Whatsapp Share Like
Simpan

Inisiasi menyusui dini menjadi langkah penting yang perlu Ibu lakukan. Proses ini akan memudahkan si Kecil dalam memulai proses menyusui. Letakkan si Kecil yang baru lahir di dada atau perut Ibu. Secara alami si Kecil akan mencari sendiri sumber air susu ibu (ASI) dan menyusu. Proses inilah yang disebut dengan inisiasi menyusui dini (IMD).

ASI terbukti memiliki manfaat yang luar biasa untuk si Kecil. ASI berperan penting sebagai sumber makanan utama dan membantu sistem kekebalan tubuh si Kecil. Sehingga dia tidak akan mudah terserang penyakit. Sebenarnya Ibu bisa memulai dan menguatkan proses menyusui melalui inisiasi menyusui dini. Namun masih banyak yang tidak paham pentingnya proses ini untuk si Kecil.

Banyak manfaat yang diperoleh dari proses inisiasi menyusui dini. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan proses inisiasi menyusui dini dilakukan dalam satu jam pertama kelahiran si Kecil. Caranya dengan menempatkan si Kecil di dada Ibu segera setelah si Kecil keluar dari jalan lahirnya. Secara alami si Kecil akan mencari puting si Ibu untuk menyusu.

Si Kecil akan memperoleh banyak manfaat bila sudah dilakukan inisiasi menyusui dini. Kesempatan si Kecil memperoleh kolostrum akan lebih besar. Kolostrum merupakan tetes ASI pertama Ibu yang kaya nutrisi dan mampu mencegah penyakit. cairan pertama dari ASI ini biasanya berwarna kuning, sangat kental, dan banyaknya hanya satu sendok teh. Sehingga akan sangat sayang bila kolostrum terlewat begitu saja.

Manfaat lainnya dari inisiasi menyusui dini adalah mendukung keberhasilan ASI eksklusif. Proses inisiasi ini menunjang keberhasilan ASI eksklusif hingga si Kecil berusia 4 bulan. Pemberian ASI eksklusif dianjurkan hingga si Kecil berusia 6 bulan namun boleh dilanjutkan hingga usia 2 tahun. Hal ini tentu akan memberikan kemudahan dalam proses menyusu si Kecil.

Artikel Sejenis

IMD juga berperan untuk memperkuat hubungan Ibu dan si Kecil. Ketika kulit si Kecil bersentuhan dengan kulit ibunya segera setelah lahir, akan dapat menciptakan keintiman yang sangat dalam. Sentuhan langsung ini juga akan membuat si Kecil merasa tenang dan aman. Hal ini juga akan membuat Ibu merasa lebih nyaman.

Kesehatan si Kecil akan meningkat ketika dilakukan inisiasi menyusui dini. Proses ini dapat mengurangi angka kematian bayi baru lahir. Selain itu, bisa meningkatkan kesehatan, tumbuh kembang, dan daya tahan tubuh si Kecil. ASI juga sangat baik untuk perkembangan sistem pencernaan si Kecil. Dengan kata lain si Kecil akan tumbuh dengan sehat dengan proses inisiasi menyusui dini tersebut.

Beberapa rumah sakit atau tempat bersalin sudah mengakomodasi proses inisiasi menyusui dini. Sehingga untuk menerapkan proses ini, penting untuk Ibu memilih rumah sakit yang pro-ASI dan pro-IMD. Ada beberapa hal yang bisa Ibu lakukan saat mencari tempat bersalin jika ingin menerapkan inisiasi menyusui dini. Carilah rumah sakit yang memiliki kebijakan untuk menempatkan Ibu dan si Kecil dalam satu ruangan. Dokter dan perawat yang akan membantu persalinan bersikap pro-ASI dan siap membantu Ibu untuk menyusui.

Pilihlah tempat yang memberikan waktu kepada Ibu dan si Kecil untuk melakukan inisiasi menyusui dini setelah persalinan. Serta membiarkan si Kecil menyusu selama yang ia butuhkan. Ibu bisa menunda proses mandi ketika si Kecil masih melakukan proses inisiasi menyusui dini. Si Kecil boleh dimandikan setelah proses inisiasi menyusui dini.

Namun terkadang muncul kendala seperti operasi caesar yang diluar rencana atau komplikasi saat persalinan. Sehingga membuat proses inisiasi menyusui dini tidak bisa dijalankan. Meskipun begitu, penting untuk Ibu menekankan keinginan untuk melakukan inisiasi menyusui dini jika masih memungkinkan.

Inisiasi menyusui dini ini akan berhasil diterapkan bila Ibu menjalani proses persalinan dengan baik. Ibu harus siap secara fisik dan mental agar persalinan tetap lancar. Prose ini juga akan berhasil bila Ibu percaya diri dan didukung oleh semua pihak. Perlu dukungan yang kuat agar Ibu bisa melewati fase persalinan dengan baik. Selain dukungan dari keluarga, dukungan dari rumah sakit, dokter dan perawat yang melakukan persalinan juga sangat dibutuhkan.

Ketika proses persalinan berjalan dengan baik maka proses inisiasi menyusui dini dapat dilakukan. Melihat banyaknya manfaat yang diperoleh dari proses ini maka akan sayang bila terlewatkan begitu saja. Sehingga semua pihak yang ikut membantu dalam proses persalinan harus mampu memberikan kekuatan dan motivasi bagi si ibu. Dengan begitu proses inisiasi menyusui dini dapat terlaksana.

Namun bila belum terlaksana, Ibu jangan terlalu kecewa. Setiap si Kecil memiliki kesempatan yang berbeda-beda. Ibu hanya perlu memberikan si Kecil asupan dan keperluan yang dibutuhkannya, seperti mengonsumsi Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA yang bisa menjadi sumber nutrisi Ibu saat hamil dan menyusui. Selamat mengASIhi ya, Bu!