Whatsapp Share Like
Simpan

Berbagai hormon yang diproduksi saat kehamilan banyak mempengaruhi mood atau suasana hati Ibu. Mood swing atau naik-turunnya suasana hati yang drastis sudah menjadi bagian dari proses kehamilan. Salah satu cara mudah yang dapat membuat Ibu lebih rileks dan tenang yaitu dengan mendengarkan musik.

Tak hanya bisa membantu Ibu untuk mengontrol mood, musik juga ternyata berpengaruh pada si Kecil yang ada dalam kandungan. Karena keuntungan lain dari mendengarkan musik yaitu Ibu dapat menghindari stres. Stres yang dialami Ibu sangat berbahaya untuk si Kecil. Beberapa penelitian menunjukan Ibu hamil yang stres berisiko melahirkan bayi prematur.

Kapan waktu yang tepat untuk memberikan stimulasi musik?

Stimulasi ini tidak mempengaruhi si Kecil jika dilakukan pada usia kehamilan yang masih muda. Lebih jelasnya, berikut waktu yang tepat untuk memulai stimulasi suara bagi si Kecil.

  • Usia Janin 13-16 Minggu (15-18 minggu atau bulan ke-4 usia kehamilan)
    Pada masa ini, indra pendengaran si Kecil mulai berkembang dan berfungsi sehingga stimulasi suara dapat mulai dilakukan. Sebelum menggunakan musik, lebih baik Ibu memulai dengan mengajak si Kecil berbicara. Libatkan juga Ayah dalam stimulasi ini.
    Setelah melewati proses persalinan, si Kecil akan mudah mengenal suara dari Ibu dan Ayah jika sering-sering diajak berbincang. Selain itu, sering mengajak si Kecil berbicara saat masih dalam kandungan sedikitnya bisa mengasah kemampuan berbahasanya.
  • Usia Janin 17-20 Minggu (19-22 minggu atau bulan ke-5 usia kehamilan)
    Terdapat penelitian yang menunjukan bahwa memainkan musik pada si Kecil dalam janin dapat membantu proses belajar menjadi lebih baik setelah dilahirkan. Usia 5 bulan kehamilan merupakan momen yang paling tepat untuk menstimulasi si Kecil dengan menggunakan suara-suara musik. Selain mendengar semua suara dalam tubuh Ibu, si Kecil dapat mendengar suara dari luar tubuh juga. Karena itu, dengan memberikan alunan musik yang santai dan tenang, kemungkinan si Kecil dapat mengenali dan merasa nyaman ketika mendengarnya lagi setelah lahir. Suara musik yang disarankan untuk si Kecil tidak boleh lebih dari 70 desibel.

Manfaat Musik Klasik untuk Si Kecil

Jenis musik klasik biasanya menjadi pilihan para Ibu karena memiliki tempo yang santai dan harmoni yang menenangkan. Namun, tak hanya genre klasik, genre lain seperti pop, slow rock, atau pop rock juga memiliki efek positif untuk janin.

Lebih lengkap berikut manfaat mendengarkan musik bagi si Kecil ketika masih dalam kandungan.

Artikel Sejenis

  1. Membantu Mengembangkan Kemampuan Belajar dan Berperilaku
    Musik dapat merangsang struktur otak dan menghubungkan banyak aktivasi daerah otak, namun perlu diingat bahwa kegiatan ini tidak semata-mata dapat membuat si Kecil menjadi lebih cerdas. Perkembangan otak pada dasarnya ditentukan oleh keturunan, tetapi strukturnya sendiri tergantung pada bagaimana individu menggunakannya. Semua pengalaman disimpan dalam otak dan mempengaruhi struktur sarafnya.
    Intinya, kecerdasan ditentukan oleh bagaimana si Kecil menggunakan kemampuan otaknya. Maka dari itu, memberikan berbagai cerita, dongeng, belajar menghitung, memperkenalkan warna dan lain-lain akan sangat berpengaruh bagi si Kecil di masa depan.
  2. Membuat Si Kecil Lebih Rileks, Tenang dan Mudah untuk Tidur
    Kebiasaan mendengarkan suara-suara musik sejak dalam kandungan akan diingat si Kecil sampai setidaknya satu tahun setelah proses persalinan. Dengan begitu, ketika sudah dilahirkan, si Kecil akan mengenali suara tertentu jika kembali dimainkan. Ibu dapat membantu mengatur pola tidur si Kecil dengan memainkan kembali musik yang sama seperti saat si Kecil masih dalam kandungan.
  3. Meningkatkan Sensitivitas Indra Pendengaran si Kecil
    Meskipun belum mengerti suara dari musik yang didengarkan Ibu, si Kecil tetap akan terlatih kemampuan konsentrasinya dan melatih indra pendengaran untuk berfokus pada suara tersebut. Hal ini juga dapat merangsang mental si Kecil.


Apapun jenis atau genre musik yang dimainkan, asalkan Ibu menikmati alunan musiknya, dampak yang didapat si Kecil tetap positif. Satu hal yang perlu diingat, Ibu tidak perlu atau disarankan untuk tidak menaruh headphone pada perut. Cukup Ibu saja yang mendengarkan atau gunakan speaker saja. Hal ini ditakutkan akan memberikan getaran dan gelombang yang terlalu berlebihan bagi si Kecil.

Stimulasi suara memang baik untuk dilakukan, namun stimulasi lain seperti sentuhan juga perlu untuk merangsang pertumbuhan indra lain si Kecil. Agar si Kecil dapat tumbuh menjadi anak yang cepat tangkap, aktif bergerak dan tumbuh sesuai, tetap harus diingat, berkonsultasi dengan ahli merupakan cara terbaik sebelum Ibu melakukan tindakan apapun. Terakhir, pondasi utama agar si Kecil tidak mengalami masalah saat proses kehamilan dan persalinan adalah asupan makanan dan nutrisi dari Ibu. Oleh karena itu, lengkapi asupan nutrisi Ibu dengan mengonsumsi susu bubuk untuk Ibu hamil Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA untuk kebaikan janin dan Mama.