Share Like
Simpan

Suatu hari, saya menghampiri si Kecil yang terlihat lesu dan bosan. Ketika ditanya, ternyata ia merasa bosan tidak dapat bermain di luar, karena sedang hujan deras. Untungnya, hari itu Ayah dan si Kakak sedang berada di rumah. Alhasil, muncul ide di kepala saya untuk mengajak mereka menghibur si Kecil melalui permainan ‘Meniru Gerakan Hewan’.

Cara bermainnya seperti ini, Bu:

  1. Ajak anggota keluarga si Kecil untuk bermain di tempat yang cukup luas, misalnya ruang keluarga.
  2. Sebelum mulai bermain, ajak semua pemain untuk memutuskan 2 atau 3 jenis gerakan yang harus ditiru. Misalnya: berlari bagaikan kuda, berjinjit cepat seperti tikus, dan bergoyang seperti bebek.
  3. Tunjuk salah satu anggota keluarga (bisa juga dengan cara hom pim pa) sebagai pemimpin yang memberi instruksi gerakan saat bermain.
  4. Setelah terpilih, minta ia menyebutkan satu jenis gerakan yang harus ditirukan. Pemberi Perintah bisa mengganti jenis gerakan kapan pun ia mau. Lebih serunya lagi, kalau ia mengganti aba-aba dengan cepat.
  5. Setiap pemain harus bisa mengikuti gerakan yang diinstruksikan Pemberi Perintah.

Pada akhirnya, pemain yang salah menirukan gerakan harus keluar dan ia yang terakhir bertahan jadi pemenangnya.

Lelah? Tentu saja, Bu. Namun, mengingat manfaat permainan ini sangat baik bagi tumbuh kembang si Kecil, saya justru senang untuk melakukannya berkali-kali. Selain menghibur, permainan ini baik manfaatnya untuk melatih fleksibilitas gerakan pada tubuh karena pada umumnya, saat memasuki usia 3 dan 4 tahun, anak-anak sudah dapat bergerak dengan lincah.

Baiknya lagi, aktivitas ini juga dapat meningkatkan daya imajinasi serta keterampilan berekspresi si Kecil. Hal ini tentu akan sangat bermanfaat untuk menunjang kemampuan bersosialisasinya saat bermain di dalam kelompok. Melalui permainan sederhana, ternyata banyak manfaat yang bisa di dapat si Kecil lho, Bu. Menarik, kan?

Nah, melihat pertumbuhan si Kecil yang begitu pesat, saya jadi memperhatikan betul kandungan nutrisi pada menu makanan sehari-hari agar tumbuh kembangnya semakin optimal. Tidak lupa berbagai jenis makanan yang baik bagi tulang dan tubuh seperti:

  • Telur

Selain mengandung Vitamin D, bagian putih pada telur juga sangat baik untuk menjaga daya tahan tubuh si Kecil karena  memiliki kandungan protein yang tinggi.

  • Tahu

Makanan yang berasal dari kacang kedelai ini terkenal sebagai makanan tersehat di dunia. Baiknya lagi, menurut Whfoods.com, rutin mengonsumsi tahu dapat mengurangi risiko terkena kanker lho, Bu.

  • Jeruk

Meskipun rasanya sedikit asam, namun manfaatnya sangat baik bagi tubuh, Bu. Kandungan Vitamin C, Vitamin D, Kalsium, dan juga kandungan serat yang tinggi sangatlah baik bagi kesehatan tulang dan juga pencernaan si Kecil.

  • Bayam

Tidak hanya mengandung Kalsium yang baik untuk tulang, bayam juga mengandung Vitamin K, Magnesium, dan Fosfor. Kandungan tersebut sangatlah ampuh mencegah penyakit asma dan kanker, menjaga kesehatan rambut serta kulit, begitu juga sebagai pengatur gula darah pada si Kecil. 

Tidak lupa, sebagai pelengkap nutrisi sehari-harinya, saya menjaga agar tetap rutin memberi si Kecil susu Frisian Flag Karya sebanyak tiga kali sehari. Saat sarapan, setelah makan siang, dan sebelum tidur. Kandungan Vitamin dan Mineral pada susu pertumbuhan Frisian Flag dapat membantu si Kecil mengembangkan kreativitasnya sehingga ia dapat tetap aktif bermain dan berkarya di masa pertumbuhannya ini.

Selamat menikmati waktu bermain dengan si Kecil, Bu!