Whatsapp Share Like
Simpan

Kehamilan yang memasuki trimester ketiga dengan ukuran janin yang sudah membesar tidak jarang membuat Ibu merasakan berbagai keluhan yang cukup mengganggu aktivitas Ibu sehari-hari. Salah satu keluhan yang biasanya menyerang Ibu dengan usia kehamilan sekitar 35 minggu yaitu ambeien atau wasir.

Ambeien atau wasir merupakan kondisi dimana terjadi pembengkakan atau peradangan pada pembuluh darah vena di sekitar anus. Ambeien memang bukan tergolong penyakit akut namun, tetap saja, jika Ibu menderita ambeien aktivitas buang air besar Ibu akan terganggu. Ambeien sendiri memang wajar dialami oleh Ibu yang memasuki usia kehamilan 35 minggu yang tidak jarang rasa nyerinya membuat tidak nyaman ketika duduk atau berbaring.

Nah sebagai calon Ibu yang cerdas, Ibu perlu tahu nih, mengapa sih ketika kehamilan memasuki trimester 3 rawan terserang ambeien? Simak penjelasan berikut yuk!

  1. Perubahan hormon semasa kehamilan

    Selama masa kehamilan, kadar hormon progesterone mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hormon ini berfungsi untuk memperkuat rahim Ibu sebagai tempat tumbuh kembang Janin calon buah hati Ibu. Nah ternyata pertumbuhan hormon ini tidak hanya membawa manfaat untuk tubuh Ibu lho, ada juga dampak negatifnya.

    Peningkatan hormon progesterone juga mengakibatkan beberapa keluhan bagi Ibu yang sedang hamil, diantaranya memperlambat gerak otot-otot pencernaan. Dampaknya, proses pencernaan makanan pada Ibu hamil menjadi tidak maksimal dan menyebabkan aktivitas buang air besar terganggu karena pembentukan feses menjadi lebih lama. Tidak jarang ketika hamil, Ibu menjadi lebih sering sembelit dan menyebabkan luka pada anus yang memicu terjadinya ambeien.

    Artikel Sejenis

  2. Tekanan dari janin yang semakin membesar

    Semakin bertambahnya usia kehamilan Ibu, ukuran janin juga akan semakin membesar. Janin yang semakin membesar akan memberikan tekanan pada perut Ibu terutama pada bagian lambung.

    Ketika janin semakin besar, posisi janin akan semakin mendesak lambung sehingga menyebabkan posisi lambung dan janin menjadi berhimpitan. Dorongan janin dan lambung tidak jarang mendesak pembuluh darah di sekitar anus dan kandung kemih. Desakan tersebut bisa membuat pembuluh darah di sekitar anus pecah dan memicu terjadinya ambeien. Untuk mengurangi resiko terkena ambeien, Ibu bisa mengurangi posisi berdiri yang terlalu lama untuk menghindari tekanan pada bagian bawah perut.

  3. Kelebihan Zat Besi

    Zat Besi merupakan nutrisi yang penting bagi Ibu hamil. Kebutuhan Zat Besi yang dipenuhi dengan tepat bisa mengurangi resiko Ibu hamil terserang Anemia atau kekurangan darah merah. Namun sebaliknya, jika Zat Besi yang dikonsumsi oleh Ibu hamil terlalu berlebihan bisa menyebabkan sembelit. Nah sembelit yang semakin parah dan tidak segera ditangani bisa menjadi penyebab ambeien bagi Ibu.

    Agar kebutuhan nutrisi dan gizi Ibu seimbang, sebaiknya Ibu memperhatikan asupan makanan yang Ibu konsumsi. Agar nutrisi yang masuk semakin seimbang, konsumsi juga Susu Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA dengan rasa cokelat yang lezat. Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA juga diperkaya dengan Protein, Karbohidrat dan Lemak, Serat Pangan (Inulin), Zat Besi, Kalsium, Asam Folat, serta 29 multivitamin dan mineral yang diformulasikan khusus untuk melengkapi kebutuhan Ibu dan janin tercinta. Dengan pemenuhan nutrisi yang tepat, resiko keluhan selama kehamilan dapat diminimalkan dan memperkuat daya tahan Ibu dan janin.

  4. Aktivitas perut yang terbatas selama hamil

    Sadarkan Ibu bahwa perut ternyata juga beraktivitas setiap saat untuk menjaga proses pencernaan tetap berjalan dengan baik? Nah ketika Ibu memasuki masa kehamilan dengan usia di atas 35 minggu, janin akan membesar dan membatasi aktivitas fisik perut.

    Terbatasnya aktivitas perut tentu membuat aktivitas pencernaan dalam lambung menjadi terganggu. Lambung menjadi lebih lama dalam memproses makanan dan tidak jarang menyebabkan feses menjadi lebih keras. Jika Ibu merasakan tidak nyaman di bagian perut, buang air besar yang tidak teratur dan merasakan nyeri atau perih ketika buang air besar, kemungkinan besar Ibu terkena ambeien.

Terkadang ambeien memang menimbulkan rasa tidak nyaman bagi Ibu dan membuat Ibu kurang bisa menikmati masa-masa akhir dari kehamilan. Namun, Ibu tidak perlu khawatir, dengan penanganan yang tepat seperti memperbanyak konsumsi buah dan sayur, memperbanyak minum air putih, pemenuhan gizi dan nutrisi yang seimbang serta olahraga ringan yang tepat, resiko ambeien bisa dikurangi bahkan disembuhkan.

Jika rasa nyeri atau perih di sekitar anus sudah melebihi batas toleransi Ibu, jangan sungkan untuk segera menghubungi dokter ya, karena bisa mempengaruhi daya tahan Ibu dan tentunya juga berpengaruh pada pertumbuhan calon buah hati. Yang terpenting bagi Ibu tetap semangat dan positif dalam menjalani kehamilan dan tentunya bersiap untuk menyambut kehadiran si buah hati.