Whatsapp Share Like
Simpan

Ibu hamil banyak mengeluhkan kaki bengkak, sakit punggung dan tidur yang tidak nyaman. Hal tersebut wajar dialami selama masa kehamilan karena perkembangan yang terjadi pada fisik ibu. Posisi tidur ibu hamil bahkan penting untuk diperhatikan. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa ibu hamil sebaiknya menghindari tidur telentang. Dianjurkan untuk tidur menghadap ke kiri.

Kualitas tidur yang baik dan cukup, dapat membantu ibu untuk mengurangi beberapa keluhan fisik yang dialami oleh ibu hamil. Untuk semakin memberikan kenyamanan saat tidur, saat ini telah banyak ditemukan bantal yang memang didesain khusus untuk ibu hamil.

Nah, sebelum ibu memutuskan untuk membeli bantal hamil yang harganya relatif mahal ini, ibu perlu mengetahui manfaatnya. Sehingga ibu bisa memutuskan apakah harus beli atau tidak. Berikut adalah manfaat bantal hamil:

Membantu menopang tubuh ibu saat tidur

Saat tidur ibu hamil seringkali mengeluh sakit punggung dan rasa tidak nyaman pada bagian sekitarnya. Sehingga ibu perlu mencari posisi yang tepat untuk mengurangi kondisi tersebut. Bantal hamil memiliki fungsi untuk menyokong tubuh ibu, khususnya pada leher, perut, paha, bahu serta punggung.

Pilihlah bantal hamil yang berkualitas, karena dapat mengurangi tekanan pada tulang belakang, tulang punggung dan pinggang. Selain itu penggunaan bantal hamil juga dapat menjajarkan pinggang, bahu dan tulang belakang sehingga rasa pegal bisa diminimalisir.

Artikel Sejenis

Menambah kualitas tidur ibu hamil

Saat hamil, ibu sebaiknya banyak istirahat dan mengurangi aktivitas fisik yang terlalu berat. Bantal ibu hamil dengan desain khusus mengikuti postur tubuh akan memberikan kenyamanan saat ibu tidur. Sehingga ibu hamil dapat tidur dengan posisi yang baik dan tentunya menjadi lebih nyenyak. Dengan memiliki kualitas tidur yang baik akan memberikan pengaruh yang baik juga untuk kesehatan janin. Selain itu, bantal hamil juga dipercaya dapat membantu janin pada posisi yang tepat saat masa persalinan.

Melancarkan sirkulasi darah

Bantal hamil dengan kemampuannya menyokong bagian tubuh ibu, sehingga dapat melancarkan peredaran darah. Pada ibu hamil disarankan untuk tidur miring ke kiri karena posisi tidur juga berpengaruh pada kelancaran sirkulasi darah. Dengan menggunakan bantal hamil ibu bisa tidur lebih nyaman dengan posisi yang tepat.

Relaksasi otot dan mengurangi rasa pegal

Bantal hamil memungkinkan ibu tidak perlu terlalu sering mengganti posisi tidur yang nyaman, sehingga otot bisa langsung memiliki kesempatan untuk rileks. Ketika otot telah rileks tentunya dapat mengurangi keluhan pegal-pegal yang dialami selama hamil.

  • Mengurangi heartburn
  • Masih bisa digunakan setelah persalinan

Heartburn atau sensasi panas pada dada yang sering dialami oleh beberapa ibu hamil. Bantal hamil bisa mengurangi keluhan tersebut, karena ibu bisa lebih nyaman saat tidur.

Setelah melahirkan bukan berarti bantal hamil tidak bisa digunakan. Bantal tersebut tetap bisa dimanfaatkan untuk banyak hal seperti pengganti bantal menyusui. Dengan meletakkan bantal dibawah lengan ibu sehingga akan mengurangi rasa pegal saat menyusui pada waktu yang lama.

Bantal hamil juga bisa untuk tempat tidur si Kecil dengan menempatkannya pada tengah bantal. Sehingga dapat juga dijadikan sebagai pelindung dan supaya tidak terguling ke bawah. Selain itu bantal ini juga dapat juga digunakan oleh anggota keluarga yang lain ketika sedang memiliki gangguan sakit punggung.

Memilih bantal hamil

Banyak yang harus ibu perhatikan saat memilih bantal hamil. Ibu perlu teliti dan pastikan bantal tersebut dapat memberikan kenyamanan pada ibu. Berikut adalah hal yang perlu ibu perhatikan:

  1. Carilah bantal yang memiliki sarung yang bisa dilepas. Hal ini penting karena, ibu hamil tentu akan banyak berkeringat dan membuat bantal tersebut banyak bakteri jika sarungnya dibiarkan tidak diganti. Selain itu juga menghindarkan ibu dari alergi,
  2. Pilih isian yang membuat ibu nyaman. Terdapat beberapa pilihan isian untuk bantal, seperti serat polyester, isian bola gabus, memory foam, micro bead dan kapas alami. Ibu bisa memilih isian mana yang paling bisa dirasakan nyaman dan sesuai dengan budget.
  3. Pilihlah bantal yang tidak terlalu berisik supaya benar-benar dapat membuat ibu nyaman saat tidur.
  4. Jika ibu mudah alergi terhadap material dari bahan bantal. Sebaiknya carilah bantal yang hipoalergenik karena dapat membantu mengatasi kondisi gangguan sistem pernapasan seperti asma dan alergi.
  5. Sebaiknya carilah bantal yang lebih keras dan tidak terlalu empuk, karena bermanfaat untuk menopang tubuh ibu sesuai dengan posturnya.

Setelah menyimak artikel diatas tentunya ibu telah memiliki gambaran tentang penggunaan bantal hamil. Nah, ibu kini bisa menimbang apakah perlu atau tidak menggunakan bantal hamil. Kenyamanan dan kesehatan ibu selama hamil didukung juga dari berbagai hal. Selain bantal hamil, dalam menjaga kondisi tubuh ibu perlu memerhatikan asupan nutrisi dan gizi harian. Protein adalah nutrisi penting yang harus ibu penuhi. Selain mengonsumsi makanan dan vitamin dengan gizi seimbang, Ibu juga bisa mengonsumsi Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA yang mengandung sumber protein tinggi, asam folat, serat pangan (inulin), zat besi, serta kalsium untuk kebaikan janin dan mama dengan rasa cokelat. Dengan terpenuhi gizi dan nutrisi harian akan dapat mengurangi resiko yang mengganggu kesehatan ibu dan sang Janin.