Whatsapp Share Like
Simpan

Setiap pribadi si Kecil tentu unik dan memiliki ciri khas tersendiri. Oleh karenanya memerlukan penanganan yang berbeda-beda. Setiap Ibu, juga tentu percaya, bahwa si Kecil memiliki bakat tertentu yang jika diasah dengan baik, akan bermanfaat di kemudian hari. Lalu bagaimana cara mengetahui bakat yang dimiliki si Kecil? Kapan waktu yang tepat untuk mulai mengasahnya?

Dalam aktivitasnya sehari-hari, si Kecil tentu memiliki beberapa benda atau kegiatan yang sangat disenanginya. Memang ini tidak berarti berkaitan dengan bakat yang dimiliki si Kecil, namun setidaknya dengan mengamati perilaku dan benda yang selalu disukai si Kecil, Ibu dapat memperkirakan hal apa yang dilakukannya secara rutin.   

Pengamatan ini, dilakukan selama si Kecil berkegiatan. Secara naluriah biasanya Ibu juga akan memberikan berbagai hal baru untuk dikenalkan pada si Kecil. Sebenarnya, kegiatan perkenalan hal baru ini juga dapat membantu mengidentifikasi bakat yang dimiliki si Kecil. Dengan mengenal hal baru, si Kecil akan memiliki banyak referensi kegiatan dan permainan, yang mungkin jadi pemicu bakatnya.

Untuk lebih mengetahui dan mendeteksi bakat si Kecil, perlu kesabaran pada fase pengamatan dan pengenalan hal baru. Setelah itu, baru kemudian akan didapatkan bayangan mengenai apa yang disukainya. Pengenalan hal baru sebisa mungkin terus dilakukan, agar si Kecil mendapatkan banyak kesempatan mencoba dan terus belajar. Sedikit tips yang mungkin bisa membantu, simak penjelasannya.

Selalu Dampingi dan Senantiasa Perhatikan

Si Kecil biasanya tidak menyadari bakat apa yang dimilikinya. Secara alami, dia akan mencoba berbagai hal baru yang ditemuinya, mengutak-atik hal tersebut, terkadang mengacaukannya atau bahkan hingga rusak. Memang bisa jadi menjengkelkan, namun ini adalah proses yang harus dijalaninya untuk belajar mengenai hal baru.

Artikel Sejenis

Ketika si Kecil mencoba hal baru, selalu dampingi dan berikan arahan yang mendukung. Keberadaan Ibu di samping si Kecil ketika belajar hal baru merupakan dukungan moril yang sangat baik, dan juga membantu kepercayaan diri si Kecil terbangun. Selalu amati apa yang dilakukannya dengan hal baru, dan lihat bidang mana yang mungkin menyita perhatian si Kecil lebih lama.

Berikan Kesempatan yang Luas

Ini yang dimaksud dengan mengenalkan berbagai hal baru secara terus menerus kepada si Kecil. Pengenalan pada hal baru, mendorong si Kecil terus belajar dan mendapatkan pengalaman baru pula. Satu kala, ajaklah si Kecil untuk pergi ke museum tertentu, biarkan ia mengamati dan berikan penjelasan kecil ketika Ibu dan si Kecil berjalan bersama.

Pada kesempatan lain, berikan si Kecil kuas dan cat air, tentu yang aman dimainkan anak-anak. Biarkan si Kecil berkreasi dengan kuas dan cat yang diberikan. Dorong si kecil untuk mengekspresikan apa yang menjadi imajinasinya pada satu bidang, entah kertas, atau mungkin tembok atau lantai. Bebaskan si Kecil untuk terus mengeksplorasi.

Terus berikan dan kenalkan hal baru, dan terus amati apa yang dilakukan si Kecil. Selalu ingat, mana hal yang membuatnya paling bahagia dan mana yang menghasilkan karya atau respon terbaik dari si Kecil.

Berikan Pujian pada Hasil Kerja

Setelah melakukan satu hal tertentu, misalnya menggambar, melukis atau menyusun balok, berikan pujian atas hasil karyanya. Selalu berikan pujian karena kemampuannya menghasilkan sesuatu, sehingga si Kecil terus termotivasi untuk mengembangkan apa yang disukainya. Untuk si Kecil, upayakan untuk menghindari pujian karena bakat yang dimilikinya, karena malah bisa membuat si Kecil menjadi kurang bersemangat terus mencoba.   

Lambat laun Ibu akan dapat melihat dimana minat dan bakat si Kecil berada. Jangan lupa untuk memberikan kesempatan pada si Kecil untuk menunjukkan apa yang bisa dilakukannya ketika ada saudara atau kerabat yang hadir. Perhatian dari orang terdekat akan menjadi rangsangan yang sangat baik untuk kreativitas dan rasa percaya dirinya.

Berikan Pengetahuan Dasar dan Pengenalan pada Ahli

Jika Ibu sudah mengetahui kira-kira bakat apa yang dimiliki si Kecil, segera berikan pengetahuan yang diperlukan si Kecil untuk mengembangkannya. Berikan paparan berbagai hal yang terkait dengan minat dan bakat yang si kecil senangi. Misalnya jika ia menyukai musik, perdengarkan karya-karya musisi dan komposer handal.

Paparan pada karya-karya yang berkualitas semacam ini akan terekam pada alam bawah si Kecil dan secara tidak langsung akan mengarahkannya untuk dapat melakukan hal hebat. Preferensinya pada bidang yang disukai, lambat laun akan memiliki satu standar tertentu, karena paparan berbagai karya terbaik yang diberikan oleh Ibu ketika si Kecil sedang berusaha menemukan bakatnya.

Pada dasarnya, setiap anak memiliki keunikan masing-masing. Hanya diperlukan kesabaran dan ketelatenan dari Ibu untuk mengetahui hal ini, kemudian bisa dikembangkan dengan optimal. Selalu berikan si Kecil kesempatan belajar pada banyak hal baru, agar si Kecil dapat terus mengasah kepintaran dan kecerdasannya, serta menemukan bakat yang dapat berguna di kemudian hari.