Whatsapp Share Like
Simpan

Nutrisi adalah hal penting yang harus diperhatikan oleh ibu hamil. Sebagai upaya untuk tumbuh kembang bayi yang sehat, berbagai nutrisi seperti protein, asam folat, asam amino, omega 3, vitamin perlu dipenuhi oleh ibu. Memiliki nutrisi yang cukup akan membantu bayi untuk pertumbuhan tulang dan otak si Kecil. Pemenuhan gizi dan nutrisi yang seimbanga perlu diperhatikan untuk menghindari bayi kekurangan gizi sehingga akan mengganggu pertumbuhannya. Selain itu juga untuk mengurangi resiko gangguan kesehatan.

Salah satu yang terpenting adalah protein. DIanjurkan bagi ibu hamil untuk memenuhi asupan protein sebanyak 75 gram atau sekitar 1,1 gram per kilo dari berat badan ibu. Selain itu protein juga memiliki berbagai manfaat bagi ibu hamil.

  • Protein berperan dalam perkembangan jaringan pada bayi, termasuk jaringan otak. Hal ini menjadi penting ketika trimester kedua dan ketiga kehamilan ibu perlu memenuhi kebutuhan protein harian. Karena pada usia kandungan tersebut janin akan berkembang dengan cepat.
  • Protein juga dibutuhkan untuk perkembangan payudara dan rahim ibu hamil, hal ini untuk mempersiapkan kebutuhan janin dan masa menyusui nantinya.
  • Protein juga berguna sebagai sumber kalori.
  • Sebagai zat utama dalam pembentukan jaringan pada bayi seperti otot, tulang, mata, jantung kulit serta hati   
  • Protein juga berperan dalam pembentukan darah dan cairan ketuban
  • Memiliki peran penting dalam pembentukan plasenta dan otak bayi
  • Protein yang cukup dapat membentuk antibodi yang berguna bagi ibu dan bayi
  • Menjaga kesehatan tulang ibu dan bayi

Kekurangan protein bagi ibu hamil dan janin akan beresiko bayi lahir dengan berat yang kurang, selain itu beberapa kasus kekurangan protein bisa menyebabkan gangguan pada pertumbuhan rangka bayi. Lebih lanjut, kurangnya protein bisa membuat air susu yang diproduksi ibu tidak sempurna.

Nah, berikut adalah sumber-sumber protein yang bisa ibu dapatkan dari jenis-jenis makanan berikut ini.

  1. Telur

    Telur memiliki protein yang tinggi dimana 1 butir putih telur terkandung sekitar 4 gram protein dan kuning telur mengandung 2,7 gram protein. Telur juga memiliki banyak kandungan vitamin seperti A, D, E, dan K. Ibu bisa mengonsumsi telur untuk mencukupi kebutuhan harian protein ibu dan si Kecil.

    Artikel Sejenis

  2. Susu

    Susu memiliki kandungan protein yang tinggi. Selain itu kandungan omega 3 berperan dalam membantu tumbuh kembang otak bayi. Asupan kalori yang didapatkan dalam susu sekitar 250 kkal, dan memiliki kandungan gizi seperti kalsium, fosfor, vitamin A serta vitamin B1 dan B2 yang berguna untuk pertumbuhan tulang dan gigi bayi. Sebaiknya ibu hamil mengonsumsi susu setiap hari untuk kebutuhan protein harian.

  3. Ikan

    Kandungan asam lemak omega 3 dan cenderung lebih sedikit lemaknya dibandingkan daging merah. Nutrisi yang ada pada ikan juga berfungsi untuk pemenuhan protein yang berguna untuk kesehatan jantung. Namun perlu dibatasi karena saat ini banyak ikan yang terkena merkuri yang berbahaya bagi kesehatan ibu dan bayi.

  4. Daging merah

    Protein yang terkandung pada daging merah berfungsi untuk menyehatkan jantung dan menjaga berat badan. Daging merah bisa dijadikan alternatif variasi untuk kebutuhan protein harian. Sebaiknya ibu hamil memilih daging merah tanpa lemak karena lebih menyehatkan.

  5. Daging Putih

    Daging ayam juga memiliki protein hewani yang cukup tinggi. Sebaiknya mengonsumsi pada bagian dada dan dihilangkan kulitnya.

  6. Jenis polong-polongan

    Protein yang terkandung pada polong-polongan kaya akan protein dibandingkan protein nabati lainnya. Selain mencukupi kebutuhan protein, polong-polongan juga memiliki serat yang tinggi sehingga baik juga untuk pencernaan.

  7. Kacang-kacangan dan biji-bijian

    Kacang dan biji-bijian kaya akan nutrisi asam amino dan protein yang dibutuhkan dalam tumbuh kembang janin. Protein yang terkandung juga dapat membantu ibu dalam pembentukan payudara supaya siap untuk menyusui. Ibu bisa mengombinasikan protein dari kacang-kacangan ini dengan variasi nutrisi yang lain.

  8. Produk kedelai

    Tahu dan tempe memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dan berguna untuk menambahkan protein di masa kehamilan.

Setelah mengetahui berbagai bahan makanan yang memiliki sumber protein hewani maupun nabati yang tinggi, ibu juga perlu mengetahui bagaimana untuk mengolah sumber protein tersebut. Sangat disarankan untuk mengolah dengan cara merebus, mengukus atau menumis. Sebaiknya pengolahan dengan cara digoreng dihindari atau dikurangi supaya asupan lemak jenuh tidak berlebihan.

Untuk menambah asupan protein harian, ibu bisa meminum susu  Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA yang mengandung sumber protein tinggi, asam folat, serat pangan (inulin), zat besi, serta kalsium untuk kebaikan janin dan mama dengan rasa cokelat. Dengan terpenuhinya protein harian, dapat membantu meningkatkan tumbuh kembang bayi.

Nah, penting juga untuk diketahui bahwa pemenuhan protein ini juga harus dalam ambang wajar. Hindari untuk memberikan asupan protein yang terlalu berlebih karena justru akan membahayakan kinerja ginjal. Protein yang berlebih akan membuat ginjal bekerja terlalu keras karena harus memecah protein yang masuk dalam darah sehingga jika berlebih akan mengalami gangguan. Selain itu konsumsilah protein dengan divariasikan dengan bahan makanan yang memiliki kandungan nutrisi yang lain. Usahakan untuk makan dengan gizi seimbanga disaat sebelum, selama dan sesudah hamil.