Whatsapp Share Like
Simpan

Mual dan kehamilan adalah dua hal yang sangat dekat. Selama masa periode kehamilan, rasa mual pada perut merupakan hal yang lumrah. Begitu pun sebaliknya, seringkali tanda-tanda kehamilan diawali dengan rasa mual yang luar biasa. Apalagi ketika trimester pertama, morning sickness atau mual pada pagi hari, sangat sering terjadi. Meskipun dianggap sebagai hal yang lumrah, tetap saja mual yang terjadi akibat kehamilan menyebabkan perasaan yang tidak nyaman. Untuk mengatasi mual yang sering terjadi, hal termudah adalah dengan melakukan beberapa perubahan dalam hal makanan yang dikonsumsi. Beberapa makanan dan minuman di bawah ini, sangat mudah diperoleh dan diyakini memiliki khasiat untuk mengurangi rasa mual yang terjadi saat kehamilan berlangsung. Apa saja sih?

  1. Yogurt
    Selain membantu mengurangi kemungkinan komplikasi selama kehamilan, yogurt juga bermanfaat untuk mengurangi rasa mual yang terjadi semasa kehamilan. Hal ini disebabkan probiotik yang terkandung di dalam yoghurt berfungsi mengatasi masalah bakteri tidak seimbang yang ada di dalam usus dan yang menjadi penyebab mual. Di dalam yogurt terdapat bakteri baik yang akan menenangkan perut yang terasa mual dan ingin muntah. Akan tetapi perlu diingat, untuk wanita hamil disarankan mengonsumsi yogurt alami dan organik. Disarankan pula untuk menghindari konsumsi yogurt dengan pemanis buatan agar segala manfaat yang terkandung di dalam yogurt dapat diserap dengan baik. Jadi jika Ibu belum terbiasa mengonsumsi yogurt, mulai saat ini boleh dicoba mencicipi yogurt supaya tetap bahagia selama masa kehamilan berlangsung.
  2. Susu
    Bila rasa mual masih belum hilang, mengonsumsi susu bisa menjadi opsi kedua untuk mengatasi rasa mual yang dapat menyebabkan muntah. Dalam susu khusus Ibu hamil, biasanya terkandung vitamin B6 yang bermanfaat mengurangi rasa mual. Beberapa sumber makanan lain yang mengandung vitamin B6 yang baik untuk ibu hamil meliputi sereal gandum, roti gandum, pisang, pepaya, alpukat, bayam, dan ikan. Namun disarankan untuk mengonsumsi susu khusus ibu hamil, supaya kebutuhan gizi terpenuhi secara optimal. Ibu bisa mengonsumsi Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA dengan rasa cokelat yang lezat, dapat membantu ibu hamil memenuhi kecukupan gizi selama masa mengidam. Selain rasanya yang lezat dan tidak membuat enek, Frisian Flag Mama juga mengandung sumber protein, asam folat, kalsium, zat besi dan serat pangan inulin untuk mendukung kebaikan janin dan mama. Ibu cukup minum 1 gelas sehari selama masa hamil muda.
  3. Jahe
    Siapa bilang jahe hanya bermanfaat untuk menghangatkan tubuh di cuaca yang dingin? Ternyata, jahe juga dapat mengatasi rasa mual dan menenangkan perut. Untuk lebih mudah dalam mengonsumsi jahe, sebaiknya tanaman herbal ini dimasukan ke dalam menu yang dikonsumsi sehari-hari. Misalnya, jahe dicampur ke dalam teh, atau diminum tanpa campuran apapun. Bisa juga menambahkan parutan jahe ke dalam racikan sup atau tumisan sehingga cita rasa makanan jadi lebih sedap. Mengonsumsi jahe menjadi sangat penting karena selain dapat menghilangkan rasa mual yang berlebih, konsumsi jahe pun dapat memberikan ketenangan dalam diri dan memperkuat imun tubuh.
  4. Lemon
    Lemon dengan wanginya yang khas dan cukup tajam bisa menjadi salah satu cara mengatasi mual bagi ibu hamil. Praktiknya bisa digunakan bermacam-macam. Paling umum, biasanya lemon diiris lalu mencium irisan bau lemon tersebut. Cara ini sama seperti melepaskan minyak esensial ke udara dan mengganti aroma udara sekitar dengan aroma lemon yang lebih segar. Namun jika tidak ingin repot, bisa juga dengan cara menambahkan air perasan jeruk lemon pada segelas air atau bahkan hanya menjilat irisan lemon. Aroma dan rasa lemon yang menyegarkan bisa membantu menenangkan perut Ibu dan mengurangi mual.
  5. Labu
    Tidak banyak yang tahu bahwa labu memiliki banyak khasiat, salah satunya mengurangi rasa mual akibat kehamilan. Terlebih lagi, labu seringkali tidak disukai oleh ibu hamil karena rasanya yang tawar. Namun jika terjadi mual yang parah akibat kehamilan, labu bisa menjadi jalan keluar yang baik. Setidaknya labu bisa menjadi makanan pengganti karbohidrat untuk ibu hamil selama belum mampu mengonsumsi nasi. Di dalam labu terkandung cukup tinggi magnesium dan kandungan ini sangat cocok untuk mengatasi mual pada ibu hamil. Cara kerjanya, magnesium akan meningkatkan sirkulasi darah untuk mengatasi perubahan hormon yang menyebabkan rasa mual. Hampir sama seperti jahe, labu juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh ibu hamil.


Mual yang terjadi selama masa kehamilan, memang menjadi hal yang lumrah, tapi bukan berarti Ibu harus menderita setiap hari karenanya. Ada banyak hal di sekitar kita yang bisa dimanfaatkan untuk mengurangi kondisi tidak nyaman karena rasa mual. Selain itu, Ibu tidak perlu khawatir, karena kondisi mual ini biasanya hanya terjadi pada trimester pertama. Seiring berjalannya masa kehamilan, kondisi mual akan berkurang.