Whatsapp Share Like
Simpan

Kondisi kesehatan si Kecil harus selalu dalam keadaan yang baik agar proses pertumbuhannya berjalan baik pula. Tubuh yang sehat akan menjadikan si Kecil lebih kuat. Kesehatan menjadi kunci pertumbuhan si Kecil ke depannya. Dalam proses tumbuh si Kecil mungkin akan mengalami beberapa penyakit. Ketika si Kecil sakit bawalah dia ke dokter untuk diperiksa. Bila sakitnya memiliki tanda-tanda, Ibu mungkin bisa mengetahuinya.

Namun selain penyakit yang terlihat tanda-tandanya terkadang ada penyakit yang tidak memperlihatkan tanda-tanda dari luar. Oleh karena itu, Ibu disarankan berkonsultasi dengan dokter atau pusat kesehatan secara rutin. Selain memantau pertumbuhan si Kecil, konsultasi secara rutin bisa melihat apakah si Kecil memiliki penyakit dalam tubuhnya. Dengan bantuan ahli kesehatan Ibu akan lebih tahu pertumbuhan si Kecil keseluruhan.

Para ibu terkadang mengabaikan kemungkinan penyakit apabila si Kecil merasa baik-baik saja dengan tubuhnya. Bagian telinga-hidung-tenggorokan (THT) juga sangat jarang menjadi perhatian para ibu. Padahal bagian tubuh tersebut sangat penting perannya dalam pertumbuhan si Kecil di masa awal. Sehingga Ibu sebaiknya memeriksa THT si Kecil karena erat kaitannya dengan indra pendengaran, penciuman, dan pengecapan. Tiga bagian tubuh ini pun saling terkait satu dengan lainnya.

Ibu bisa mengetahui perkembangan indra pendengaran si Kecil, bisakah si Kecil berkomunikasi dengan baik atau tidak. Dari sisi penciuman, adakah gangguan seperti sinus, pilek atau alergi. Pemeriksaan THT memang berkaitan dengan fungsi indranya sehingga sangat penting untuk menghindari masalah penyakit pendengaran, penciuman, dan pengecapan.

Bila keadaan ini tidak diantisipasi sedini mungkin, tumbuh kembang si Kecil akan terganggu. Masalah tenggorokan yang berperan dalam proses menelan dan berbicara pun akan berdampak. Proses komunikasi si Kecil akan bermasalah karena proses bicara melalui proses pendengaran dahulu. Apabila pendengaran terganggu kemungkinan proses berbicara si Kecil akan terganggu juga. Si Kecil menangkap dan belajar kata melalui apa yang didengarnya. Bila dia tidak bisa mendengar dengan baik maka proses bicaranya pun akan terganggu.

Artikel Sejenis

Periksakan si Kecil ke dokter bagian THT di usia awal atau sekitar tiga bulan pertama kelahirannya. Masalah pendengaran si Kecil bisa Ibu lihat apabila dia tidak merespon atau bereaksi saat mendengar suara apapun. Bila si Kecil tidak bereaksi terhadap suara maka Ibu perlu membawa si Kecil bertemu dokter. Biasanya si Kecil akan merespon bila dia mendengar suara. Pada usia 7-10 bulan si Kecil sudah bisa merespon suara dengan tertawa atau tersenyum. Bahkan pada usia 9 bulan si Kecil sudah bisa mengucapkan kata-kata pendek. Bila si Kecil sudah bisa berbicara dengan kata-kata pendek berarti pendengarannya dalam kondisi yang baik.

Pemeriksaan THT memang sangat penting untuk menjaga tumbuh kembang si Kecil. Bila salah satu bagian dari telinga, hidung, dan tenggorokan mengalami gangguan akan berpengaruh dengan yang lain. Ketiga bagian ini saling berhubungan satu sama lain sehingga kesehatan semua indra tersebut harus dijaga. Selain melakukan pemeriksaan di usia 3 bulan pertama si Kecil, perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan. Bila pemeriksaan dilakukan secara rutin mungkin bisa mengantisipasi penyakit di tubuh si Kecil.

Ibu pastikan grafik pertumbuhan si Kecil sesuai dengan usianya. Usahakan si Kecil tumbuh sesuai dengan usia pertumbuhan pada umumnya. Berikan asupan nutrisi yang sesuai agar tubuhnya bisa memproses makanan dengan baik. Makanan menjadi sumber utama untuk pertumbuhan si Kecil.

Pada usia 7 bulan ke atas si Kecil akan terus mengalami perkembangan baik fisik dan mentalnya. Pemberian nutrisi dan stimulus yang sesuai akan membuat pertumbuhannya sesuai dengan alurnya. Pada usia ini si Kecil sudah melakukan banyak hal seperti mengucapkan “mama” dan “dada.” Dia juga bisa bermain tepuk tangan dan cilukba. Bahkan sistem motoriknya sudah mulai berfungsi dengan baik. Si Kecil akan mulai berdiri dan berjalan sambil berpegangan.

Semua hal di atas dapat si Kecil lakukan karena bisa menerima rangsangan yang Ibu berikan dalam proses latihannya. Ketika berbicara Ibu bisa merangsang si Kecil dengan sering mengatakannya di depan wajahnya. Sehingga dapat direkam oleh otaknya dan menjadi memori yang tersimpan. Bila semakin sering dikatakan si Kecil akan mulai meniru dan mengatakannya.

Namun untuk bisa menerima semua rangsangan yang Ibu berikan si Kecil membutuhkan indra pendengaran yang baik. Ibu harus pastikan pendengaran si Kecil berada dalam kondisi yang baik. Dengan begitu si Kecil bisa mendengar dan meniru rangsangan yang Ibu berikan. Sehingga pemeriksaan THT secara rutin perlu Ibu lakukan agar si Kecil tetap sehat dan kuat. Selain itu tumbuh kembangnya akan terus meningkat dari hari ke hari.