mendukungnya menjadi anak yang cepat tangkap, aktif bergerak, dan tumbuh sesuai usianya. Apalagi, menurut penelitian yang dilakukan Frisian Flag pada tahun 2017-2018, terbukti bahwa 9 dari 10 Ibu menyatakan anaknya menyukasi rasa susu pertumbuhan ini.

 

Siapa sangka ternyata pola makan anak dapat diturunkan dari genetik Ayah ya, Bu. Meski begitu, Ibu masih bisa memperbaiki pola makan si Kecil dengan beri ia asupan makanan sehat setiap harinya. Semoga si Kecil tumbuh menjadi anak yang cepat tangkap, aktif  bergerak, dan tumbuh sesuai usia ya, Bu!