Whatsapp Share Like
Simpan

Seringkali ditemukan pada bayi yang baru lahir bercak atau tanda lahir pada daerah tubuh tertentu. Mungkin Ibu juga menemukan pada si Kecil. Tanda lahir ini oleh sebagian orang diasumsikan karena adanya faktor keturunan, bahkan ada juga yang mengatakan tanda lahir ini disebabkan adanya keinginan yang tidak terwujud saat Ibu mengidam. Orang tua sering khawatir ketika mengetahui si Kecil terdapat tanda lahir yang terlihat tidak biasa.

Mekanisme munculnya tanda lahir pada bayi memang belum diketahui secara pasti. Sebagian besar tanda lahir yang muncul terbentuk dari hasil pigmentasi tambahan pada kulit. Dimana terdapat sekumpulan pembuluh darah yang tumbuh dengan tidak normal yang sering disebut sebagai tanda lahir vaskuler. Terdapat beberapa macam tanda lahir yang memerlukan penanganan medis ataupun tidak. Ibu bisa mencoba mengidentifikasi bagian tubuh mana saja yang terdapat tanda lahir pada si Kecil. Berikut ini adalah beberapa jenis tanda lahir yang Ibu bisa ketahui.

  1. Hemangiopa Infantil
    Tanda lahir atau biasa disebut dengan hemangiopa memiliki bentuk dan warna masing-masing. Untuk hemangiopa infantil adalah tanda lahir yang berbentuk dan berwarna kemerahan mirip stroberi. Biasanya bercak ini sudah muncul ketika lahir atau beberapa hari setelahnya dan berada pada tubuh bagian kepala, wajah, hingga leher. Kemunculan bercak ini akan berwarna ungu muda ketika menyerang lapisan bawah kulit yang lebih dalam. Perlu Ibu ketahui bahwa bercak ini akan membesar pada enam bulan pertama, namun akan segera menghilang perlahan sebelum si Kecil berusia 7 tahun. Biasanya meskipun telah menghilang akan meninggalkan sisa bekas jaringan parut. Perlu diwaspadai jika hemangioma ini menyerang pada daerah mata, saluran napas, atau organ vital, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan medis.
  2. Port Wine Stain (Bercak Anggur Kemerahan)
    Tanda lahir ini juga biasanya muncul sesaat ketika bayi lahir. Bercak ini seringkali ditemui pada wajah, dada, hingga punggung dengan perlahan akan berubah menjadi keunguan. Sebagian besar bercak ini akan menjadi permanen di kulit dan berpotensi untuk membesar. Jika terdapat pada mata, sebaiknya segera berkonsultasi ke petugas medis untuk menghindari komplikasi.
  3. Angel’s Kisses
    Tanda lahir ini seringkali disebut sebagai noda macular atau salmon patch. Bentuknya seperti bercak tipis berwarna merah atau merah muda seperti warna ikan salmon. Nah, biasanya bercak ini ditemui di alis, kelopak mata atas, bibir,  dan belakang leher. Ibu tidak perlu khawatir, sebagian besar bercak salmon ini akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan. Namun ketika bercak itu timbul di area dahi akan membutuhkan waktu dua hingga empat tahun untuk memudar. Sedangkan jika bercak terdapat pada belakang leher, untuk memudar akan butuh lama hingga si Kecil beranjak dewasa.
  4. Tahi Lalat
    Tanda lahir ini sudah familiar dan sudah sangat sering ditemui. Kelainan pigmen ini berwarna cokelat kehitaman, dengan ukuran 1,5cm-20cm dan terkadang berbentuk titik. Tahi lalat ini akan mengecil dan memudar dengan sendirinya atau ada juga yang menjadi semakin besar dan berbulu. Ibu bisa segera memeriksakan kondisi tersebut kepada petugas medis. Adapun bayi yang memiliki bercak kopi yang berbentuk oval berukuran 3-5 cm, seiring pertumbuhannya akan memudar dan bisa juga menjadi lebih pekat karena pertambahan jumlah dan efek terpapar sinar matahari.
  5. Bercak Mongolia
    Tanda lahir ini berwarna biru keabu-abuan seperti memar. Seringkali bercak ini timbul di pantat atau punggung bagian bawah. Bercak Mongolia ini paling sering terjadi pada bayi yang berkulit lebih gelap. Masa pudar bercak ini beragam, bisa berbulan-bulan atau bertahun-tahun dan biasanya akan memudar saat si Kecil berusia empat tahun.
    Kondisi tanda lahir ini tidak bisa dipandang sebelah mata ataupun terlalu dikhawatirkan. Lebih baik jika terjadi kondisi seperti ini, ibu segera berkonsultasi ke petugas medis.
    • Bercak stroberi yang membesar dan memengaruhi mata, mulut, dan hidung.
    • Bercak anggur berada di dekat mata dan pipi yang berisiko mengganggu penglihatan.
    • Tanda lahir yang ada pada tulang punggung bawah dan berkembang ke bawah kulit sehingga berpotensi memengaruhi saraf tulang belakang dan aliran darah pada bagian tersebut.


Seringkali bercak tanda lahir ini bertahan hingga si Kecil dewasa. Terkadang akan menimbulkan gangguan psikologis jika bercak tersebut berada di wajah atau bagian tubuh yang terlihat. Sebaiknya jika kondisi ini terjadi pada si Kecil, Ibu disarankan membantu si Kecil meningkatkan kepercayaan diri atau bisa berkonsultasi ke tenaga psikologi. Tanda lahir permanen bisa diatasi dengan menggunakan laser, pembedahan, ataupun mengonsumsi obat-obatan. Untuk melakukan penanganan tersebut Ibu bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis profesional.