Whatsapp Share Like
Simpan

Ibu merasa perilaku dan kebiasaan si Kecil berbeda dari biasanya? Si Kecil menjadi lebih aktif bahkan kadang susah dikontrol? Ibu tidak perlu khawatir ya jika menghadapi situasi demikian. Bisa jadi si Kecil kesayangan Ibu sedang memasuki usia 5 tahun yang memang penuh dengan kejutan. Simak 6 perubahan si Kecil di usia 5 tahun berikut ini yuk, Bu. Jangan lupa siapkan pensil untuk checklist perubahan–perubahan apa saja yang sudah terjadi pada si Kecil.

Pertumbuhan tinggi dan berat badan yang lebih cepat

Usia prasekolah bagi anak merupakan usia emas dimana proses tumbuh kembang berlangsung cepat. Tumbuh kembang tinggi dan berat badan si Kecil bisa mengalami pertumbuhan maksimal lho Bu. Tidak heran jika si Kecil terlihat jauh lebih tinggi dan berat, bahkan Ibu sudah mulai keberatan untuk menggendongnya.

Menurut Kementrian Kesehatan RI, tinggi badan ideal untuk anak berusia 5 tahun berkisar antara 99,9-118,9 cm untuk anak perempuan dan 100,7-119,2 cm untuk anak laki-laki. Sedangkan untuk berat badan ideal berkisar 13,7 -24,2 kg.

Untuk mengikuti perkembangan tinggi dan berat badan si Kecil, Ibu bisa lho secara berkala mengukur tinggi dan berat badannya kemudian menuliskannya di sudut tembok kamar si Kecil. Ajak juga si Kecil untuk berpartisipasi ya karena bisa melatih kemampuan berhitung dan menulis si Kecil.

Gigi permanen mulai tumbuh

Jangan heran ya Bu ketika si Kecil mulai mengeluhkan giginya goyang. Di usia 5 tahun ini,si Kecil akan mengalami pertumbuhan gigi permanen yang menggantikan gigi susunya. Tentunya proses tumbuhnya gigi permanen akan diawali dengan goyangnya gigi susu yang disusul dengan lepasnya gigi susu.

Selama masa goyang hingga lepas gigi susu, biasanya si Kecil akan mengeluhkan sakit atau nyeri di area gusi. Ibu tidak perlu khawatir, berikan penjelasan pada si Kecil bahwa gigi susunya akan berganti dengan gigi baru yang permanen. Untuk menghindari sakit yang berlebihan, Ibu bisa konsultasikan pertumbuhan gigi si Kecil pada dokter gigi. Jangan lupa juga untuk mengajak si Kecil mulai rutin menyikat giginya ya.

Banyak bertanya dan berbicara

Rasa ingin tahu si Kecil meningkat tinggi di usia 5 tahunnya. Maka Ibu nggak perlu heran jika mendapati si Kecil banyak menanyakan hal-hal di sekelilingnya. Biasanya si Kecil akan lebih banyak bertanya dengan menggunakan kata tanya “kenapa” dan “bagaimana”.

Pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan si Kecil terkadang terkesan unik dan tidak dapat diprediksi sebelumnya, Pastikan Ibu memberikan penjelasan singkat tentang pertanyaan yang dilontarkan si Kecil, tentunya gunakan kalimat-kalimat ringan agar si Kecil mudah mencerna dan pengetahuannya semakin bertambah.

Lebih sering bermain keluar bersama teman

Kodrat manusia sebagai makhluk komunal mulai terlihat pada anak usia 5 tahun ini Bu. Si Kecil mulai merasakan keinginan untuk berinteraksi lebih kepada teman sebayanya. Efeknya, si Kecil menjadi lebih memilih untuk bermain di luar bersama dengan teman-temannya.

Pada fase ini,si Kecil juga mulai mengenal hubungan pertemanan dan persahabatan. Meskipun terkadang usia persahabatan si Kecil singkat, namun si Kecil menikmati proses tersebut karena si Kecil merasa senang ketika menjalin hubungan dengan teman sebayanya. Namun Ibu juga perlu sigap untuk mengawasi pergaulannya ya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan tentunya.

Tidak kenal lelah

Saat usia 5 tahun energi si Kecil seolah tidak ada habisnya. Ibu akan melihat Si Kecil menjadi sangat aktif dan melakukan aktivitas fisik seharian penuh. Aktivitas fisik yang dilakukan pun beragam mulai dari berlari-larian di dalam rumah, melompat-lompat, atau bermain sepeda.

Si Kecil cenderung melakukan aktivitas dengan repetitif, hal ini tentunya berdampak baik bagi kemajuan otak si Kecil. Tugas Ibu hanya perlu mengawasi agar si Kecil tidak berlebihan dalam beraktivitas fisik dan menghindari cedera.

Sering melanggar aturan dan memberontak

Di usianya yang menginjak 5 tahun, perubahan yang terjadi bukan hanya perubahan positif saja. Perilaku si Kecil yang kadang rewel dan tidak patuh pada aturan yang sudah Ibu buat juga menghiasi masa-masa emas si Kecil. Mendapati si Kecil rewel tidak mau makan atau tidak mau menyikat gigi ketika mandi cukup membuat pusing kepala. Apalagi jika dipaksa akan membuat si Kecil makin marah bahkan tidak jarang menangis dan mengamuk.

Jika kondisinya demikian, usahakan untuk memberikan pendekatan yang tepat pada si Kecil ya, Bu. Jangan paksa si Kecil namun berikan penjelasan singkat tentang manfaat dari aturan atau rutinitas yang perlu dilakukan tersebut agar si Kecil menjadi lebih nyaman dan tidak tantrum.

Nah sudahkah si Kecil menunjukkan tanda-tanda di atas Bu? Jika belum, jangan berkecil hati ya, kemungkinan si Kecil akan menunjukkan tanda-tanda di atas dalam pertengahan usia 5 tahunnya. Penting bagi Ibu untuk tetap memantau perkembangan si Kecil, jika merasa si Kecil terlalu aktif atau terlalu pasif jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter anak ya Bu.