Whatsapp Share Like
Simpan

Kehamilan membuat Ibu membawa beban tambahan. Selain itu, banyak perubahan hormon juga membuat Ibu harus tetap siaga dalam mengatasi perubahan tubuh dan kondisi psikis. Ibu juga harus menjaga daya tahan tubuh agar kesehatan selama kehamilan terjaga. Terkadang kehamilan membuat efek yang berbeda-beda pada setiap orang, mudah lelah, kecapekan, kesemutan, dan sering kram kerap Ibu alami. Namun, ada kondisi yang lebih membahayakan daripada efek-efek tersebut. Berikut beberapa kondisi yang bisa membahayakan Ibu dan Janin. Simak ulasan berikut ini.

  1. Asma
    Jika Ibu tidak memiliki riwayat sakit asma, memang kecil kemungkinan Ibu terserang Asma saat hamil. Namun, asma merupakan kondisi medis yang berpotensi menyulitkan, seringnya tidak terduga, dan apabila dibiarkan akan membahayakan Ibu dan janin yang dikandung oleh Ibu. Sebuah studi tentang asma menunjukkan bahwa asma menyerang pada saat kehamilan berusia trimester kedua dan ketiga (setelah sekitar 13 minggu), dengan puncak di bulan keenam. Studi lain menemukan bahwa gejala yang paling buruk terjadi antara di minggu 24 hingga 36 — setelah ini, gejala menurun dan sekitar 90% wanita tidak memiliki gejala asma selama persalinan atau kelahiran. Cara terbaik untuk memastikan asma Ibu tidak kambuh selama hamil adalah dengan mengontrolnya dengan baik. Jika asma Ibu terkontrol dengan baik, hanya ada sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali risiko buruk bagi Ibu atau janin Ibu.
  2. Gerakan bayi berkurang atau tidak bergerak sama-sekali
    Penting memang bagi Ibu hamil memantau gerak bayi dalam kandungan. Pada kehamilan yang masih muda memang belum merasakan gerakan janin dalam kandungan. Namun, bagi Ibu yang sudah mengalami hamil tua, pergerakan janin adalah hal yang wajib. Bayi yang aktif akan lebih banyak bergerak dan Ibu dapat merasakan perbedaan jika janin bergerak tidak seperti biasanya. Bila Ibu tidak merasakan gerakan janin sebaiknya segera menuju ke tempat pelayanan kesehatan agar tidak terlambat dan terjadi kematian janin dalam kandungan.
  3. Campak Jerman atau Rubella
    Pada ibu hamil, infeksi campak Jerman bisa sangat berbahaya. Pasalnya, virus ini mungkin diturunkan ke janin dalam kandungan. Sindrom rubella bawaan pada janin dalam bahsa media disebut sebagai Congenital Rubella Syndrome (CRS). Virus ini menyebabkan bayi lahir cacat, diantaranya katarak, tuli, kelainan jantung, hati, paru-paru, serta keterlambatan tumbuh kembang. Tapi risiko ini akan tergantung berapa lama Ibu terkena virus. Risiko paling tinggi terjadi selama tahap awal perkembangan bayi.
    Gejala penyakit ini kadang tidak spesifik, sehingga sulit untuk membedakannya dengan penyakit lain. Hampir setengah dari kasus campak Jerman tidak menunjukkan gejala, atau jika ya, gejalanya termasuk ringan sehingga banyak orang tidak menyadari jika telah terinfeksi. Jadi, vaksin rubella selama masa kehamilan perlu dilakukan.
  4. Diabetes Gestasional
    diabetes jenis ini tidak boleh disepelekan oleh ibu hamil karena akan membahayakan janin di dalam kandungan. Biasanya Ibu yang memiliki diabetes sebelum hamil, terdapat anggota keluarga yang mengidap diabetes, dan kesehatan Ibu sendiri dapat memengaruhi jenis diabetes ini.


Tidak ada tanda dan gejala tertentu yang mengarah pada diabetes gestasional, jadi kondisinya hanya bisa diketahui lewat pemeriksaan rutin dengan tes laboratorium. Ketika Ibu dicurigai mengalami kondisi ini, tak hanya kadar gula darahnya saja yang akan dipantau. Namun dilihat juga bagaimana tubuh Ibu menoleransi naik-turunnya kadar gula darah dalam satu hari. Risiko yang Ibu alami jika dilanda diabetes gestasional adalah melahirkan prematur, melahirkan Caesar, infeksi selama kehamilan, dan risiko melahirkan dengan alat bantu.

Itulah beberapa kondisi yang bisa membahayakan Ibu dan janin. Kondisi hamil sangat rentan dengan perubahan kecil yang terjadi. Jadi, sebaiknya Ibu menjaga kandungan agar bisa melahirkan dengan lancar. Jangan lupa penuhi kebutuhan nutrisi Ibu dengan Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA. Dengan rasa cokelat yang lezat diformulasikan khusus untuk kebaikan janin dan Mama. Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA mempunyai 2 manfaat dalam 1 produknya. Dapat dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui sekaligus, menjadikan konsumsi susu menjadi lebih praktis dan ekonomis.