Whatsapp Share Like
Simpan

Kenakalan si Kecil kadang memang terjadi di tempat dan waktu yang kurang tepat. Alih-alih menggemaskan, kenakalan ini akan merepotkan untuk Ibu dan orang disekitarnya. Sikap tegas tentu diperlukan jika si Kecil terus mendorong batas kesabaran dan kesopanan di tempat umum. Tapi ingat, tegas bukan berarti kasar dan keras.

Mengajarkan kepatuhan penting untuk si Kecil agar ia dapat lebih mengerti keadaan sekitar dan mau mendengarkan apa yang disampaikan Ibu. Tanpa bermaksud mengekang kebebasan si Kecil, namun si Kecil juga perlu paham bahwa kebebasannya bisa saja mengganggu kenyamanan orang lain. Sebagai orang dewasa, sudah menjadi kewajiban Ibu untuk menjaga agar si Kecil dapat menghormati kenyamanan orang lain juga.

Kepatuhan bukan hal yang sulit untuk diajarkan. Namun seperti kebanyakan hal yang diajarkan pada si Kepatuhan juga memerlukan kesabaran dan sedikit usaha dari Ibu. Selain itu, Ibu juga perlu menjaga konsistensi ketika mengajarkan kepatuhan, agar si Kecil benar-benar memahami batasan yang dimilikinya ketika di tempat umum atau di depan orang banyak.

Konsistensi

Ketika Ibu mengajarkan si Kecil untuk tidak bermain di area jalan raya hari ini, Ibu juga harus menerapkan aturan yang sama ketika si Kecil berada di jalan raya hari berikutnya atau minggu depan. Si Kecil memiliki persistensi pada kadar tertentu untuk selalu ‘mencoba’ sejauh mana aturan yang Ibu berikan bisa didorong batasannya. Kunci utama adalah konsistensi pada aturan awal.

Halus, Tapi Tegas

Si Kecil akan memberikan respon kurang baik ketika Ibu memarahi atau menghukumnya dengan keras karena melakukan satu kesalahan. Hal ini justru dapat memunculkan sikap pemberontak pada si Kecil karena menyimpan amarah atau perasaan negatif. Tekankan betapa pentingnya untuk mematuhi saran yang Ibu berikan secara lembut, namun tegas, agar si Kecil bisa menyerap dengan lebih baik.

Artikel Sejenis

Memberi Contoh

Tidak boleh menaikkan kaki ketika menonton di bioskop atau tidak boleh membuat keributan ketika di perpustakaan adalah aturan yang dipahami semua orang. Ketika mengajak si Kecil ke tempat publik seperti ini, tentu diharapkan si Kecil juga dapat melaksanakan aturan tersebut. Berikan contoh nyata pada si Kecil untuk menaati aturan. Si Kecil yang pandai meniru secara tidak sadar akan meniru kebiasaan baik di tempat umum seperti ini.

Melaksanakan Aturan Main

Penjelasan mengenai batasan ketika berada di tempat umum perlu diberikan pada si Kecil beserta dengan konsekuensi yang harus diterima ketika si Kecil melanggar aturan ini. Tentu Ibu tidak bisa mengharapkan si Kecil patuh pada saat pertama, namun ketika si Kecil terus melakukan pelanggaran, maka Ibu harus melaksanakan konsekuensi yang telah disepakati sejak awal. Seperti pada poin pertama, konsisten pada aturan main yang ada penting untuk ditanamkan sejak dini.

Berikan Dorongan Positif

Ketika si Kecil berkelakuan baik dan patuh pada aturan main yang disepakati bersama, maka berikan pujian dan bahas hal ini ketika bertemu dengan anggota keluarga lain. Hal ini akan menjadi dorongan positif untuk si Kecil dan membuatnya merasa diapresiasi. Dengan dorongan positif seperti ini, si Kecil akan menjadi lebih penurut dan patuh pada peraturan yang diberikan.

Berikan Penjelasan

Tidak ada seorangpun di dunia yang akan senang ketika harus melaksanakan aturan main tanpa diberikan alasan jelas. Begitu pula yang terjadi pada si Kecil. Ketika menyusun aturan main, jelaskan secara detail mengapa aturan ini perlu dipatuhi. Dengan begini, si Kecil akan lebih mengerti alasan kenapa aturan dibuat dan harus selalu ditaati setiap saat.

Memberikan Hadiah

Dorongan positif bisa juga berupa hadiah kecil ketika ia menunjukkan kepatuhan dan kelakuan baik ketika berada di tempat umum. Permen, boneka, mainan, bahkan mungkin mengajaknya pergi ke tempat wisata yang diinginkannya bisa jadi hadiah yang baik untuk mendorong terciptanya kepatuhan.

Konsep ini memiliki resiko yakni si Kecil akan berlaku baik jika dijanjikan suatu hadiah. Untuk mengurangi resiko ini, Ibu perlu memberikan pengertian secara mendalam mengapa hadiah diberikan. Jangan jadikan kelakuan baik si Kecil alasan ketika memberi hadiah secara gamblang, namun lebih baik berikan hadiah ini secara spontan agar si Kecil tidak menjadi pribadi yang pamrih.

Menjadi seorang Ibu memang tidak sederhana. Banyak tantangan yang harus dihadapi untuk mengajarkan berbagai hal pada si Kecil. Namun demikian, tantangan ini akan terbayar ketika si kecil tumbuh menjadi orang yang memiliki etika dan kelakuan baik. Selain itu, Ibu juga akan puas bukan jika si Kecil pintar memahami orang lain dan bisa menghargai orang disekitarnya? Berikan juga asupan nutrisi yang cukup untuk merangsang perkembangan otaknya, seperti Omega 3 dan 6, Minyak Ikan, Zat Besi, Asam Sialat serta Sphingomyelin yang terdapat pada produk susu bubuk Frisian Flag 456 PRIMANUTRI.