Share Like
Simpan

Dalam masa tumbuh kembang, si Kecil tidak hanya membutuhkan nutrisi dan stimulasi untuk mendukung kemampuan gerak kasar, gerak halus dan bahasa serta bicaranya, namun juga kehangatan cinta orang tua dan bimbingan agar kecerdasan emosionalnya dapat berkembang dengan baik.

Apa saja yang dibutuhkan si Kecil untuk memenuhi kebutuhan emosionalnya?

Rasa dicintai
Kasih sayang orang tua pada si Kecil umumnya dapat diekspresikan melalui pelukan, ciuman dan sentuhan lembut penuh kasih sayang, atau melalui aktivitas bersama seperti membacakan si Kecil cerita dan menyanyikan lagu-lagu untuknya. Sikap orang tua dalam mengasuh anak merupakan ekspresi cinta dan kasih sayang terhadap si Kecil yang dapat mempengaruhi kecerdasan emosionalnya di masa mendatang.

Anak-anak yang dilahirkan dan berada di tengah keluarga yang tidak harmonis, sering melihat serta mendengar pertengkaran orang tua terutama kekerasan fisik, akan sangat terpengaruh perkembangan emosinya nanti. Kasih sayang orang tua akan menumbuhkan rasa aman bagi anak, sehingga si Kecil akan memiliki rasa bahagia, yang merupakan dasar motivasi dan rasa kepercayaan diri yang kuat.

Rasa diterima
Walau usia si Kecil masih di bawah 3 tahun, namun ia memerlukan rasa dihargai dan diterima. Saat si Kecil melakukan perintah sederhana, berilah pujian dan sanjungan. Namun saat si Kecil melakukan kesalahan, janganlah menghukumnya melainkan berikan bimbingan untuk dapat diarahkan pada hal-hal yang benar. Pengakuan diri, pujian dengan ciuman, tepuk tangan dan senyuman atau luapan kegembiraan orang tua saat si Kecil melakukan hal yang baik akan menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat.

Sedangkan peringatan dan bimbingan saat anak melakukan hal yang salah atau kurang baik seperti membuang sampah sembarangan atau merebut mainan teman sebayanya, maka katakanlah kalimat positif dengan nada tegas namun tidak dengan nada keras atau bahkan berteriak untuk menghukum si Kecil, misalnya ” Nak, bermain sama-sama dengan kawan, ya.” Biasakan berhadapan dan menatap mata si Kecil saat Ibu berbicara padanya dengan posisi mata atau kepala Ibu sejajar dengan mata atau kepala si Kecil; jika diperlukan Ibu dapat berjongkok. Hindari kata ’tidak’ atau ’jangan’, karena dengan mengucapkan kata-kata positif akan lebih baik untuk perkembangan si Kecil.

Hal ini juga dapat membantu si Kecil membedakan apa yang benar dan apa yang tidak baik dilakukan. Selain itu, hindari pula memberitahu dengan posisi badan Ibu lebih tinggi daripada si Kecil.
Orang tua yang mengasuh anak-anaknya dengan kasih sayang seperti layaknya memenuhi ’tangki cinta’ si Kecil dengan rasa aman dan rasa diterima. Kelak di kemudian hari seiring tumbuh kembang kecerdasannya, maka kecerdasan dan keseimbangan emosionalnya juga berkembang, dan dapat membantu meningkatkan harga diri dan rasa percaya diri yang kuat.