Whatsapp Share Like
Simpan

Hamil bukan berarti Ibu tidak dapat berolahraga, justru ibu disarankan untuk rajin berolahraga supaya badan tetap fit. Akan tetapi tidak sembarang olahraga bisa dilakukan oleh ibu hamil. Berenang, yoga, berjalan adalah beberapa olahraga yang bisa dilakukan.

Berenang memiliki banyak manfaat yang akan dirasakan oleh ibu hamil. Saat berenang ibu akan merasa lebih rileks dan tenang, sehingga akan mengurangi stress dan penat selama masa kehamilan. Dari segi fisik, berenang dapat membuat pernapasan ibu lebih teratur sehingga akan mengurangi gangguan sesak napas jika perut ibu semakin membesar. Selain itu dengan berenang juga dapat menguatkan otot panggul dan otot rahim ibu sehingga akan lebih mudah dalam persalinan.

Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum berenang adalah sebaiknya ibu melakukan pemanasan terlebih dahulu. Hal ini untuk menghindari kram otot. Selain itu ketika memasuki kolam renang, ibu perlu ekstra hati-hati karena kolam renang tentu licin sehingga dapat beresiko ibu terpeleset. Dianjurkan juga sebelum berenang untuk meminum banyak air putih, dan ibu perlu minum setiap 20 menit sekali untuk memastikan ibu tidak dehidrasi dan kebutuhan cairan janin tetap terjaga.

Nah, walaupun berenang adalah olahraga yang bisa dibilang cukup aman bagi ibu hamil. Ibu perlu mengetahui beberapa gaya yang aman dilakukan. Berikut ini adalah beberapa gaya yang aman dan bisa ibu lakukan ketika berenang.

Gaya Dada

Ibu bisa melakukan gaya dada ketika berenang, karena gaya ini tergolong aman untuk ibu hamil. Selain mudah dan tidak mengeluarkan banyak energi, gaya dada memiliki banyak manfaat untuk otot tangan dan otot kaki yang berguna untuk peregangan. Ibu bisa melakukan gaya dada ini secara perlahan, tidak perlu terlalu kuat ketika menyentakkan kaki untuk menghindari guncangan pada kandungan.

Artikel Sejenis

Gaya Bebas

Gaya bebas juga tergolong aman untuk dilakukan dan bermanfaat untuk mengatur pernapasan supaya lebih teratur. Gerakan pada gaya bebas tidak terlalu banyak pada bagian pinggang dan perut, gaya ini berfokus pada gerakan tangan dan kaki saja. Oleh sebab itu gaya bebas aman karena tidak membahayakan bayi dalam kandungan.

Gaya Punggung

Bagi ibu yang memasuki trimester kedua, berenang  dengan gaya punggung ini cocok dilakukan. Hal ini dikarenakan gaya punggung dilakukan dengan posisi telentang akan membuat otot punggung ibu menjadi lebih rileks. Didukung dengan gerakan tangan yang memutar ke belakang  juga bermanfaat untuk melatih otot tangan, bahu dan punggung. Gaya punggung ini relative lebih susah dibandingkan dua gaya sebelumnya, jika ibu belum menguasai gaya punggung, sebaiknya jangan melakukannya, carilah gaya yang ibu bisa lakukan dengan mudah.

Berenang bagi ibu hamil memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan ibu dan bayi, yuk simak manfaatnya berikut ini:

  • Sirkulasi udara lancar
  • Sirkulasi darah lancar
  • Paru-paru dan jantung bekerja dengan baik
  • Otot rahim dan panggul semakin kuat

Saat berenang tubuh akan cenderung meningkatkan sirkulasi oksigen pada tubuh, sehingga dapat meningkatkan fungsi kerja paru-paru. Hal ini dikarenakan saat berenang ibu akan melakukan gerakan yang akan membuat napas menjadi lebih teratur. Manfaatnya adalah pernapasan ibu bisa lebih teratur sehingga jika perut semakin membesar tidak akan mudah sesak napas.

Tentunya dengan berenang seluruh otot akan lebih terlatih dan berenang dapat mengobati gangguan punggung yang tidak nyaman karena semakin membesarnya ukuran perut. Rutin melakukan renang akan semakin memberikan kekuatan otot punggung sehingga tidak mudah pegal.

Saat berenang tubuh akan melakukan gerakan-gerakan yang berguna untuk kesehatan jantung dan paru-paru. Sehingga olahraga berenang pun dapat mengurangi adanya pembengkakan dan retensi cairan. Berenang juga dapat membantu tubuh untuk mengurang rasa nyeri saat masa mengandung.

Dilakukan dengan menggunakan dua otot besar yaitu lengan dan kaki, berenang dapat memberikan manfaat pada otot rahim dan panggul.

Hal yang perlu diperhatikan

Saat berenang, ibu hamil sebaiknya menghindari gaya kupu-kupu karena dapat membahayakan rahim. Gerakan dari gaya kupu-kupu  dapat membahayakan bayi karena menguras tenaga otot perut dan perlu untuk mengangkat perut  ketika mengambil napas. Ibu juga sebaiknya tidak meloncat dari tepi kolam karena akan sangat berbahaya bagi bayi.

Ketika melakukan gerakan renang, sebaiknya lakukan dengan perlahan dan menikmati setiap hembusan napas dengan teratur. Tetaplah berhati-hati dalam memilih gaya yang tepat dan sesuai. Jika ibu masih ragu, ibu bisa berkonsultasi dengan tenaga medis yang telah anda dan keluarga percayai.

Untuk semakin menjaga daya tahan ibu selama berenang dan aktivitas sehari-hari ibu perlu juga memerhatikan asupan makanan. Protein adalah hal yang harus diperhatikan ketika masa kehamilan. Untuk mencukupi kebutuhan protein harian meminum susu  Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA yang mengandung sumber protein tinggi, asam folat, serat pangan (inulin), zat besi, serta kalsium untuk kebaikan janin dan mama dengan rasa cokelat. Nah, terpenuhinya juga nutrisi yang tepat dapat menjaga kondisi tubuh ibu dan sang janin.