Whatsapp Share Like
Simpan

“Ibu, kok pelangi warnanya ada banyak sih Bu?”

“Bu, kenapa Ibu dan ayah harus kerja terus sih?”

“Kenapa kok waktu malam hari gelap ya Bu? Mataharinya sembunyi kemana?”

Jangan heran ketika si Kecil mulai banyak melontarkan pertanyaan-pertanyaan di atas ya Bu. Itu tandanya si Kecil sudah memasuki masa pra operasional dalam perkembangan kognitifnya. Perlu Ibu ketahui, masa pra operasional sendiri akan dialami si Kecil dalam rentang usia 4-6 tahun.

Ibu tidak perlu risau jika pertanyaan-pertanyaan si Kecil mulai menghujani setiap hari. Jika Ibu bisa memberikan jawaban, berikan penjelasan yang sederhana agar mudah dimengerti oleh si Kecil, namun jika Ibu belum mengetahui jawabannya Ibu bisa mengajak si Kecil berpartisipasi aktif untuk mencari jawaban dari pertanyaan yang ia lontarkan melalui ensiklopedia anak yang Ibu miliki di rumah.

Artikel Sejenis

Karakteristik kognitif di masa pra operasional tidak hanya ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan si Kecil lho Bu. Untuk mengetahui lebih banyak karakteristik kognitif si Kecil di usia emasnya ini, simak beberapa penjelasan berikut ini yuk!

Si Kecil mampu menyerap dan mengombinasikan berbagai informasi yang diterimanya

Usia 4-6 tahun merupakan usia yang tepat bagi si Kecil untuk banyak berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Semakin banyak ia berinteraksi maka semakin banyak pula informasi yang si Kecil dapatkan. Maka Ibu jangan heran ketika si Kecil mulai banyak berbicara dan bercerita tentang hari-harinya.

Jika Ibu sering bercerita kepada si Kecil, Ibu bisa menanyakan inti cerita yang telah dibacakan pada si Kecil. Si Kecil akan mampu menceritakan kembali cerita yang didengarnya karena si Kecil mulai menunjukkan tanda-tanda kecerdasannya dalam memproses informasi yang ia terima.

Si Kecil mampu mengemukakan ide dan menyatakan alasan-alasannya

Kemampuan si Kecil dalam bercerita dan mengemukakan ide-idenya tidak bisa dianggap remeh lho Bu. Meskipun ide-ide yang dikemukakan si Kecil masih sederhana, namun kemampuannya ini akan membuat si Kecil makin aktif berbicara dan bertanya pada Ibu.

Jika Ibu melihat si Kecil mulai aktif, itu juga pertanda bahwa si Kecil membutuhkan media untuk menyalurkan ide-ide yang ada di otaknya. Agar Si Kecil dapat menyalurkan idenya dengan baik, Ibu bisa memberikan media gambar untuk si Kecil maupun memancing si Kecil untuk bercerita. Kegiatan ini pun dapat meningkatkan kemampuan kognitif si Kecil juga lho Bu.

Si Kecil sudah mampu melihat hubungan sebab akibat

Kecerdasan si Kecil juga bisa dilihat dari bagaimana ia melihat hubungan sebab akibat di lingkungan sekitarnya. Hubungan sebab-akibat yang bisa dicerna si Kecil pun masih belum kompleks, biasanya seputar kejadian yang setiap hari ia lihat seperti air hujan dapat menyebabkan tanah basah atau angin dapat menyebabkan daun kering jatuh.

Kemampuan si Kecil dalam melihat hubungan sebab-akibat bisa Ibu stimulus dari pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan si Kecil. Ibu bisa membantu memberikan penjelasan yang sederhana mengapa Ayah dan Ibu harus bekerja, dan sebagainya.

Cara berpikir si Kecil mulai menunjukkan egosentris

Mulai melihat si Kecil menyusun lego sesuai dengan kreasinya sendiri? Ibu patut berbangga karena si Kecil sudah memasuki tahap pra operasional dimana ia mulai menunjukkan pola pikir yang egosentris. Salah satu cirinya yaitu si Kecil mulai suka menggunakan imajinasinya dalam kegiatan sehari-hari yang  ia lakukan.

Perkembangan bahasa yang pesat dan rasa ingin tahu yang tinggi juga merupakan ciri si Kecil mulai aktif di tahap pra operasional ini Bu. Rasa ingin tahu akan beberapa hal yang terjadi di sekitarnya menunjukkan otaknya aktif memproduksi ide-ide serta siap untuk menerima informasi –informasi baru.

Di usia 4-6 tahun ini si Kecil benar-benar sudah tidak terlihat seperti bayi lagi. Mungkin Ibu terkadang menggumam, “waktu berjalan begitu cepat” dan merasa haru melihat perkembangan si Kecil. Namun Ibu juga patut berbangga karena si Kecil mulai bisa memilih sendiri sahabat-sahabatnya meskipun masih sering berganti-ganti. Si Kecil sudah tidak malu lagi untuk mengemukakan ide dan gagasannya serta mau unjuk diri di depan teman-teman maupun keluarganya. Si Kecil juga sudah mampu untuk melakukan beberapa tugas dan tanggung jawab ringan tanpa perlu bantuan dari Ibu.

Untuk selalu memacu perkembangan si Kecil, selalu berikan stimulus-stimulus yang tepat di setiap aktivitas yang dilakukan si Kecil. Jangan lupa juga untuk selalu memberikan nutrisi yang tepat seperti Omega 3, Omega 6, Minyak Ikan, dan Zat Besi untuk mendukung si Kecil menjadi cepat tangkap dengan susu bubuk Frisian Flag 456 PRIMANUTRI yang mengandung zat gizi lengkap berupa zat gizi makro (protein, karbohidrat, dan lemak), dan zat gizi mikro (vitamin dan mineral). Selain itu susu pertumbuhan ini juga diperkaya dengan Omega 3 (ALA), Omega 6 (LA), minyak ikan, zat besi, serat pangan inulin, dan kalsium.